Mengapa Alat yang Digunakan untuk Menyembelih Hewan Harus Tajam? Ini Penjelasannya

- Redaksi

Monday, 19 January 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Alat yang Digunakan untuk Menyembelih Hewan Harus Tajam?

Mengapa Alat yang Digunakan untuk Menyembelih Hewan Harus Tajam?

SwaraWarta.co.id – Mengapa alat yang digunakan untuk menyembelih hewan harus tajam? Dalam proses penyembelihan hewan, baik untuk keperluan konsumsi harian maupun ibadah kurban, aspek teknis sangat menentukan kualitas hasil akhirnya.

Salah satu syarat utama yang sering ditekankan adalah kondisi pisau atau alat potong. Namun, mengapa alat yang digunakan untuk menyembelih hewan harus tajam?

Ternyata, penggunaan alat yang tajam bukan sekadar masalah kecepatan kerja, melainkan mencakup etika kesejahteraan hewan, kualitas daging, hingga kepatuhan terhadap syariat agama. Berikut adalah alasan-alasan utamanya:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Meminimalisir Rasa Sakit pada Hewan

Alasan paling mendasar dari sisi kemanusiaan adalah untuk mengurangi penderitaan hewan. Pisau yang sangat tajam memungkinkan proses pemutusan saluran napas (trakea), saluran makanan (esofagus), serta dua pembuluh darah utama (vena jugularis dan arteri karotis) terjadi dalam sekali gerakan cepat.

Baca Juga :  Contoh Caption Peringatan Maulid Nabi Terbaru 2023 Paling Keren

Hal ini memicu penurunan tekanan darah ke otak secara instan, sehingga hewan cepat kehilangan kesadaran dan meminimalisir rasa sakit yang berkepanjangan.

  1. Mencegah Stres pada Hewan

Hewan yang disembelih dengan alat tumpul akan merasakan tarikan dan robekan yang menyakitkan. Kondisi ini memicu stres berat yang melepaskan hormon adrenalin dan kortisol ke dalam aliran darah.

Jika hewan mengalami stres sesaat sebelum mati, otot-ototnya akan menegang, yang berdampak langsung pada kualitas daging yang dihasilkan.

  1. Menjaga Kualitas Daging (Tekstur dan Keawetan)

Secara ilmiah, stres pada hewan sebelum disembelih akan menghabiskan cadangan glikogen dalam otot. Akibatnya, tingkat keasaman (pH) daging tidak akan turun ke level yang ideal setelah hewan mati.

Baca Juga :  Jelasakan Alasan Mengapa Air Mata dapat Membersihkan dan Membunuh Kuman?

Daging dari hewan yang stres cenderung memiliki tekstur yang keras (alot), berwarna gelap, dan lebih cepat busuk karena bakteri lebih mudah berkembang biak pada pH yang tinggi. Dengan alat yang tajam, proses berlangsung cepat sehingga kualitas daging tetap terjaga.

  1. Aspek Syariat dan Etika (Ihsan)

Dalam ajaran Islam, terdapat perintah eksplisit untuk berlaku ihsan (berbuat baik) dalam segala hal, termasuk saat menyembelih.

Rasulullah SAW bersabda untuk menajamkan pisau agar hewan sembelihan merasa nyaman. Menggunakan alat tumpul dianggap menyiksa hewan dan sangat dilarang karena bertentangan dengan prinsip kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup.

  1. Keamanan bagi Penyembelih

Menggunakan alat yang tumpul justru lebih berbahaya bagi orang yang menyembelih. Karena alat tumpul membutuhkan tenaga ekstra dan tekanan lebih kuat, risiko pisau meleset atau tergelincir sangat besar, yang bisa menyebabkan cedera serius pada petugas jagal atau orang di sekitarnya.

Baca Juga :  Bagaimana Jenis Perwakilan yang Dipraktikkan di Indonesia dan Jelaskan Hubungan Keseimbangan antara Kamar yang Ada?

Memastikan alat sembelih dalam kondisi prima adalah bentuk tanggung jawab moral dan teknis. Ketajaman pisau menjamin proses yang cepat, higienis, dan manusiawi. Jadi, sebelum memulai penyembelihan, pastikan Anda telah mengasah pisau hingga mencapai tingkat ketajaman yang maksimal.

 

Berita Terkait

Bagaimana Kesesuaian Bhinneka Tunggal Ika dengan Nilai Pancasila? Berikut Penjelasannya!
Cara Mudah Cek Dapodik Guru 2026: Panduan Lengkap Status Validitas Data
Bagaimana Makanan dan Minuman Membantu Kita Tetap Hidup dan Beraktifitas? Simak Penjelasannya!
Mengapa Hak dan Kewajiban Harus Dilaksanakan Secara Seimbang? Ini Alasannya
4 Cara Cek NRG Menggunakan NUPTK Terbaru: Panduan Praktis untuk Guru
JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar
Apa yang Dimaksud dengan Interkoneksi Antara Faktor Biologi, Psikologi, dan Sosial Lingkungan dalam Model Biopsikososial?
Cara Download Aplikasi Dapodik Versi 2026.b, Berikut ini Panduannya!

Berita Terkait

Monday, 19 January 2026 - 11:00 WIB

Bagaimana Kesesuaian Bhinneka Tunggal Ika dengan Nilai Pancasila? Berikut Penjelasannya!

Monday, 19 January 2026 - 09:33 WIB

Mengapa Alat yang Digunakan untuk Menyembelih Hewan Harus Tajam? Ini Penjelasannya

Sunday, 18 January 2026 - 16:53 WIB

Cara Mudah Cek Dapodik Guru 2026: Panduan Lengkap Status Validitas Data

Sunday, 18 January 2026 - 14:03 WIB

Mengapa Hak dan Kewajiban Harus Dilaksanakan Secara Seimbang? Ini Alasannya

Saturday, 17 January 2026 - 14:41 WIB

4 Cara Cek NRG Menggunakan NUPTK Terbaru: Panduan Praktis untuk Guru

Berita Terbaru

BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

Berita

BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

Monday, 19 Jan 2026 - 10:20 WIB