SwaraWarta.co.id – Pernahkah kamu tiba-tiba merasakan sensasi tidak nyaman, linu, atau bahkan nyeri tajam di area dada bagian kanan? Ketika hal ini terjadi, pikiran kita biasanya langsung tertuju pada masalah jantung. Padahal, organ jantung letaknya cenderung di sebelah kiri. Lalu, kenapa dada sebelah kanan sakit?
Rasa sakit di area ini sebenarnya bisa dipicu oleh berbagai macam faktor, mulai dari masalah otot yang sepele hingga gangguan organ dalam yang memerlukan penanganan medis serius. Biar kamu tidak makin cemas dan bisa melakukan langkah antisipasi yang tepat, yuk kita bedah bersama apa saja yang menjadi biang keroknya!
Berbagai Faktor Penyebab Dada Sebelah Kanan Terasa Sakit
Tubuh kita punya cara unik untuk memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang sedang tidak beres. Ketika dada kananmu terasa nyeri, ada beberapa kemungkinan diagnosis yang bisa menjadi penyebab utamanya.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
- Ketegangan Otot Dada
Ini adalah penyebab yang paling sering terjadi. Kalau kamu habis melakukan olahraga berat, mengangkat beban, atau melakukan gerakan tiba-tiba yang berfokus pada tubuh bagian atas, otot dada kananmu bisa saja menegang atau mengalami cedera kecil. Rasanya biasanya seperti nyeri otot biasa dan akan bertambah sakit saat kamu bergerak atau menekan area tersebut.
- Gangguan pada Sistem Pencernaan
Kamu punya riwayat asam lambung atau GERD? Jangan salah, naiknya asam lambung ke kerongkongan (refluks) bisa menyebabkan sensasi terbakar yang menjalar hingga ke dada sebelah kanan (heartburn). Selain itu, masalah pada kantung empedu atau pankreas juga bisa memicu nyeri yang menjalar sampai ke dada kanan atas.
- Masalah pada Paru-Paru
Karena paru-paru kanan terletak persis di bawah rongga dada kanan, gangguan pada organ ini otomatis akan menimbulkan rasa sakit di area yang sama. Beberapa kondisi seperti pneumonia (infeksi paru), pleuritis (peradangan pada selaput paru), atau bahkan kolaps paru (pneumotoraks) bisa jadi alasan kenapa dada sebelah kanan sakit. Biasanya, nyeri akibat paru-paru ini akan terasa makin tajam saat kamu menarik napas dalam-dalam atau batuk.
- Stres dan Serangan Panik (Panic Attack)
Kondisi psikologis ternyata punya dampak nyata ke fisik, lho. Saat kamu mengalami stres berat atau serangan panik secara tiba-tiba, otot-otot tubuh akan menegang, detak jantung meningkat, dan dada rasanya seperti menyempit atau sesak. Banyak orang mengira ini gejala penyakit fisik, padahal pemicunya adalah kesehatan mental.
Kapan Kamu Harus Segera Pergi ke Dokter?
Meskipun tidak semua nyeri dada kanan berbahaya, kamu wajib tetap waspada. Segera hubungi dokter atau pergi ke layanan kesehatan terdekat jika rasa sakitnya disertai dengan gejala-gejala berikut:
- Nyeri dada yang sangat hebat, terasa seperti ditekan atau diremas beban berat.
- Rasa sakit menjalar ke lengan, bahu, leher, hingga ke rahang.
- Disertai sesak napas yang parah, keringat dingin, pusing, hingga pingsan.
- Nyeri tidak kunjung membaik setelah kamu beristirahat.
Selalu dengarkan sinyal dari tubuhmu, ya. Melakukan pemeriksaan lebih awal jauh lebih baik daripada menebak-nebak sendiri. Tetap jaga kesehatan dan terapkan pola hidup sehat!

















