2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!

- Redaksi

Thursday, 22 October 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB

SwaraWarta.co.id – Kabar mengejutkan datang dari dunia penegakan hukum. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada dua prajurit TNI aktif yang terlibat dalam kasus korupsi dana siap pakai (DSP) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Skandal ini terungkap setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang mengguncang kantor BNPB pada 13 Oktober 2026.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa dugaan keterlibatan dua oknum TNI aktif tersebut sudah masuk dalam konstruksi perkara. “Diduga ada dua oknum TNI aktif yang ada di dalam konstruksi perkara tersebut,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Untuk menindaklanjuti temuan ini, KPK resmi melayangkan surat kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada 20 Oktober 2026.

Kronologi dan Tersangka

Kasus ini bermula dari OTT di lingkungan BNPB yang menangkap 15 orang. Sehari setelahnya, KPK menetapkan lima tersangka. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Bima Setiawan, adik dari Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang saat itu menjabat sebagai Kepala BNPB. Bima juga merupakan Tenaga Ahli Kepala BNPB. Empat tersangka lainnya adalah Gabriel Purwaka Sigit (Pejabat Pembuat Komitmen), Richard Erlangga (Tenaga Ahli), Gery Prasetiawan (swasta), dan Syifa Nrika Ghifarin (swasta).

Dari penggeledahan, KPK menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar, termasuk valuta asing, emas, dan aset kripto. Total pengadaan di BNPB selama 2024–2026 mencapai Rp148 miliar yang bersumber dari DSP untuk berbagai bencana besar di Indonesia.

Baca Juga :  Jenis-jenis Makanan untuk Memperlancar ASI, Sudah Pernah Mencoba?

Tanggapan TNI

TNI menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Melalui Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, institusi ini akan menindaklanjuti informasi resmi dari KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif tersebut. KPK pun membuka diri untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan dalam proses lanjutan di Puspom TNI.

Kasus ini menjadi ujian integritas bagi institusi TNI dan BNPB. Publik tentu menantikan transparansi penuh dari penegak hukum. Apakah dua prajurit aktif itu akan segera terungkap? Kita tunggu kelanjutan penyidikan KPK dan Puspom TNI.

 

Berita Terkait

Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu
Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 13:33 WIB

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!

Thursday, 22 October 2026 - 13:25 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu

Wednesday, 21 October 2026 - 09:20 WIB

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!

Wednesday, 21 October 2026 - 07:15 WIB

Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?

Tuesday, 20 October 2026 - 07:52 WIB

Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!

Berita Terbaru

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB

Berita

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!

Thursday, 22 Oct 2026 - 13:33 WIB