Kenapa Telinga Berdenging Tiba-tiba
SwaraWarta.co.id – Kenapa telinga berdenging secara tiba-tiba sering kali bikin kita panik dan hilang fokus saat beraktivitas.
Sensasi mendengung, mendesis, atau berdering yang muncul di dalam telinga ini dikenal dalam dunia medis dengan istilah tinnitus.
Kondisi ini sebenarnya bukan sebuah penyakit berdiri sendiri, melainkan sinyal atau gejala dari perubahan kondisi kesehatan tubuh kamu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Munculnya suara aneh di telinga bisa dipicu oleh banyak faktor internal maupun eksternal. Saraf pendengaran yang sensitif sangat mudah merespons perubahan kecil di sekitar area kepala dan telinga.
Kebiasaan mendengarkan musik lewat headphone dengan volume maksimal atau terlalu lama berada di konser musik bisa merusak sel-sel rambut halus di dalam telinga. Sel ini berfungsi menangkap gelombang suara. Saat sel tersebut rusak, sinyal listrik yang terkirim ke otak jadi kacau dan akhirnya terdengar sebagai dengingan.
Kotoran telinga yang menumpuk dan mengeras bisa menyumbat saluran pendengaran. Penyumbatan ini mengubah tekanan di dalam telinga dan memicu iritasi pada gendang telinga, sehingga menimbulkan suara dengung yang mengganggu.
Masalah pada pembuluh darah, seperti tekanan darah tinggi atau penyempitan pembuluh darah di sekitar leher dan kepala, bisa membuat aliran darah bergerak lebih kencang. Suara hembusan atau denyut darah ini sering kali terdengar sampai ke telinga inner kamu.
Saat kamu sedang mengalami stres atau kurang tidur, tubuh merespons dengan meningkatkan ketegangan saraf. Kondisi psikologis ini terbukti bisa memperparah sensitivitas otak terhadap suara denging yang sebenarnya sepele.
Kalau kamu mulai merasa terganggu dengan fenomena ini, ada beberapa langkah awal yang bisa langsung kamu coba untuk mengurangi rasa tidak nyaman tersebut.
Untuk mengalihkan perhatian otak dari suara nging, cobalah menyalakan suara latar yang menenangkan. Suara gemericik air hujan, kipas angin, atau musik instrumen ber-volume pelan sangat efektif membantu telinga beristirahat dari kejenuhan.
Hindari kebiasaan mengorek telinga memakai cotton bud secara berlebihan karena justru bisa mendorong kotoran makin masuk ke dalam. Jika terasa penuh, kamu bisa menggunakan obat tetes pelunak kotoran atau memeriksakannya langsung ke dokter THT.
Garam berlebih bisa memicu tekanan darah naik, sementara kafein dapat mempersempit pembuluh darah. Dengan membatasi kedua zat ini, aliran darah menuju saraf pendengaran akan kembali lancar dan stabil.
Kapan harus ke dokter? Jika dengingan tak kunjung hilang lebih dari seminggu, terasa berdenyut sesuai detak jantung, atau disertai pusing berputar, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan medis menyeluruh.
Tautan Videy.co semakin sering ditemukan dalam percakapan WhatsApp, unggahan media sosial, hingga kolom komentar. Bagi…
Link Videy.co belakangan cukup sering muncul di berbagai percakapan digital, mulai dari WhatsApp hingga media…
SwaraWarta.co.id - Akses link live streaming gratis Indonesia vs Thailand kini menjadi incaran utama para…
SwaraWarta.co.id - Kenapa AI menghabiskan air? Pernahkah kamu membayangkan bahwa setiap kali kamu mengetik perintah…
SwaraWarta.co.id - Kenapa keyboard laptop tidak bisa mengetik saat kamu sedang dikejar deadline pekerjaan atau…
SwaraWarta.co.id – Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia jelang laga puncak FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand.…