Doa Saat Mengalami Mimpi Buruk dan Amalan Sunah yang Menarik untuk Diterapkan

- Redaksi

Tuesday, 17 September 2024 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doa Saat Mengalami Mimpi Buruk (Dok. Ist)

Doa Saat Mengalami Mimpi Buruk (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Mimpi buruk adalah pengalaman yang sering membuat kita merasa takut, cemas, atau tidak nyaman.

Mimpi ini dapat mengganggu tidur dan membuat suasana hati di hari berikutnya menjadi kurang baik.

Untuk menghadapi mimpi buruk, salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah berdoa, memohon perlindungan kepada Allah SWT, dan menenangkan diri setelah terbangun.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Doa Saat Mengalami Mimpi Buruk

Dalam Islam, kita diajarkan untuk memanjatkan doa ketika mengalami mimpi buruk. Doa ini bertujuan agar kita mendapatkan perlindungan dari Allah dari segala hal buruk yang mungkin datang.

Berikut adalah doa yang dapat dibaca setelah mengalami mimpi buruk:

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

Huwallahu, Allahu rabbi, laa syarika lahu. A’udzu bikalimatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ibaadihi wa min hamazatisy syayatini wa an yahdhurun.

Baca Juga :  Apa Kelemahan Organisasi File Tradisional Dibandingkan File Basis Data?

Artinya:

“Dialah Allah, Allah Tuhanku. Tak ada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, dari kejahatan para hamba-Nya, serta dari godaan setan. Aku juga berlindung kepada-Nya dari kehadiran setan itu.”

Doa ini sangat baik dibaca untuk memohon perlindungan dan ketenangan setelah mengalami mimpi buruk. Allah selalu mendengar doa-doa hamba-Nya dan memberikan kekuatan untuk menghadapi berbagai hal, termasuk mimpi yang menakutkan.

Adab dan Sunnah Sebelum Tidur

Agar terhindar dari mimpi buruk, ada beberapa sunnah dan adab sebelum tidur yang dianjurkan dalam Islam. Berikut adalah beberapa amalan yang bisa dilakukan:

1. Tidur di awal malam

Rasulullah SAW menganjurkan untuk tidur di awal malam dan tidak berbincang-bincang yang kurang bermanfaat setelah sholat Isya.

Baca Juga :  Nomor STTB Ijazah: Pentingnya Nomor Unik dalam Sertifikasi Pendidikan

Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, di mana Rasulullah tidak menyukai tidur sebelum Isya dan berbincang-bincang setelahnya.

2. Berwudhu sebelum tidur:

Berwudhu sebelum tidur juga dianjurkan, sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari. Orang yang tidur dalam keadaan suci akan didoakan oleh malaikat sepanjang malam.

3. Membersihkan kasur

Sebelum tidur, disunnahkan untuk membersihkan atau mengibaskan kasur sambil membaca basmalah. Ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, di mana Nabi SAW mengajarkan untuk mengibaskan tempat tidur sebelum tidur.

4. Tidur di sisi kanan

Rasulullah SAW menganjurkan untuk berbaring di sisi kanan saat tidur. Posisi ini lebih disukai dan merupakan sunnah Nabi, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

5. Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas:

Sebelum tidur, Nabi Muhammad SAW biasa membaca tiga surat ini dan meniupkan pada kedua telapak tangan, lalu mengusapkannya ke tubuhnya. Hal ini dilakukan tiga kali, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari.

Baca Juga :  SD Negeri 2 Karangpatihan Ponorogo, Terpaksa Mengunakan Kelas Darurat dan Perpustakaan untuk Belajar.

6. Membaca Ayat Kursi

Membaca Ayat Kursi sebelum tidur dapat melindungi kita dari gangguan yang tidak diinginkan, termasuk mimpi buruk.

Hadis dari Bukhari menyebutkan bahwa dengan membaca Ayat Kursi, kita akan dijaga oleh Allah sepanjang malam.

7. Membaca doa sebelum tidur:

Sebelum akhirnya terlelap, dianjurkan untuk membaca doa tidur sebagai penutup amalan sebelum tidur:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأموتُ

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah yang menghidupkan dan mematikan.”

Dengan melakukan sunnah-sunnah ini, diharapkan kita dapat terhindar dari mimpi buruk dan tidur lebih tenang. Semoga Allah selalu melindungi kita dan memberikan ketenangan dalam tidur.

Berita Terkait

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!
Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!
Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!
Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!
Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?
Seseorang Guru Memperhatikan Bahwa Banyak Siswa di Kelasnya Sulit Bekerja Sama dalam Tugas Kelompok, Berdasarkan Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Jelaskan Secara Komprehensif Pengertian Advokasi Kebijakan Publik Menurut Modul, Serta Uraikan Tujuan, Strategi, dan Syarat Keberhasilan Advokasi dalam Konteks Demokrasi Partisipatif?
Apa yang Dimaksud dengan Hakikat Warga Negara? Uraikan Kewajiban dan Hak-hak Dasar yang Dimiliki oleh Warga Negara Indonesia Menurut UUD 1945

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 16:48 WIB

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

Friday, 9 October 2026 - 10:23 WIB

Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!

Thursday, 8 October 2026 - 10:17 WIB

Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!

Wednesday, 7 October 2026 - 16:10 WIB

Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!

Wednesday, 7 October 2026 - 15:54 WIB

Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?

Berita Terbaru