Categories: Berita

Dewan Keamanan PBB Gagal Melakukan Resolusi Genjatan Senjata di Gaza

Dewan Keamanan PBB Gagal Melakukan Resolusi Genjatan Senjata di Gaza. (Foto: Reuters)

SwaraWarta.co.id – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa
(DK PBB) kembali mengalami kegagalan dalam mencapai kesepakatan terkait
gencatan senjata di Gaza, Palestina.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegagalan ini disebabkan oleh penggunaan hak veto oleh
Amerika Serikat.

Meskipun 13 dari 15 anggota DK PBB mendukung resolusi
tersebut dan Inggris memilih abstain, Amerika Serikat memutuskan untuk
menggagalkan resolusi tersebut dengan menggunakan hak vetonya.

Pada pertemuan darurat menyusul surat mendesak dari
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, terungkap bahwa Guterres sangat
prihatin atas kegagalan DK PBB dalam menyetujui resolusi yang dapat mengakhiri
pembantaian di Gaza.

“Kondisi untuk pengiriman bantuan kemanusiaan yang
efektif tidak lagi ada,” tegas Guterres.

Riyad Mansour, Utusan Palestina untuk PBB, juga menyatakan
kekecewaan dan menyebutnya sebagai bencana bahwa DK PBB tidak dapat mematuhi
tanggung jawabnya dalam menanggapi krisis tersebut.

Resolusi DK PBB hanya bisa diadopsi jika mendapatkan
persetujuan dari sembilan anggota tanpa adanya hak veto dari anggota tetap,
yang meliputi AS, Inggris, China, Rusia, dan Prancis.

Wakil Duta Besar AS untuk PBB, Robert A Wood, menyatakan
bahwa AS mendukung perdamaian yang tahan lama antara Israel dan Palestina namun
tidak mendukung gencatan senjata segera, mengingat hal tersebut dianggap hanya
akan menanam benih untuk konflik berikutnya.

Sementara itu, Inggris, dalam penjelasan abstain-nya,
menyatakan bahwa mereka tidak dapat mendukung resolusi yang tidak mengutuk
tindakan kejam Hamas terhadap warga sipil Israel.

Perwakilan Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, menekankan
pentingnya menuju solusi dua negara yang memberikan kenegaraan bagi Palestina
dan keamanan bagi Israel.

Jumlah korban tewas di Gaza terus meningkat, mencapai
sekitar 17.490 orang menurut Palestinian Central Bureau of Statistics (PCBS),
dengan sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.

Hampir 50 ribu orang lainnya luka-luka, dan 1,65 juta warga
sipil Palestina mengungsi sebagai dampak dari konflik tersebut.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

15 hours ago

Ole Romeny Tercengang! Gairah Suporter Indonesia Ternyata Beda Jauh dari Eropa, Ini Pengakuannya Setelah Juara FIFA Asean Cup 2026

SwaraWarta.co.id - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, baru saja mengukir sejarah bersama skuad Garuda dengan…

21 hours ago

Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!

SwaraWarta.co.id - Apa itu herbig-haro dan bagaimana cara memotretnya? Menjelajahi keindahan langit malam selalu menyimpan…

21 hours ago

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

SwaraWarta.co.id - Kenapa Sara Wijayanto cerai? Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Setelah…

1 day ago

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

SwaraWarta.co.id - Jagat media sosial Malaysia sedang dihebohkan dengan gerakan boikot besar-besaran terhadap produk Indonesia.…

1 day ago

BOCORAN One Piece Chapter 1195: Zoro Kuasai Haki Raja, Sanji Hadapi Kelemahan Terbesar!

SwaraWarta.co.id - Para nakama, persiapkan diri kalian! Spoiler One Piece Chapter 1195 akhirnya bocor dan…

2 days ago