Mengupas Tuntas: Apakah TBC Menular? Fakta Mengejutkan yang Wajib Kamu Ketahui Sekarang Juga!

- Redaksi

Tuesday, 19 August 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagaimana TBC Menular dari Orang ke Orang

Bagaimana TBC Menular dari Orang ke Orang

SwaraWarta.co.id – Kamu mungkin pernah mendengar tentang penyakit TBC, atau tuberkulosis, dan pertanyaan besar yang selalu muncul adalah: apakah TBC menular? Jawabannya, secara singkat, ya, TBC adalah penyakit yang menular.

Namun, cara penularannya tidak semudah yang kamu bayangkan. Artikel ini akan mengupas tuntas semua fakta penting yang perlu kamu tahu, sekaligus membongkar mitos-mitos seputar penyakit ini. Mari kita selami lebih dalam agar kamu bisa melindungi diri dan orang-orang tersayang dengan lebih baik.

Bagaimana TBC Menular dari Orang ke Orang?

Penularan TBC tidak terjadi melalui sentuhan tangan, berpelukan, atau berbagi makanan. Penyakit ini menular melalui udara, khususnya ketika seseorang yang menderita TBC paru aktif batuk, bersin, atau meludah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat melakukan aktivitas tersebut, mereka melepaskan kuman TBC (bakteri Mycobacterium tuberculosis) ke udara dalam bentuk percikan-percikan kecil atau droplet nuclei. Percikan-percikan ini bisa melayang di udara selama berjam-jam dan terhirup oleh orang lain.

Baca Juga :  PAFI PC Tual: Mengembangkan Profesi Farmasi di Kepulauan Maluku

Penting untuk dipahami bahwa tidak semua orang yang terpapar kuman TBC akan langsung sakit. Sistem kekebalan tubuh yang kuat biasanya mampu melawan bakteri ini. Namun, kuman TBC bisa tetap “tertidur” di dalam tubuh dan suatu saat nanti bisa menjadi aktif, menyebabkan TBC aktif. Ini dikenal sebagai TBC laten. Hanya sekitar 5-10% orang dengan TBC laten yang akan berkembang menjadi TBC aktif.

Faktor Apa Saja yang Meningkatkan Risiko Penularan dan Penyakit?

Ada beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih rentan untuk terpapar dan jatuh sakit karena TBC. Lingkungan yang padat, ventilasi udara yang buruk, dan kontak yang lama serta intens dengan penderita TBC aktif adalah faktor risiko utama. Misalnya, jika kamu tinggal serumah dengan seseorang yang menderita TBC paru aktif, risiko kamu untuk tertular menjadi lebih tinggi.

Selain itu, kondisi kesehatan tertentu juga bisa membuat kamu lebih rentan, seperti:

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pada penderita HIV/AIDS.
  • Penderita diabetes.
  • Perokok atau pengguna narkoba.
  • Orang yang menjalani pengobatan kanker atau transplantasi organ.
Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Borong 3 Sapi Qurban Seberat 1 Ton dari Wonogiri

Maka dari itu, sangat krusial untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dan menjauhi kebiasaan yang melemahkan imun.

Tanda dan Gejala TBC yang Perlu Kamu Waspadai

Mengetahui gejala TBC adalah langkah awal untuk pencegahan dan penanganan dini. TBC aktif biasanya ditandai dengan gejala-gejala berikut:

  • Batuk berdahak yang berlangsung lebih dari dua minggu.
  • Kadang disertai dahak berdarah.
  • Demam, terutama di sore dan malam hari.
  • Keringat dingin di malam hari tanpa sebab yang jelas.
  • Penurunan berat badan drastis tanpa diet.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Nyeri di dada saat batuk atau bernapas.

Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala-gejala ini, segera periksakan diri ke dokter. Penanganan yang cepat dan tepat adalah kunci untuk kesembuhan total. Jangan biarkan penyakit ini berlarut-larut.

Baca Juga :  7 Manfaat Kelapa Bakar untuk Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui

Pencegahan TBC: Bagaimana Cara Melindungi Diri dan Keluarga?

Pencegahan TBC dimulai dari diri sendiri. Kamu bisa melakukan beberapa hal sederhana namun efektif:

  1. Imunisasi BCG: Vaksin ini diberikan pada bayi baru lahir untuk mencegah TBC berat.
  2. Terapkan Etika Batuk: Tutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan bagian dalam saat batuk atau bersin untuk mencegah penyebaran kuman. Buang tisu bekas ke tempat sampah tertutup.
  3. Pastikan Sirkulasi Udara Baik: Buka jendela dan pintu agar udara segar bisa masuk dan sirkulasi udara di dalam ruangan tetap baik.

apakah TBC menular? Pertanyaan itu seharusnya sudah terjawab. Meskipun menular, dengan pengetahuan yang benar dan langkah-langkah pencegahan yang tepat, kamu bisa mengurangi risiko secara signifikan. Ingat, deteksi dini dan pengobatan tuntas adalah jalan terbaik untuk sembuh dan mencegah penularan ke orang lain.

Berita Terkait

Kolesterol Normalnya Berapa, Sih? Ini Angka Aman dan Tips Menjaganya Agar Tak Lewat Batas!
Bagaimana Kandungan Garam Tambahan pada Kacang Panggang? Menyiasati Menu Sehat Anda
Jangan Abaikan! Inilah Penyebab Mata Kuning dan Kapan Kamu Harus Waspada
Duh, Si Kecil Reog Terus? Ini Cara Mengatasi Bayi yang Sering Menangis di Malam Hari
Berapa Lama Perbaikan Kondisi Hirsutisme Mulai Terlihat Setelah Konsumsi Elzsa? Simak Estimasinya!
Mengenal Apa Itu Hantavirus? Ancaman Tersembunyi di Balik Debu dan Hewan Pengerat!
Kenapa Bayi Sering Gumoh? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya agar Bunda Tenang
Detak Jantung Normal Berapa? Kenali Angka dan Faktor yang Mempengaruhinya

Berita Terkait

Friday, 22 May 2026 - 11:24 WIB

Kolesterol Normalnya Berapa, Sih? Ini Angka Aman dan Tips Menjaganya Agar Tak Lewat Batas!

Tuesday, 19 May 2026 - 16:22 WIB

Bagaimana Kandungan Garam Tambahan pada Kacang Panggang? Menyiasati Menu Sehat Anda

Monday, 18 May 2026 - 10:47 WIB

Jangan Abaikan! Inilah Penyebab Mata Kuning dan Kapan Kamu Harus Waspada

Friday, 15 May 2026 - 11:33 WIB

Duh, Si Kecil Reog Terus? Ini Cara Mengatasi Bayi yang Sering Menangis di Malam Hari

Tuesday, 12 May 2026 - 14:03 WIB

Berapa Lama Perbaikan Kondisi Hirsutisme Mulai Terlihat Setelah Konsumsi Elzsa? Simak Estimasinya!

Berita Terbaru