Menguatkan Moderasi Beragama di Tengah Keberagaman: Peran Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan

- Redaksi

Friday, 29 November 2024 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Diberitakan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia kembali menegaskan pentingnya membangun moderasi beragama, khususnya di kalangan mahasiswa, untuk menjaga harmoni dalam masyarakat yang majemuk.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenag RI, Suyitno, dalam sebuah kuliah umum di Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, pada hari Jumat.

Menurut Suyitno, penguatan moderasi beragama bertujuan memperkuat cara pandang, sikap, dan praktik keberagamaan masyarakat agar selaras dengan prinsip-prinsip kebangsaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas utama pembangunan bidang agama yang telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024.

Suyitno juga menyoroti pentingnya keberagamaan yang moderat, yaitu keberagamaan yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan, mengutamakan kemaslahatan bersama, dan berlandaskan prinsip keadilan, keseimbangan, serta ketaatan terhadap konstitusi.

Baca Juga :  Kemenag Jelaskan Alasan Perbedaan Awal Puasa di Indonesia dengan Negara Tetangga

Ia menambahkan, mahasiswa sebagai bagian dari generasi Z memiliki peran strategis dalam upaya ini.

Melalui pemahaman yang mendalam mengenai moderasi beragama, generasi muda diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih toleran di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak para mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang dapat menyebarluaskan nilai-nilai toleransi dan harmoni di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, moderasi beragama tidak hanya menjadi solusi bagi potensi konflik antarumat beragama, tetapi juga menjadi pondasi untuk memperkuat persatuan bangsa.

Wakil Rektor III Universitas Andalas, Prof. Kurnia Warman, turut menyampaikan pandangannya.

Ia menegaskan bahwa agama seharusnya menjadi elemen pemersatu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama di Indonesia yang dikenal sebagai negara dengan penduduk religius.

Prof. Kurnia juga berharap Kementerian Agama terus menjaga dan mengkoordinasikan upaya moderasi beragama secara optimal di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak, Kabag Ops Diduga Terlibat

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ini, Universitas Andalas dan Kementerian Agama menandatangani nota kesepahaman (MoU).

Kerja sama tersebut mencakup pelaksanaan berbagai program yang dirancang untuk memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan Kemenag dalam membangun pemahaman keberagamaan yang moderat, khususnya di wilayah Sumatera Barat.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak berkomitmen untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan dan penyuluhan terkait moderasi beragama.

Langkah ini diharapkan tidak hanya berdampak pada mahasiswa, tetapi juga pada masyarakat luas yang berada di sekitar institusi pendidikan tinggi.

Program moderasi beragama sendiri telah menjadi salah satu fokus utama Kemenag selama beberapa tahun terakhir.

Selain menyasar mahasiswa, program ini juga ditujukan untuk komunitas masyarakat lainnya guna menciptakan lingkungan yang damai, adil, dan inklusif.

Baca Juga :  PT Freeport Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate, berikut ini posisi serta kualifikasinya

Kemenag percaya bahwa pendekatan keberagamaan yang moderat dapat menjadi solusi efektif untuk menghadapi tantangan globalisasi, terutama yang berkaitan dengan isu radikalisme dan intoleransi.

Dalam kuliah umum tersebut, para peserta diajak untuk memahami bahwa moderasi beragama tidak berarti mengurangi intensitas keberagamaan seseorang, tetapi lebih pada bagaimana menjalankan keyakinan dengan tetap menghormati perbedaan.

Generasi muda yang memahami pentingnya moderasi diharapkan mampu mendorong terciptanya kehidupan sosial yang lebih harmonis di tengah masyarakat yang beragam.

Dengan kerja sama yang telah terjalin antara Kemenag dan Universitas Andalas, diharapkan nilai-nilai moderasi beragama dapat terus disosialisasikan dan diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan,

sehingga menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga bijak dalam mempraktikkan nilai-nilai keberagamaan yang damai.***

Berita Terkait

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya
Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!
Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?
2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi
Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?
PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!
Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 07:17 WIB

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

Friday, 9 October 2026 - 06:00 WIB

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Thursday, 8 October 2026 - 09:47 WIB

Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!

Wednesday, 7 October 2026 - 16:57 WIB

Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?

Tuesday, 6 October 2026 - 16:42 WIB

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

Berita Terbaru