SwaraWarta.co.id – Tensi rendah kenapa sering tiba-tiba menyapa dan bikin tubuh kamu terasa melayang? Pertanyaan ini mungkin sering terlintas di benakmu saat bangun dari tempat tidur lalu mendadak pandangan jadi kabur dan kepala berkunang-kunang.
Kondisi yang dalam dunia medis dikenal sebagai hipotensi ini memang cukup umum dialami banyak orang. Tekanan darah seseorang umumnya dianggap rendah jika angkanya berada di bawah 90/60 mmHg.
Meskipun terkadang dianggap hal biasa, mengabaikan kondisi tubuh yang terus-menerus lemas jelas bukan pilihan bijak. Supaya kamu tidak makin panik dan bingung, yuk pahami lebih dalam faktor pemicunya serta cara mengatasi kondisi ini dengan santai!
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Memahami Penyebab Utama Tekanan Darah Drop
Penurunan tekanan darah tidak terjadi begitu saja tanpa alasan. Ada mekanisme biologis di dalam tubuh yang sedang terganggu ketika tensi darahmu tiba-tiba merosot drastis.
1) Kekurangan Cairan Tubuh atau Dehidrasi
Satu di antara penyebab paling sepele namun sering diabaikan adalah kurang minum. Saat tubuh kamu kekurangan cairan, volume darah dalam pembuluh darah ikut menyusut. Dampaknya, tekanan darah otomatis menurun dan membuat aliran oksigen ke otak berkurang.
2) Defisiensi Nutrisi dan Anemia
Kamu hobi menunda makan atau sedang menjalani diet ketat yang kurang seimbang? Hati-hati, tubuh yang kekurangan vitamin B12, asam folat, serta zat besi tidak bisa memproduksi sel darah merah secara optimal. Kondisi ini memicu anemia yang berujung pada tensi darah yang terus melemah.
3) Perubahan Posisi Tubuh yang Terlalu Cepat
Pernah merasa pusing saat langsung berdiri dari posisi tidur? Hal tersebut dinamakan hipotensi ortostatik. Gravitasi menarik darah ke area kaki, dan ketika sistem saraf tubuhmu terlambat merespons untuk memompa darah kembali ke atas, tensi akan turun seketika.
4) Pengaruh Hormon dan Kehamilan
Bagi para wanita yang sedang hamil, pembuluh darah akan melebar secara alami untuk menyuplai nutrisi ke janin. Hal ini sangat wajar membuat tensi cenderung lebih rendah dari biasanya. Selain itu, masalah pada kelenjar tiroid juga bisa memengaruhi kestabilan tekanan darah kamu.
Langkah Sederhana Mengatasi Tensi Rendah
Meningkatkan tekanan darah tidak selalu harus langsung bergantung pada obat-obatan medis. Kamu bisa mencoba beberapa kebiasaan harian berikut untuk mengembalikan kesegaran tubuhmu:
- Cukupi Asupan Air Putih: Pastikan kamu minum minimal 8 gelas air setiap hari agar volume darah tetap stabil.
- Ubah Posisi Secara Perlahan: Saat hendak berdiri dari duduk atau berbaring, lakukan secara bertahap agar tubuh punya waktu untuk menyesuaikan aliran darah.
- Konsumsi Makanan Bergizi: Perbanyak asupan makanan yang kaya zat besi dan vitamin B12. Jika perlu, tambahkan sedikit kadar garam pada makananmu secara bijak.
- Gunakan Porsi Makan Kecil: Makan dengan porsi kecil tetapi sering bisa mencegah tensi drop setelah makan.
Mengenali sinyal yang diberikan oleh tubuh merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri. Jika kamu sering merasakan pusing hingga pingsan, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

















