Berita

Agung Laksono Tegaskan Airlangga Hartarto Mundur Tanpa Tekanan Internal Partai Golkar

 

SwaraWarta.co.id – Dari dunia politik hanya mengejutkan dari partai kuning, yakni Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono, menegaskan bahwa keputusan Airlangga Hartarto untuk mundur dari jabatannya sebagai ketua umum Partai Golkar bukanlah hasil dari tekanan internal partai.

Dalam pernyataannya yang disampaikan di Jakarta pada hari Minggu, Agung menjelaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan keputusan pribadi Airlangga.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agung menjelaskan lebih lanjut bahwa tidak ada tekanan dari partai yang mempengaruhi keputusan Airlangga untuk mundur.

Menurutnya, langkah tersebut diambil murni berdasarkan keinginan pribadi Airlangga sendiri, tanpa adanya intervensi dari pihak lain.

Agung menyampaikan bahwa hal ini menunjukkan keputusan Airlangga didorong oleh kesadaran pribadi dan tidak dipengaruhi oleh dinamika internal partai.

Agung juga menambahkan bahwa keputusan Airlangga untuk mundur tidak dibahas atau didiskusikan sebelumnya di kalangan internal partai, termasuk di antara para politikus senior Partai Golkar.

Keputusan tersebut diambil secara mandiri oleh Airlangga tanpa ada komunikasi atau konsultasi terlebih dahulu.

Agung menyatakan bahwa Airlangga tidak mengkomunikasikan niatnya untuk mundur kepada siapa pun di partai sebelum mengambil keputusan itu.

Agung mengutip alasan yang disampaikan oleh Airlangga saat pengumuman pengunduran dirinya, yaitu keinginan untuk fokus pada pekerjaannya, terutama dalam masa transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke pemerintahan Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto memenangkan Pilpres 2024 bersama dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden terpilih.

Menurut Agung, Airlangga memilih untuk mundur agar dapat memberikan perhatian penuh pada masa transisi pemerintahan tersebut.

Agung juga menekankan bahwa Airlangga tidak menguraikan alasan lain di balik keputusannya untuk mundur, dan alasan tersebut menjadi dasar dari tindakannya.

Dalam rekaman video yang disiarkan oleh Partai Golkar, Airlangga menjelaskan bahwa pengunduran dirinya bertujuan untuk menjaga keutuhan partai serta memastikan stabilitas selama masa transisi pemerintahan.

Airlangga menegaskan bahwa pengunduran dirinya efektif sejak Sabtu malam, 10 Agustus 2024.

Menanggapi keputusan tersebut, pengurus pusat Partai Golkar segera menjadwalkan rapat pleno pada hari Selasa, 13 Agustus 2024.

Rapat pleno ini diadakan untuk menentukan pelaksana tugas (plt.) ketua umum yang akan menggantikan Airlangga sementara, serta untuk menetapkan tanggal pelaksanaan musyawarah nasional (munas) atau musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

Agung menekankan bahwa penetapan jadwal munas sangat mendesak karena Partai Golkar harus segera menetapkan bakal calon kepala daerah yang akan diusung dalam Pilkada 2024.

Proses penetapan tersebut memerlukan tanda tangan persetujuan dari ketua umum dan sekretaris jenderal yang definitif.

Sementara itu, KPU telah menjadwalkan pendaftaran bakal calon kepala daerah pada 27 Agustus 2024, yang berarti Partai Golkar hanya memiliki waktu 16 hari untuk menyelesaikan semua persiapan tersebut.***

Utep Sutiana

Menulis Novel, Cerpen, dan Puisi yang kemudian hijrah ke jalur jurnalistik media online. Tergabung dalam portal Busurnusa.com dan SwaraWarta.co.id

Recent Posts

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

SwaraWarta.co.id - Bagaimana rincian penyaluran dana daerah Rp599 triliun oleh pemerintah? Pemerintah melalui Kementerian Keuangan…

8 hours ago

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

SwaraWarta.co.id - Siswa yang memiliki jumlah kosakata sedikit biasanya akan kesulitan memahami isi buku bacaan…

13 hours ago

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

SwaraWarta.co.id - Bahasa indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. jelaskan perbedaan keduanya…

14 hours ago

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

SwaraWarta.co.id – Polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali…

14 hours ago

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

SwaraWarta.co.id - BLT Kesra 2026 kapan cair masih menjadi pertanyaan yang paling banyak dicari masyarakat. Kabar…

14 hours ago

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

1 day ago