| Motif Mertua Bunuh Menantu di Pasuruan Akhirnya Terungkap! |
SwaraWarta.co.id – Ternyata motif mertua bunuh menantu yang sedang hamil 7 bulan itu dikarenakan unsur keinginan syahwat yang tidak terpenuhi.
Sang mertua hendak melecehkan sang menantu tetapi mendapat penolakan. Hal ini membuat sang pelaku murka dan memilih untuk menghabisi nyawa menantunya sendiri.
Kasus pembunuhan ini sendiri terjadi di Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur
Menurut informasi yang disampaikan oleh Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Aziz berdasarkan pengakuan tersangka menyebutkan bahwa sang mertua baru selesai mandi ketika mendapatkan sang menantu sedang rebahan di kamarnya.
Hasrat sang mertua tiba-tiba muncul pada saaþ itu lantas mendekati sang menantu untuk kemudian berusaha menciumi sang menantu.
Tidak terima diperlakukan seperti itu oleh mertuanya sendiri, sang menantu akhirnya berteriak-teriak agar mertuanya itu melepaskannya.
Merasa panik, sang mertua yang merupakan tersangka langsung berlari menuju ke arah dapur untuk mengambil senjata berupa pisau.
Sang mertua kemudian kembali ke kamar dan menindih sang menantu yang sedang hamil tersebut untuk kemudian menyayat leher korban dengan pisau dapur.
Sang menantu mengalami luka sayatan di leher dengan panjang 13 cm, sempat hendak dilarikan ke rumah sakit, sang korban, Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah yang berusia 23 tahun, akhirnya tidak bisa diselamatkan karena meninggal dalam perjalanan.
Setelah menuntaskan perbuatannya, tersangka langsung berlari meninggalkan korban yang tergeletak tak berdaya di kamarnya untuk bersembunyi.
Sang mertua berusaha sembunyi di rumah tetangganya.
Namun kondisi tubuh tersangka yang berlumuran darah membuat sang tetangga tentu saja curiga.
Dari kasus ini sang mertua yang bernama Khoiri yang berusia 52 tahun akhirnya harus digelandang oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sementara itu sang suami yang histeris harus menyaksikan istrinya sudah tergeletak bersimbah darah di kamarnya.
Meski berusaha untuk menyelamatkan sang istri, istrinya tersebut tetap meninggal bersama bayinya yang berusia 7 bulan dalam kandungan.
Berita ini sontak menjadi viral di media-media sosial, tanggapan-tanggapan negatif dan kecaman menuntut agar sang pelaku dijatuhi korban seberat-beratnya atau dihukum mati dituliskan oleh netizen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…
SwaraWarta.co.id - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, baru saja mengukir sejarah bersama skuad Garuda dengan…
SwaraWarta.co.id - Apa itu herbig-haro dan bagaimana cara memotretnya? Menjelajahi keindahan langit malam selalu menyimpan…
SwaraWarta.co.id - Kenapa Sara Wijayanto cerai? Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Setelah…
SwaraWarta.co.id - Jagat media sosial Malaysia sedang dihebohkan dengan gerakan boikot besar-besaran terhadap produk Indonesia.…
SwaraWarta.co.id - Para nakama, persiapkan diri kalian! Spoiler One Piece Chapter 1195 akhirnya bocor dan…