Berita

Kenapa Lagu Justin Bieber Dijual? Ini Alasan di Balik Penjualan Katalog Musiknya

SwaraWarta.co.id – Keputusan Justin Bieber untuk menjual katalog lagu-lagu lamanya menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan pengamat musik.

Pertanyaan yang muncul “kenapa lagu Justin Bieber dijual” pun mencuat setelah aksi panggungnya yang tak biasa di festival Coachella 2026 lalu.

Fakta Penjualan Katalog Justin Bieber

Pada awal tahun 2023, Justin Bieber resmi menjual seluruh hak cipta dan royalti dari katalog musiknya yang dirilis sebelum 31 Desember 2021 kepada Hipgnosis Songs Capital (sekarang bernama Recognition Music Group). Nilai transaksi ini mencapai US$200 juta atau sekitar Rp3 triliun, mencakup sekitar 290 lagu termasuk hits seperti “Baby”, “Sorry”, “Love Yourself”, “Peaches”, dan “Yummy”.

Alasan di Balik Penjualan

  1. Diduga Terkait Masalah Keuangan

Menurut film dokumenter TMZ berjudul What Happened to Justin Bieber, Bieber dikabarkan hampir bangkrut pada tahun 2022. Pembatalan Justice World Tour yang seharusnya menghasilkan US$90 juta justru membuatnya harus membayar ganti rugi besar. Produser eksekutif TMZ, Harry Levin, menyebut bahwa Bieber “harus menjual katalog musiknya karena ia bangkrut”.

  1. Bantahan dari Pihak Justin Bieber

Namun, sumber terdekat Bieber membantah rumor tersebut. Mereka menegaskan bahwa penjualan ini adalah bagian dari perencanaan jangka panjang, bukan karena kesulitan keuangan.

Justin disebut ingin fokus pada karya-karya baru dan mengamankan hasil jerih payahnya melalui transaksi yang telah diperhitungkan dengan matang.

  1. Kebebasan Finansial dan Fokus pada Kesehatan

Pendiri Hipgnosis, Merck Mercuriadis, mengungkapkan bahwa uang hasil penjualan memberikan Bieber kebebasan untuk fokus pada kesehatan dan keluarga tanpa harus terus-menerus melakukan tur atau membuat rekaman baru. Bieber yang saat itu sedang berjuang dengan kesehatan mentalnya bisa mengambil jeda dari tekanan industri musik.

Dampak terhadap Penampilan Live

Spekulasi bahwa penjualan katalog membatasi Bieber membawakan lagu-lagu lamanya secara penuh di Coachella telah dibantah oleh para ahli industri musik. Menurut sumber dekat kesepakatan tersebut, tidak ada pembatasan apa pun terkait penampilan live dari lagu-lagu yang telah dijual.

Penjualan katalog Justin Bieber senilai Rp3 triliun merupakan langkah strategis yang memberinya kebebasan finansial untuk fokus pada kesehatan, keluarga, dan karya-karya baru. Meski sempat diwarnai rumor kebangkrutan, pihak terdekat Bieber menegaskan bahwa keputusan ini murni bagian dari perencanaan jangka panjang seorang musisi yang telah berkarya selama lebih dari 15 tahun.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Bradley Barcola Penyerang Sayap Super Kilat Andalan PSG

Biografi awal masa muda Bradley Barcola di lapangan Mari kita simak jejak langkah awal sang…

8 hours ago

Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?

SwaraWarta.co.id - Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai kelanjutan program BLT…

12 hours ago

WAR Tiket BTS Kapan? Strategi Gaspol Lawan Antrean Virtual

SwaraWarta.co.id – WAR tiket BTS kapan? Buat para ARMY di mana pun berada, persiapan menghadapi WAR…

13 hours ago

JELASKAN PERBEDAAN GYMNOSPERMAE DAN ANGIOSPERMAE? SIMAK JAWABANNYA BERIKUT INI!

SwaraWarta.co.id - Jelaskan perbedaan gymnospermae dan angiospermae? Dalam dunia botani, tumbuhan berbiji atau Spermatophyta dibagi…

17 hours ago

Mengapa Proses Scan Hanya Koli Kontainer dan Carton Dilakukan pada Alur Proses Toko Uncheking, Bukan Scan Per Item?

SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan  membahas mengapa proses scan hanya koli kontainer dan carton…

18 hours ago

Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini, Duel Akbar Final Champions League 2026

SwaraWarta.co.id - Malam minggu kamu dijamin bakal seru banget karena ada laga super big match…

19 hours ago