SwaraWarta.co.id – Benarkah Kairi keluar dari ONIC Esports? Usai kekalahan ONIC Indonesia dari Team Liquid PH (TLPH) di babak lower bracket M7 World Championship memicu spekulasi besar tentang masa depan jungler andalan mereka, Kairi “Kairi” Rayosdelsol.
Banyak yang bertanya: apakah ini akhir perjalanan Kairi bersama ONIC? Berdasarkan pernyataan sang player dan analisis situasi, jawaban singkatnya adalah: belum tentu, dan kemungkinan besar tidak.
Sentimen Kairi: Antara Kerinduan akan Tanah Air dan Kesetiaan pada ONIC
Dalam sebuah wawancara eksklusif usai M7, Kairi terbuka mengenai perasaannya. Dia mengakui bahwa pikiran untuk kembali ke Filipina dan berkompetisi di MPL PH memang “sering” terlintas, terutama setelah momen-momen kekalahan seperti saat MSC. Namun, dia segera mengoreksi pernyataannya menjadi “kadang-kadang saja,” menunjukkan bahwa hal ini bukanlah obsesi yang mendominasi.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Loyalitas Kairi pada ONIC sangat kuat. Dia berulang kali menekankan bahwa karirnya di Indonesia sangat baik dan ONIC memperlakukan dirinya dengan sangat baik. Bahkan, dia menolak tawaran kewarganegaraan Indonesia yang diulang dua kali, dengan tegas menyatakan keinginannya untuk tetap membawa nama Filipina. Alasan utama bertahan pun sangat praktis: demi kesejahteraan finansial keluarganya. Faktor gaji yang lebih besar di Indonesia juga disebut-sebut sebagai penghalang utama kepulangannya.
Rumor Transfer: Minat Tim PH vs Realitas Negosiasi
Rumor tentang kepulangan Kairi memang bukan hal baru. Pemain veteran Filipina, OHMYV33NUS, pernah mengungkapkan bahwa beberapa organisasi di MPL PH telah mencoba bernegosiasi untuk membawa Kairi pulang, terutama setelah performa ONIC di MSC 2024. Namun, menurut jungler Wise, proses ini “tidak akan mudah” dan masih berada dalam tahap negosiasi yang rumit.
Penting untuk dicatat bahwa tidak ada pengumuman resmi dari ONIC Esports atau Kairi mengenai kepergiannya pasca-M7. Kekalahan di turnamen dunia, meskipun pahit, dianggap sebagai bagian dari perjalanan esports. Seperti dianalisis dalam berbagai ulasan, kekalahan di M7 bukanlah akhir dari segalanya bagi Kairi maupun ONIC, melainkan bahan evaluasi untuk kembali lebih kuat.
Berdasarkan fakta yang ada:
- Kairi masih menjadi bagian dari ONIC Esports pasca-M7. Tidak ada konfirmasi pelepasan atau transfer.
- Keinginan untuk bermain di Filipina ada, tetapi dibayangi oleh komitmen, loyalitas, dan faktor ekonomi yang solid di Indonesia.
- Minat tim-tim Filipina nyata, tetapi belum ada kesepakatan yang matang.
Dengan demikian, isu “Kairi keluar dari ONIC” saat ini lebih merupakan spekulasi yang dipicu oleh rasa kangen fans dan rumor transfer musiman. Keputusan akhir tetap berada di tangan Kairi, yang hingga kini tampaknya memilih untuk tetap setia pada organisasi yang telah memberinya tempat berkembang, sambil menjaga pintu masa depan tetap terbuka.

















