kenapa daging kuda dilarang?
SwaraWarta.co.id – Anda mungkin pernah mendengar tentang sate kuda atau sup kuda, terutama di beberapa daerah di Indonesia.
Namun, mengapa konsumsi daging kuda tidak sepopuler daging sapi atau ayam, dan muncul anggapan bahwa kenapa daging kuda dilarang? Ternyata, larangan ini lebih kompleks dan sering kali menjadi perdebatan sengit yang melibatkan faktor agama, budaya, dan sejarah.
Perdebatan Hukum dalam Islam
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Poin utama yang membuat daging kuda menjadi kontroversial adalah perbedaan pendapat di kalangan ulama Islam (fikih).
Faktor Budaya dan Eksistensi
Jadi, jika secara agama mayoritas membolehkan, lalu kenapa daging kuda dilarang atau jarang dikonsumsi di Indonesia? Alasannya bergeser ke ranah budaya dan ekonomi:
Secara hukum dan ilmiah, daging kuda tidak secara resmi dilarang (kecuali di negara tertentu dengan alasan budaya atau pelestarian). Isu larangan yang beredar lebih disebabkan oleh perbedaan interpretasi agama dan dominasi budaya yang menempatkan kuda sebagai hewan penting, bukan sekadar sumber makanan.
SwaraWarta.co.id – Apa itu child grooming? Di era digital yang semakin berkembang, ancaman terhadap anak-anak…
SwaraWarta.co.id - Setelah tujuh hari berjuang di medan terjal Gunung Bulusaraung, operasi SAR berhasil menemukan…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda menatap langit malam dan bertanya-tanya bagaimana benda-benda langit tersebut bekerja sama?…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana dada Anda naik-turun dengan sangat cepat setelah berlari kencang,…
SwaraWarta.co.id - Dunia hiburan tanah air kembali berduka. Selebgram sekaligus aktris multitalenta, Lula Lahfah, dikabarkan…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda bercermin dan menyadari betapa kompleks dan sempurnanya anatomi tubuh manusia? Dalam…