Perhitungan Titik Impas dan Marjin Kontribusi: Contoh Soal dan Jawaban Lengkap
SwaraWarta.co.id – Memahami kesehatan finansial bisnis adalah kunci kesuksesan. Di antara semua metrik keuangan, cara menghitung laba bersih merupakan hal mendasar yang wajib dikuasai setiap pemilik usaha.
Laba bersih adalah indikator utama untuk melihat apakah bisnis Anda benar-benar menghasilkan uang atau justru mengalami kerugian.
Apa itu Laba Bersih?
Laba bersih (net profit) adalah jumlah uang yang tersisa setelah seluruh pendapatan (revenue) dikurangi semua biaya dan pengeluaran bisnis dalam periode tertentu. Angka inilah yang menunjukkan profitabilitas sebenarnya dari usaha Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rumus menghitung laba bersih sangat sederhana:
Laba Bersih = Total Pendapatan – Total Biaya
Namun, dalam praktik akuntansi yang lebih detail, perhitungannya dijabarkan sebagai berikut:
Sebuah toko online memiliki:
Perhitungannya:
Dari contoh ini, laba bersih perusahaan adalah Rp 25 juta.
Menguasai cara menghitung laba bersih adalah langkah penting dalam mengelola keuangan bisnis. Dengan mengetahui angka pastinya, Anda dapat mengevaluasi kinerja, menyusun strategi yang lebih baik, dan mengambil keputusan yang tepat untuk pertumbuhan usaha.
Lakukan perhitungan ini secara rutin (bulanan atau triwulan) untuk memantau kondisi finansial bisnis Anda dengan akurat.
Saat mengisi data di sistem Coretax milik Direktorat Jenderal Pajak, banyak wajib pajak dibuat bingung…
Saat mengisi SPT Tahunan di sistem Coretax, banyak wajib pajak kebingungan pada bagian kode 0301…
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat mulai mencari informasi penting terkait layanan keuangan, termasuk…
Pelaporan pajak tahunan kini semakin mudah dengan hadirnya sistem Coretax DJP dari Direktorat Jenderal Pajak.…
Jagat media sosial kembali diramaikan oleh beredarnya video ojol Bali viral yang disebut-sebut melibatkan seorang…
SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan mengulas mengenai apa saja ucapan selamat mudik lebaran yang…