Turi Putih Lirik dalam Bahasa Jawa dan sejarah Singkatnya

- Redaksi

Sunday, 28 January 2024 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lirik Turi Putih ciptaan Sunan Giri
( Dok. Istimewa

SwaraWarta.co.id – Turi Putih lirik kerap jadi kata kunci yang memeriahkan halaman pencarian google. 

Hal ini lantaran Turi Putih lirik merupakan salah satu peninggalan tokoh Jawa yang cukup berpengaruh dalam budaya. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang diketahui Turi Putih Lirik merupakan sebuah selawat dalam bahasa Jawa yang diciptakan oleh Sunan Giri.

Nama selawat ini terdiri dari dua kata, yaitu “turi” yang berarti nasihat, dan “putih” yang menggambarkan warna kain kafan sebagai pakaian terakhir umat Islam.

Turi Putih menyimpan makna yang dalam terkait kehidupan dan kematian. 

Mendengarkan selawat ini dapat mengingatkan pendengarnya untuk selalu mempersiapkan diri menghadapi kematian dengan amalan saleh.

Baca Juga :  UTUT Sebagai Mahasiswa UT Semester Tiga, Saat Ini Sedang Belajar Valuasi, Dia Mencoba Menerapkan Pada Usaha Peyek Ikan Wadernya

Menurut liputan dari Kompas.com, selawat yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu ini kembali populer berkat kepiawaian seorang ulama asal Solo, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. 

Ia mampu menyanyikan selawat ini dengan indah dan menyentuh hati jamaahnya. Hal ini membuat selawat ini semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Lirik Turi Putih yang bisa Dilantunkan Sehari-hari

Melantunkan tembang Turi Putih bisa dilakukan dengan menyimak lirik di bawah ini:

Turi putih turi putih

Ditandur neng kebon agung

Onok cleret tibo nyemplong

Mbok iro kembange opo

Turi putih turi putih

Ditandur neng kebon agung

Onok cleret tibo nyemplong

Mbok iro kembange opo

Sholatullah Salamullah

Baca Juga :  Doa Menyambut Pagi Hari: Memulai Hari dengan Berkah dan Syukur

‘Alaa Toha Rosulillah

Sholatullah Salamullah

‘Alaa Yasiin Habibillah

Sholatullah Salamullah

‘Alaa Toha Rosulillah

Sholatullah Salamullah

‘Alaa Yasiin Habibillah

Wetan kali…kulon kali

Tengah-tengah tanduran pari

Saiki ngaji, sesuk yo ngaji

Ayo manut poro kiai!

Wetan kali…kulon kali

Tengah-tengah tanduran pari

Saiki ngaji, sesuk yo ngaji

Ayo manut poro kiai!

Sholatullah Salamullah

‘Alaa Toha Rosulillah

Sholatullah Salamullah

‘Alaa Yasiin Habibillah

Sholatullah Salamullah

‘Alaa Toha Rosulillah

Sholatullah Salamullah

‘Alaa Yasiin Habibillah

Tandurane tanduran kembang

Kembang kenongo neng njero guwo

Tumpak ane kereto Jowo

Rodo papat rupo menungso

Sholatullah Salamullah

Alaa Toha Rosulillah

Sholatullah Salamullah

‘Alaa Yasiin Habibillah

Sholatullah Salamullah

‘Alaa Toha Rosulillah

Sholatullah Salamullah

Baca Juga :  Cara Menghafal Huruf Hiragana Lengkap yang Cepat dan Tepat

‘Alaa Yasiin Habibillah

Berita Terkait

Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Keistimewaan Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan 1447 H
Amalan Malam Lailatul Qadar yang Besar Pahala: Simak Ibadah Utama yang Dianjurkan di Bulan Ramadhan
Berapa Bulan Sekali Dana PIP Cair? Berikut Update Terbarunya!
Sebutkan dan Jelaskan Struktur Teks Negosiasi? Simak Pembahasannya Berikut Ini!       
Bagaimana Hukuman Bagi Pelaku Zina Ghairu Muhsan yang Merupakan Janda atau Duda? Berikut Penjelasannya
Mengapa Guru Perlu Mengetahui Pendekatan Pembelajaran yang Tepat? Simak Pembahasannya!
Bagaimana Cara Tes IQ? Berikut Panduan Lengkap Mengukur Kecerdasan Anda
Apa yang Dimaksud dengan Lagu Dolanan? Berikut ini Pembahasannya!

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:21 WIB

Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Keistimewaan Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan 1447 H

Monday, 9 March 2026 - 19:11 WIB

Amalan Malam Lailatul Qadar yang Besar Pahala: Simak Ibadah Utama yang Dianjurkan di Bulan Ramadhan

Monday, 9 March 2026 - 10:02 WIB

Sebutkan dan Jelaskan Struktur Teks Negosiasi? Simak Pembahasannya Berikut Ini!       

Monday, 9 March 2026 - 09:48 WIB

Bagaimana Hukuman Bagi Pelaku Zina Ghairu Muhsan yang Merupakan Janda atau Duda? Berikut Penjelasannya

Sunday, 8 March 2026 - 14:49 WIB

Mengapa Guru Perlu Mengetahui Pendekatan Pembelajaran yang Tepat? Simak Pembahasannya!

Berita Terbaru