SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara membuat kemocengdari tali rafia? Menjaga kebersihan rumah tidak selalu harus mengeluarkan biaya mahal. Salah satu alat kebersihan yang paling esensial adalah kemoceng.
Alih-alih membeli yang baru, tahukah Anda bahwa tali rafia yang menumpuk di gudang bisa disulap menjadi alat pembersih debu yang efektif?
Selain hemat biaya, cara membuat kemoceng dari tali rafia juga menjadi bentuk upaya daur ulang yang kreatif. Mari simak panduan lengkapnya di bawah ini!
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Alat dan Bahan yang Diperlukan Membuat Kemoceng dari Tali Rafia
Sebelum mulai, pastikan Anda telah menyiapkan beberapa bahan sederhana berikut:
- Tali rafia: Pilih warna sesuai selera (bisa dikombinasikan agar menarik).
- Gagang: Bisa menggunakan bilah bambu, rotan, atau pipa PVC kecil (panjang ± 40–50 cm).
- Gunting tajam: Untuk memotong dan merapikan tali.
- Sisir besi atau jarum: Untuk mencacah tali rafia menjadi serat halus.
- Korek api: Untuk merapikan ujung ikatan (opsional).
- Tali pengikat tambahan atau isolasi kuat.
Langkah-Langkah Membuat Kemoceng dari Tali Rafia
Berikut adalah urutan cara membuat kemoceng dari tali rafia yang praktis dan bisa Anda coba sendiri di rumah:
- Menyiapkan Potongan Tali
Potong tali rafia dengan panjang sekitar 15–20 cm dalam jumlah yang banyak. Potongan-potongan inilah yang nantinya akan menjadi “bulu” kemoceng Anda. Semakin banyak potongan yang disiapkan, semakin tebal kemoceng yang dihasilkan.
- Mengikat Tali pada Gagang
Ambil dua helai potongan tali rafia, lalu ikatkan pada ujung gagang menggunakan simpul mati. Pastikan ikatan tersebut sangat kencang agar tidak mudah melorot saat digunakan. Lakukan proses ini secara bertubi-tubi hingga menutupi sekitar 20–30 cm area gagang.
- Proses Pencacahan (Membuat Tekstur Halus)
Inilah kunci agar kemoceng efektif menangkap debu. Gunakan sisir besi atau jarum untuk menyisir helai-helai tali rafia yang sudah terikat di gagang. Sisir dari arah pangkal ke ujung hingga tali rafia terurai menjadi serat-serat halus yang menyerupai bulu ayam.
- Merapikan Bentuk
Setelah semua tali menjadi halus, gunakan gunting untuk merapikan ujung-ujung kemoceng agar terlihat simetris dan rapi. Jika perlu, bakar sedikit ujung ikatan pada gagang agar tali tidak mudah lepas.
Mengapa Memilih Kemoceng Rafia?
Mengikuti panduan cara membuat kemoceng dari tali rafia ini memberikan beberapa keuntungan:
- Sangat Ekonomis: Menggunakan bahan sisa yang ada di rumah.
- Tahan Lama: Tali rafia cenderung lebih awet dan tidak mudah rontok dibandingkan bulu ayam jika terkena air.
- Mudah Dibersihkan: Jika kemoceng sudah kotor, Anda cukup mencucinya dengan air sabun dan menjemurnya.
Bagaimana? Ternyata membuat alat kebersihan sendiri tidak sesulit yang dibayangkan, bukan? Dengan sedikit ketelatenan, Anda sudah bisa memiliki kemoceng baru yang fungsional sekaligus estetik.

















