Anggaran Latsarmil Kopdes Merah Putih Tembus RP1 Triliun
SwaraWarta.co.id – Anggaran latsarmil Kopdes Merah Putih tembus Rp 1 triliun. Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah menjadi pusat perhatian publik setelah mengajukan usulan tambahan anggaran yang fantastis untuk tahun depan.
Tidak tanggung-tanggung, Kemenkop mengusulkan tambahan sebesar Rp1,34 triliun, yang akan mendongkrak total pagu anggaran kementerian menjadi Rp1,88 triliun.
Langkah besar ini diambil demi mendukung penguatan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia, sebuah program prioritas nasional yang digagas di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, di balik angka triliunan tersebut, pos anggaran untuk Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi para calon manajer koperasi ikut menjadi sorotan tajam.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menjelaskan bahwa suntikan dana masif ini akan difokuskan pada dua agenda utama: operasionalisasi organisasi serta penguatan dan pengembangan tata kelola koperasi. Targetnya sangat ambisius, yakni menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja hingga tahun 2029 dan memastikan gaji para manajer Kopdes Merah Putih ditanggung oleh APBN hingga tahun 2028.
Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi utama di pedesaan, menyatukan pengelolaan distribusi pangan, hingga mendukung program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di tengah rencana besar tersebut, kebijakan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) lewat Latihan Dasar Militer (Latsarmil) menuai polemik berat. Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin, mengkritik keras efisiensi anggaran pelatihan ini. Diketahui, biaya pelatihan tersebut diperkirakan menembus angka Rp30 juta per peserta.
Banyak pihak menilai angka ini terlalu membebani anggaran negara, terutama setelah program Latsarmil ini disorot publik akibat insiden tragis meninggalnya lima orang peserta akibat kondisi kesehatan yang drop saat latihan fisik berat.
Update Terkini: Menanggapi evaluasi total dan desakan dari berbagai pihak, Kementerian Pertahanan (Kemhan) akhirnya resmi mengubah konsep pelatihan ini. Istilah Latsarmil kini diganti menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, yang lebih menekankan pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan manajemen keuangan, bukan ketahanan fisik ala prajurit.
Kopdes Merah Putih memegang potensi besar untuk mengubah peta ekonomi mikro Indonesia. Namun, agar anggaran triliunan rupiah ini benar-benar berdampak bagi masyarakat desa, pemerintah wajib memastikan setiap rupiahnya termasuk untuk pos pembekalan manajer dikelola secara transparan, aman, dan efisien tanpa mengorbankan keselamatan peserta.
SwaraWarta.co.id - Kenapa Ziyech tidak dipanggil timnas? Nama Hakim Ziyech selalu berhasil menarik perhatian para…
SwaraWarta.co.id – Apakah Jerman pulang kampung? Kabar mengejutkan datang dari panggung megah Piala Dunia 2026.…
SwaraWarta.co.id - Ingin tahu bagaimana cara manusia purba bertahan hidup sebelum ada teknologi canggih? Yuk,…
SwaraWarta.co.id - Bagi kamu yang telah berjuang mengikuti jalur seleksi mandiri Universitas Diponegoro, momen menunggu…
SwaraWarta.co.id - Cara melacak HP yang hilang lewat email menjadi salah satu solusi paling dicari…
SwaraWarta.co.id – Mengapa Allah menciptakan manusia? Pernahkah Anda merenung di malam yang sepi dan bertanya-tanya,…