Categories: BeritaBerita Terbaru

Peringatan Harlah ke-101 NU Dihadiri Presiden Jokowi dan Sejumlah Menteri

Harlah NU ke-101-SwaraWarta.co.id (Sumber NU Online)

SwaraWarta.co.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) merayakan puncak peringatan Hari Lahir Ke-101 di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta pada Rabu (31/1).

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara megah ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Sultan Hamengkubuwono X, dan Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab Sheikh Suhail Mohammed Al Mazroei.

Ketua Panitia Pelaksana Harlah Ke-101 NU, Syarif Munawi, dalam keterangannya di Yogyakarta, menjelaskan bahwa acara tersebut juga melibatkan duta besar dari beberapa negara serta tamu-tamu kehormatan yang merupakan mitra strategis UNU Yogyakarta.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Gedung Kampus Terpadu UNU Yogyakarta sebagai bagian dari rangkaian awal acara puncak peringatan Hari Lahir Ke-101 NU.

Puncak perayaan yang bertepatan dengan Harlah ke-98 NU berdasarkan kalender Masehi ini juga menandai momen penting dalam sejarah Nahdlatul Ulama.

Selain Presiden, Syarif Munawi menyebutkan bahwa acara ini akan menampilkan penyerahan penghargaan kepada KH Ahmad Shiddiq, yang pernah menjabat sebagai Rais Aam PBNU pada periode 1984-1991, sebagai Tokoh Pelopor Persaudaraan Kemanusiaan.

Sejumlah kegiatan menarik akan menyusul, termasuk prosesi “Kickoff” Pembangunan MBZ College for Future Studies, peresmian Galeri Seni Nusantara, dan peresmian Industry Hub oleh Presiden RI.

Acara juga akan mencakup pertunjukan Teknologi Imersif: Ekspedisi Masa Depan dan penampilan Teatrikal “NU Masa Depan”.

Sebelum acara puncak di UNU Yogyakarta, rangkaian Harlah Ke-101 NU dimulai dengan istigasah di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Bantul pada Ahad (28/1).

Istigasah ini dipimpin langsung oleh Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori dan diisi mauidhah hasanah oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Kegiatan ini melibatkan warga dan pengurus NU Bantul, kiai pesantren di Bantul, serta santri Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman.

Tujuannya adalah memohon pertolongan Allah SWT bagi kemaslahatan Nahdlatul Ulama dan Indonesia.

Syarif Munawi menyatakan, “Sebagai ungkapan syukur atas perjalanan Nahdlatul Ulama yang telah mencapai 101 tahun hijriah, panitia juga menyajikan 101 tumpeng untuk dinikmati bersama.”

Simbolisasi ini menegaskan rasa syukur dan kebersamaan dalam perjalanan panjang organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Pada Senin (29/1), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Halaqah Nasional Strategi Peradaban Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta.

Empat pembicara, antara lain Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhajir, COO Center for Shared Civilizational Values, North Carolina, USA, H Muhammad Cholil, dan pengajar di Boston University, USA Prof Robert W Hefner, akan membahas strategi peradaban Nahdlatul Ulama.

PBNU juga akan menyelenggarakan Konferensi Besar (Konbes) NU di Hotel Melia Purosani, Yogyakarta pada Selasa (30/1).

Kegiatan Konbes tersebut akan difokuskan pada pembahasan Peraturan Perkumpulan (Perkum), yang mengatur dasar dan wewenang pembahasan serta penetapan hukum, metode, dan proses pengambilan keputusan.

Hal lain yang dibahas termasuk pengelolaan fasilitas kesehatan dan penyempurnaan Perkum tentang permusyawaratan dan pengukuran kinerja.

Dengan demikian, rangkaian peringatan Harlah Ke-101 NU tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menampilkan berbagai kegiatan yang mencerminkan komitmen Nahdlatul Ulama dalam pengembangan peradaban dan penguatan persaudaraan di tengah dinamika masyarakat Indonesia.

Acara ini menjadi momentum untuk merayakan prestasi, merenung atas perjalanan panjang, dan merencanakan masa depan yang lebih baik bagi Nahdlatul Ulama dan Indonesia.***

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

13 hours ago

Ole Romeny Tercengang! Gairah Suporter Indonesia Ternyata Beda Jauh dari Eropa, Ini Pengakuannya Setelah Juara FIFA Asean Cup 2026

SwaraWarta.co.id - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, baru saja mengukir sejarah bersama skuad Garuda dengan…

19 hours ago

Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!

SwaraWarta.co.id - Apa itu herbig-haro dan bagaimana cara memotretnya? Menjelajahi keindahan langit malam selalu menyimpan…

20 hours ago

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

SwaraWarta.co.id - Kenapa Sara Wijayanto cerai? Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Setelah…

23 hours ago

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

SwaraWarta.co.id - Jagat media sosial Malaysia sedang dihebohkan dengan gerakan boikot besar-besaran terhadap produk Indonesia.…

1 day ago

BOCORAN One Piece Chapter 1195: Zoro Kuasai Haki Raja, Sanji Hadapi Kelemahan Terbesar!

SwaraWarta.co.id - Para nakama, persiapkan diri kalian! Spoiler One Piece Chapter 1195 akhirnya bocor dan…

2 days ago