Kensuke Takahashi
SwaraWarta.co.id – Pelatih futsal Jepang Kensuke Takahashi harus tumbang oleh mantan anak asuhnya, Timnas Futsal Indonesia, dalam semifinal Piala Asia 2026 yang penuh emosi.
Kemenangan bersejarah Indonesia dengan skor 5-3 di Indonesia Arena, Jakarta, bukan sekadar tiket ke final, tapi juga babak akhir dari sebuah hubungan khusus antara pelatih dan para pemain yang pernah dibimbingnya.
Jelang laga, suasana penuh kehangatan sempat terbangun. Kensuke Takahashi yang pernah menangani Timnas Futsal Indonesia dari 2018 hingga 2021, terlihat akrab bercengkerama dengan pemain seperti Iqbal Iskandar. Pemain lain seperti Ahmad Habiebie dan Syauqi Saud juga menyimpan kenangan bersama sang pelatih. Kensuke sendiri mengakui Indonesia adalah tempatnya berkembang sebagai pelatih dan menyatakan senang bisa kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, kehangatan itu lenyap begitu pertandingan dimulai. Di bawah kendali pelatih Hector Souto, yang dipuji Kensuke, Indonesia tampil solid dan taktis. Pertandingan berakhir 5-3 untuk kemenangan bersejarah Indonesia, sekaligus menjadi kemenangan pertama mereka atas Jepang dalam kompetisi resmi Asia.
Usai pertandingan, Kensuke Takahashi dengan sportif mengakui keunggulan Indonesia. Ia menyatakan bangga melihat perkembangan pesat para pemain yang dulu diasuhnya, dari pemain muda menjadi lebih profesional dan kuat secara mental.
Ringkasan Pertandingan Semifinal Piala Asia Futsal 2026:
| Aspek | Keterangan |
| Hasil Akhir | Indonesia 5 – 3 Jepang |
| Babak | Semifinal |
| Lokasi | Indonesia Arena, Jakarta |
| Pencapaian Indonesia | Melaju ke final & raih kemenangan pertama atas Jepang di kompetisi resmi Asia |
| Reaksi Pelatih Jepang | Mengakui keunggulan Indonesia, bangga lihat perkembangan mantan anak asuh |
Ia menegaskan fondasi yang dibangunnya dahulu mulai berbuah, tetapi kesuksesan ini adalah hasil kerja sistem yang solid dari federasi (PSSI), klub, dan pelatih Hector Souto. Meski penuh apresiasi, Kensuke tidak lari dari tanggung jawab. “Sebagai pelatih Timnas Jepang, tugas saya adalah berkompetisi dengan Indonesia sekarang. Tapi saya gagal, jadi saya memiliki tanggung jawab besar,” ujarnya tegas.
Kekalahan ini pastilah pahit bagi Kensuke Takahashi dan Timnas Futsal Jepang. Namun, di baliknya tersirat sebuah kebanggaan seorang guru yang menyaksikan anak didiknya melampaui dirinya. Kensuke pernah berkata bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi tim kuat, dan prediksinya terbukti dalam laga semifinal ini.
Kemenangan Indonesia atas Jepang menandai babak baru dominasi futsal Asia. Bagi Indonesia, ini adalah bukti bahwa kerja keras dan sistem yang dibangun bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. Sedangkan bagi Kensuke, meski tumbang, jasanya dalam meletakkan batu pertama fondasi kesuksesan ini akan selalu diingat.
SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan membahas soal jelaskan dampak letak garis lintang Indonesia terhadap…
SwaraWarta.co.id - Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan program pemerintah yang sangat krusial untuk menjamin akses…
SwaraWarta.co.id – Apa sebutan untuk suit di negara Jepang? Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana masyarakat di…
SwaraWarta.co.id - Samsung kembali menggebrak pasar smartphone kelas menengah dengan meluncurkan lini terbarunya di awal…
SwaraWarta.co.id – Mari disimak baik-baik, apa yang dimaksud dengan menyesuaikan pendidikan sesuai kodrat alam? Dalam…
SwaraWarta.co.id – Bolehkah puasa setelah Nisfu Syaban? Memasuki pertengahan bulan Sya’ban, banyak umat Muslim mulai…