Pendidikan

Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!

SwaraWarta.co.id – Uji Pengetahuan (UP) dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan gerbang terakhir yang harus dilalui calon pendidik sebelum dinyatakan profesional.

Namun, pertanyaan besar yang sering muncul adalah, “Bagaimana menurut saudara hal-hal yang dapat ditingkatkan dari pelaksanaan UP PPG?” Berdasarkan evaluasi dan masukan dari berbagai pihak, ada beberapa aspek krusial yang perlu mendapat perhatian agar ujian ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi juga benar-benar mengukur kompetensi guru masa depan.

  1. Pengembangan Soal yang Lebih Kontekstual dan Transparan

Salah satu keluhan yang sering terdengar adalah soal UP yang terlalu teoretis dan kurang mencerminkan situasi nyata di kelas. Ke depannya, soal perlu dikembangkan agar lebih variatif dan kontekstual, mengukur tidak hanya hafalan, tetapi juga kemampuan analisis dan pemecahan masalah di lapangan. Selain itu, transparansi kisi-kisi dan pemberian umpan balik pasca-ujian juga sangat penting. Peserta perlu tahu di mana letak kelemahan mereka, misalnya melalui rincian skor per kompetensi, agar bisa menjadi bahan refleksi dan perbaikan.

  1. Penguatan Infrastruktur dan Pengawasan

Pelaksanaan UP berbasis komputer (CBT) kerap terkendala masalah teknis, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Gangguan jaringan dan listrik masih menjadi momok. Pemerataan akses dengan menyediakan fasilitas yang memadai dan opsi ujian offline di wilayah tertentu menjadi solusi yang mendesak.

Di sisi lain, kualitas pengawasan juga perlu ditingkatkan. Pengawas harus profesional, tidak hanya paham teknis, tetapi juga mampu mengayomi peserta, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau disabilitas.

  1. Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Pendampingan

Kualitas lulusan sangat ditentukan oleh proses belajarnya. Materi perkuliahan harus selalu diperbarui agar relevan dengan kurikulum terbaru dan kebutuhan di lapangan. Metode pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi juga perlu digalakkan.

Tak kalah penting, peran dosen dan guru pamong harus diperkuat melalui pelatihan berkelanjutan agar bimbingan yang diberikan kepada mahasiswa PPG lebih efektif. Kegiatan try out dan pendampingan strategi menjawab soal, seperti yang dilakukan berbagai LPTK, terbukti efektif dan perlu diperluas cakupannya.

  1. Manajemen Program yang Lebih Adaptif

Evaluasi dari berbagai LPTK menunjukkan perlunya penyesuaian manajemen program, seperti penjadwalan perkuliahan yang lebih fleksibel mengingat sebagian besar peserta adalah guru yang masih mengajar. Selain itu, perlu ada peningkatan kompetensi teknologi informasi (IT) bagi para guru itu sendiri, agar mereka tidak gagap teknologi saat menghadapi ujian.

Dengan perbaikan yang menyeluruh mulai dari kualitas soal, infrastruktur, pengawasan, hingga proses pembelajaran UP PPG akan mampu melahirkan guru-guru profesional yang tidak hanya lulus ujian, tetapi juga kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan.

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

SwaraWarta.co.id - Bagaimana rincian penyaluran dana daerah Rp599 triliun oleh pemerintah? Pemerintah melalui Kementerian Keuangan…

8 hours ago

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

SwaraWarta.co.id - Siswa yang memiliki jumlah kosakata sedikit biasanya akan kesulitan memahami isi buku bacaan…

14 hours ago

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

SwaraWarta.co.id - Bahasa indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. jelaskan perbedaan keduanya…

14 hours ago

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

SwaraWarta.co.id – Polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali…

14 hours ago

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

SwaraWarta.co.id - BLT Kesra 2026 kapan cair masih menjadi pertanyaan yang paling banyak dicari masyarakat. Kabar…

14 hours ago

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

1 day ago