Berita

Kapan KUHP Baru Berlaku? Inilah Timeline dan Masa Transisinya

SwaraWarta.co.id – Pertanyaan “kapan KUHP baru berlaku?” menjadi topik panas setelah pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional pada Desember 2022.

Artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut secara lengkap dan jelas.

KUHP Baru Resmi Berlaku dalam 3 Tahun

Berdasarkan Pasal 627 dalam KUHP baru, disebutkan bahwa ketentuan dalam KUHP ini mulai berlaku 3 (tiga) tahun sejak diundangkan.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena diundangkan pada 2 Januari 2023, maka KUHP baru akan berlaku efektif pada 2 Januari 2026.

Masa tenggang 3 tahun ini disebut sebagai masa transisi. Pemerintah dan DPR beralasan periode ini diperlukan untuk melakukan sosialisasi masif, menyiapkan peraturan pelaksana (Peraturan Pemerintah/PP), serta menyelaraskan seluruh peraturan di bawahnya dengan filosofi dan pasal-pasal dalam KUHP baru.

Apa yang Terjadi Selama Masa Transisi?

Selama periode 2023 hingga akhir 2025, KUHP lama (Wetboek van Strafrecht warisan kolonial Belanda) masih tetap berlaku. Semua proses hukum pidana masih merujuk pada aturan lama. Masa transisi dimanfaatkan untuk:

  1. Sosialisasi: Memahami perubahan mendasar seperti living law, pidana denda, dan tindak pidana adat.
  2. Harmonisasi Peraturan: Menyesuaikan ratusan peraturan sektoral dengan KUHP baru.
  3. Penyiapan Infrastruktur: Baik dari sisi aparat penegak hukum maupun sistem database.

Perubahan Penting dalam KUHP Baru

KUHP baru membawa paradigma berbeda, seperti:

  • Pemidanaan yang Berorientasi pada Keadilan Restoratif.
  • Pengakuan terhadap Hukum yang Hidup (living law) dalam masyarakat.
  • Sistem denda dengan hari percobaan (day-fine system).
  • Perluasan dan perumusan ulang berbagai tindak pidana.

Jadi, jawaban pasti untuk kapan KUHP baru berlaku adalah 2 Januari 2026. Hingga tanggal tersebut, aturan hukum pidana yang digunakan masih KUHP warisan kolonial.

Masyarakat dan pelaku usaha disarankan untuk mulai mempelajari perubahan fundamental dalam KUHP nasional ini agar dapat beradaptasi ketika resmi diterapkan nanti. Follow perkembangan informasinya melalui sumber-sumber resmi untuk update terbaru.

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Kenapa Haid Tidak Teratur? Kenali Penyebab dan Kapan Harus Waspada!

SwaraWarta.co.id – Kenapa haid tidak teratur? Siklus menstruasi yang tidak teratur sering kali menjadi sumber…

5 hours ago

JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

SwaraWarta.co.id – Jelaskan perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro? Dalam dunia ekonomi, dua istilah yang…

5 hours ago

VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG

SwaraWarta.co.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai solusi pemenuhan gizi nasional justru…

9 hours ago

Target Juara! Persija Jakarta Kucurkan Anggaran Rp543 M untuk Shin Tae-yong Belanja Pemain

SwaraWarta.co.id - Dunia sepak bola Indonesia kembali diguncang transfer spektakuler. Resmi ditunjuk sebagai nahkoda baru…

10 hours ago

Link Live Streaming Indonesia vs Mozambik: Jadwal, Prediksi, dan Cara Nonton FIFA Matchday

SwaraWarta.co.id – Untuk mengakses link live streaming Indonesia vs Mozambik bisa dilihat di artikel ini.…

10 hours ago

Kenapa Bayi Gumoh? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

SwaraWarta.co.id - Melihat si kecil tiba-tiba mengeluarkan kembali susu yang baru saja diminumnya pasti bikin…

1 day ago