Mengupas Tuntas Kontroversi MSG: Apakah MSG Aman Dikonsumsi atau Simpan Bahaya Tersembunyi?

- Redaksi

Monday, 2 February 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MSG aman dikonsumsi menurut WHO dan FDA jika tidak berlebihan. Kenali manfaat, mitos, serta potensi bahaya MSG bagi kesehatan.

MSG aman dikonsumsi menurut WHO dan FDA jika tidak berlebihan. Kenali manfaat, mitos, serta potensi bahaya MSG bagi kesehatan.

Siapa yang tidak suka dengan rasa gurih yang mampu membuat hidangan terasa lebih lezat? Seringkali, rasa ini didapatkan dari Monosodium Glutamat (MSG), sebuah penyedap rasa yang telah lama menjadi perdebatan hangat di masyarakat. 

Sejak kemunculannya, MSG selalu diiringi pertanyaan penting yaitu apakah MSG aman untuk dikonsumsi setiap hari, atau justru menyimpan bahaya mengkonsumsi MSG bagi kesehatan?

Kekhawatiran yang meluas membuat banyak orang ragu menggunakannya, bahkan menghindari sepenuhnya. Namun, sebelum kita memutuskan untuk membuang botol MSG dari dapur, mari kita telaah fakta ilmiah yang ada dan menimbang risiko serta manfaatnya secara seimbang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Status Keamanan Menurut Lembaga Kesehatan Dunia

Dari sudut pandang ilmiah, MSG sebenarnya memiliki status keamanan yang kuat. Badan pengawas kesehatan utama di dunia, seperti Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Otoritas Keamanan Makanan Eropa (EFSA), semuanya mengklasifikasikan MSG sebagai bahan tambahan makanan yang “Umumnya Diakui Aman” atau Generally Recognized As Safe (GRAS).

Pengujian ekstensif menunjukkan bahwa MSG aman dikonsumsi dalam jumlah wajar. WHO, misalnya, merekomendasikan batas asupan harian hingga sekitar 120 miligram per kilogram berat badan, yang kurang lebih setara dengan 6 hingga 8 gram per hari untuk rata-rata orang dewasa. 

Baca Juga :  Apakah TBC Bisa Sembuh? Mitos dan Fakta Seputar Pengobatan Tuberkulosis

Angka ini jauh lebih tinggi dari konsumsi normal sehari-hari. Artinya, selama dikonsumsi tidak berlebihan, penggunaannya tidak menimbulkan ancaman serius.

Selain itu, MSG menawarkan keuntungan yang sering terlupakan yaitu membantu mengurangi asupan natrium secara keseluruhan. Dibandingkan garam dapur biasa, MSG mengandung natrium yang jauh lebih sedikit. 

Dengan menambahkan sedikit MSG untuk mendapatkan rasa gurih yang maksimal, seseorang bisa mengurangi jumlah garam yang ditambahkan pada makanan, sehingga asupan sodium harian pun ikut berkurang.

Mengenali Gejala Sensitivitas dan Potensi Risiko Tinggi

Meskipun aman secara umum, tidak bisa dimungkiri bahwa beberapa orang melaporkan gejala ringan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG, terutama dalam dosis tinggi. 

Gejala yang kadang disebut sebagai “Chinese Restaurant Syndrome” ini bisa berupa sakit kepala, berkeringat, sensasi tekanan pada wajah, sesak napas ringan, hingga mati rasa atau kesemutan di wajah dan leher. 

Namun, kasus ini tergolong jarang dan biasanya hanya memengaruhi individu yang sensitif terhadap dosis yang sangat tinggi.

Baca Juga :  Rekomendasi 5 Aplikasi Fintech Terbaik untuk Mengelola Keuangan

Banyak sekali anggapan miring tentang MSG yang beredar di masyarakat. Kalau kamu tertarik untuk mendalami mana yang fakta ilmiah dan mana yang hanya sekadar mitos seputar Bahaya MSG?, kamu bisa membacanya lebih lanjut di artikel ini.

Lalu, bagaimana dengan anggapan tentang bahaya mengkonsumsi MSG dalam jangka panjang? 

Kekhawatiran muncul dari beberapa studi, sebagian besar pada hewan atau skenario asupan yang sangat berlebihan, jauh melampaui kebiasaan makan normal manusia. 

Studi ini menyoroti potensi risiko kesehatan serius jika MSG dikonsumsi secara masif dan terus-menerus. Potensi bahaya mengkonsumsi MSG yang berlebihan dan ekstrem antara lain adalah:

  1. Gangguan Metabolik: Konsumsi MSG yang sangat tinggi diduga dapat memicu gangguan kesehatan seperti peningkatan tekanan darah (hipertensi) dan obesitas, karena rasa gurih yang kuat cenderung meningkatkan nafsu makan berlebihan.
  2. Efek Neurologis: Dalam dosis tinggi, konsumsi MSG dapat memengaruhi fungsi saraf secara sementara, misalnya menimbulkan gejala ringan seperti sakit kepala, rasa lelah, atau tekanan darah yang sedikit meningkat pada sebagian orang yang sensitif. Meskipun ada kekhawatiran teoretis mengenai kaitan MSG dengan kerusakan sel saraf dan penyakit degeneratif seperti Alzheimer atau Parkinson, bukti ilmiah yang mendukung hal tersebut masih terbatas. Anak-anak pun dapat lebih peka terhadap efek sementara ini bila konsumsi melebihi batas wajar.
Baca Juga :  Dinobatkan Sebagai Ketum NasDem Kembali, Ini Kata Surya Paloh

Oleh karena itu, meskipun labelnya aman (GRAS), penting untuk menyadari potensi bahaya mengkonsumsi MSG secara berlebihan dan tidak seimbang. Bagi mereka yang memiliki riwayat sensitivitas, misalnya penderita asma, kelebihan MSG juga bisa memicu reaksi alergi ringan hingga serangan asma.

Setelah meninjau berbagai fakta dan kontroversi, pertanyaan mendasar tetap sama yaitu apakah MSG aman dikonsumsi? 

Jawabannya jelas, iya, MSG aman. Tetapi, seperti halnya gula, garam, atau bahan makanan lainnya, keamanan ini berlaku selama dikonsumsi dalam batas wajar dan tidak berlebihan.

Kelebihan apa pun, termasuk penyedap rasa, selalu membawa risiko.Dengan takaran yang pas dalam mengonsumsi segala sesuatu, termasuk MSG. 

Selalu perhatikan asupan harian Anda untuk menghindari potensi bahaya mengkonsumsi MSG yang tidak perlu. Keseimbangan dan kesadaran terhadap sensitivitas pribadi adalah kunci utama untuk menikmati hidangan gurih tanpa khawatir.

Berita Terkait

Apakah GERD Bisa Menyebabkan Kematian? Simak Fakta dan Risikonya di Sini!
Apa Itu Virus Nipah? Mengenal Bahaya, Gejala, dan Cara Pencegahannya
Apakah ISK Bisa Sembuh Sendiri? Ini Jawaban Medis yang Perlu Anda Ketahui
5 Buah yang Tidak Baik untuk Penderita Ginjal: Waspadai Kandungan Kaliumnya
Daftar Lengkap: Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Apa Saja?
Butik Emas Makassar: Pilihan Tepat Perhiasan Emas Berkualitas dan Terpercaya
Gerindra Kota Semarang: Peran Aktif dalam Pembangunan dan Aspirasi Masyarakat
Kenapa Habis Makan Ngantuk? Ini Penjelasan Medis dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Monday, 2 February 2026 - 12:15 WIB

Mengupas Tuntas Kontroversi MSG: Apakah MSG Aman Dikonsumsi atau Simpan Bahaya Tersembunyi?

Wednesday, 28 January 2026 - 14:37 WIB

Apakah GERD Bisa Menyebabkan Kematian? Simak Fakta dan Risikonya di Sini!

Tuesday, 27 January 2026 - 06:30 WIB

Apa Itu Virus Nipah? Mengenal Bahaya, Gejala, dan Cara Pencegahannya

Sunday, 25 January 2026 - 13:47 WIB

Apakah ISK Bisa Sembuh Sendiri? Ini Jawaban Medis yang Perlu Anda Ketahui

Thursday, 22 January 2026 - 15:08 WIB

5 Buah yang Tidak Baik untuk Penderita Ginjal: Waspadai Kandungan Kaliumnya

Berita Terbaru

Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Benar

Pendidikan

Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Benar

Monday, 2 Feb 2026 - 12:00 WIB

Mauro Zijlstra Semakin Dekat dengan Klub Persija Jakarta

Olahraga

Mauro Zijlstra Semakin Dekat dengan Klub Persija Jakarta

Monday, 2 Feb 2026 - 10:18 WIB