Mengenal Lawan Kata Haus Menurut KBBI, Ternyata Ada Dua!

- Redaksi

Sunday, 2 November 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lawan Kata Haus Menurut KBBI

Lawan Kata Haus Menurut KBBI

SwaraWarta.co.id – Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa lawan kata dari “haus”? Jika lawan kata “lapar” adalah “kenyang”, maka jawaban untuk “haus” seringkali hanya berupa frasa seperti “tidak haus” atau “sudah minum”.

Namun, tahukah Anda bahwa Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kini telah mencatat dua kata khusus sebagai antonimnya, yaitu “palum” dan “galgah”? Mari kita ulas makna dan asal-usul kedua kata ini.

Palum: Kosakata Baku dari Khazanah Daerah

Kata “palum” adalah lawan kata “haus” yang pertama kali resmi tercatat dalam KBBI. Menurut KBBI Daring, palum adalah kata sifat (adjektiva) yang berarti “sudah puas minum” atau “hilang rasa haus”. Contoh penggunaannya dalam kalimat adalah, “Kondisi palum membuat anak lebih tenang”.

Yang menarik, kata “palum” diserap dari bahasa Pakpak, yang merupakan salah satu rumpun bahasa Batak. Kehadirannya dalam KBBI merupakan bagian dari upaya Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa untuk mengangkat dan melestarikan kosakata dari berbagai bahasa daerah di Indonesia sebagai pemerkaya bahasa nasional. Meski telah menjadi kata baku, “palum” masih jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Galgah: Kata Kreasi Baru yang Kian Populer

Beberapa bulan setelah “palum” diresmikan, muncullah kata “galgah” sebagai sinonim sekaligus lawan kata “haus” yang kedua. Definisi “galgah” dalam KBBI adalah “(sudah) lega atau segar kerongkongan karena minum; tidak dahaga; palum”. Anda dapat menggunakan kata ini dalam percakapan, misalnya, “Minuman ini untukmu saja, aku masih galgah“.

Baca Juga :  Lawan Kata Haus yang Jarang Diketahui, Ternyata Bukan Sekadar “Kenyang Minum” Saja!

Berbeda dengan “palum” yang berasal dari bahasa daerah, “galgah” adalah kata kreasi baru yang diciptakan oleh seorang kreator konten, Bunga Reyza. Kata ini merupakan onomatope atau tiruan bunyi yang tidak memiliki etimologi tertentu.

Berkat popularitas dan frekuensi penggunaannya yang tinggi di media sosial, kata “galgah” akhirnya melalui proses validasi dan resmi masuk dalam KBBI pada pemutakhiran Oktober 2025.

Mana yang Harus Digunakan?

Dengan diresmikannya kedua kata ini, bahasa Indonesia semakin kaya dan dinamis. Anda sekarang memiliki dua pilihan kata yang sah dan menarik untuk mendeskripsikan kondisi tidak haus.

  • “Palum” merupakan pilihan yang tepat jika Anda mengutamakan penggunaan kata baku yang berasal dari khazanah bahasa daerah.
  • Sementara “galgah”, dengan bunyannya yang unik dan akrab di telinga generasi digital, dapat menjadi pilihan dalam percakapan yang lebih santai dan kontemporer.
Baca Juga :  PT. BUMI SEJAHTERA Memiliki Current Ratio Sebesar 1,5, Return On Assets (Roa) Sebesar 10%, dan Debt to Equity Ratio (DER) Sebesar 0,8

Kedua kata ini sah dan benar untuk digunakan. Mari kita hidupkan kekayaan bahasa Indonesia dengan menggunakan kata “palum” dan “galgah” dalam komunikasi sehari-hari!

 

Berita Terkait

JELASKAN APA ITU AKULTURASI BUDAYA DAN BERIKAN 3 CONTOH? BERIKUT INI PEMBAHASANNYA!
Cara Hitung Nilai UT Terbaru: Tips Praktis Cek IPK Biar Aman Sampai Lulus!
Apa yang Dimaksud dengan Jaringan Komputer? Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya
Tuliskan Saran/Masukan Anda dalam Rangka Penciptaan Harmoni Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Keberagamaan?
Cara Menghitung Rata-Rata Nilai Rapot Paling Mudah dan Cepat, Yuk Mari Disimak!
Penguatan Edukasi Lingkungan Desa Pesisir Melalui Inovasi Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik: Sosialisasi Hibah Wujudkan SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
Cara Daftar Ulang Mandiri UB, Berikut Ini Alur-Alurnya yang Bisa Kamu Ikuti!
Sebutkan Maksimal Tiga Materi Pembelajaran yang Masih Bapak/Ibu Butuhkan, Tetapi Belum Tersedia di Rumah Pendidikan atau Ruang Murid?

Berita Terkait

Sunday, 21 June 2026 - 13:40 WIB

JELASKAN APA ITU AKULTURASI BUDAYA DAN BERIKAN 3 CONTOH? BERIKUT INI PEMBAHASANNYA!

Sunday, 21 June 2026 - 12:33 WIB

Cara Hitung Nilai UT Terbaru: Tips Praktis Cek IPK Biar Aman Sampai Lulus!

Saturday, 20 June 2026 - 08:24 WIB

Tuliskan Saran/Masukan Anda dalam Rangka Penciptaan Harmoni Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Keberagamaan?

Saturday, 20 June 2026 - 06:20 WIB

Cara Menghitung Rata-Rata Nilai Rapot Paling Mudah dan Cepat, Yuk Mari Disimak!

Friday, 19 June 2026 - 12:54 WIB

Penguatan Edukasi Lingkungan Desa Pesisir Melalui Inovasi Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik: Sosialisasi Hibah Wujudkan SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Berita Terbaru