Categories: Berita

Disebut Menipu Anggota DPR Mufti Anam, Pemilik Travel Umroh Buka Suara

 

Mufti Aman, Anggita DPR RI yang mengaku ditipu travel umroh (Dok. Ist).

SwaraWarta.co.id – Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Mufti Anam, mengaku menjadi korban penipuan saat berkunjung ke tanah suci Makkah dengan menggunakan jasa travel umrah Pangeran Tour and Travel. 

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah postingan di akun media sosialnya, Mufti menceritakan bahwa ia terkena kasus penipuan saat melihat iklan paket umrah 10 hari terakhir Ramadhan di Instagram milik pemilik Pangeran Tour, Andik Setiawan.

Andik Setiawan pun memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut. Ia mengatakan bahwa ada 5 orang beserta 1 anak dan 1 bayi yang memesan paket umrah melalui Pangeran Tour and Travel. 

Namun, terjadi kesalahan perhitungan harga hotel di Makkah yang mengalami kenaikan harga sangat tinggi saat malam terakhir 10 Ramadan. Akibatnya, mereka harus pindah hotel dengan harga yang lebih terjangkau.

“Memang ada salah hitung. Beliau sudah membayar sekitar total Rp 582.150.000. Nah, tapi kan hotel di Makkah itu mengalami kenaikan saat malam (terakhir) 10 Ramadan,” ungkap Andik kepada awak media, Sabtu (6/4)

Andik juga mengatakan bahwa pembayaran dari Mufti Anam belum lunas dan terdapat kekurangan sejumlah uang yang membuat pihak Pangeran Tour and Travel menahan keberangkatan Mufti. 

Namun, setelah terjadi tawar-menawar, Mufti akhirnya membayar tambahan sejumlah uang. Ia pun akhirnya diizinkan untuk berangkat ke tanah suci.

“Kan sudah perjalanan ke Juanda, aku bilang ‘Jangan berangkat dulu gus, masih kurang, nanti bahaya kalau ada harganya tinggi dan di Makkah ada apa-apa, ini harus clear dulu kurang pembayaran Rp 955 juta’. Karena kan ada lonjakan harga di 10 hari terakhir Ramadan karena orang seluruh dunia ngumpul,” beber Andik.

“Apalagi sama beliau diubah Makkah 10 hari, sisanya di Madinah sama di Al Ula,” tambahnya

Di tanah suci Makkah, Mufti dan keluarganya menginap di Hilton Jabal Omar. Namun, ia diusir karena dianggap belum membayar secara penuh. 

Mufti kemudian menghubungi polisi dan melakukan laporan ke Polrestabes Surabaya terkait kasus penipuan ini.

“Benar, sudah ada korban yang melapor ke kami,” kata Hendro saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (6/4).

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta bukti-bukti yang ada.

“Selanjutnya kami akan lakukan langkah penyelidikan perihal laporan tersebut,” ujarnya.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?

SwaraWarta.co.id - Apa alasan presiden prabowo meresmikan ratusan satuan militer dan enam kodam baru pada…

16 hours ago

Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Apa yang dimaksud transisi layanan? dan mengapa transisi layanan itu penting? Transisi layanan…

17 hours ago

Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?

SwaraWarta.co.id – Disimak soal berikut, tuliskan 11 etika dasar yang digagas dalam tulisan di atas.…

17 hours ago

Seseorang Guru Memperhatikan Bahwa Banyak Siswa di Kelasnya Sulit Bekerja Sama dalam Tugas Kelompok, Berdasarkan Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

SwaraWarta.co.id - Seorang guru memperhatikan bahwa banyak siswa di kelasnya sulit bekerja sama dalam tugas…

17 hours ago

Cara Live Streaming di TikTok dengan Hp Khusus untuk Pemula

SwaraWarta.co.id - Ingin tahu cara live streaming di TikTok dengan HP secara praktis agar siaran…

17 hours ago

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

SwaraWarta.co.id - Cara mengecek bsu 2026 cair 900rb di hp menjadi salah satu informasi paling…

2 days ago