Peringatan Harlah ke-101 NU Dihadiri Presiden Jokowi dan Sejumlah Menteri

- Redaksi

Saturday, 27 January 2024 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harlah NU ke-101-SwaraWarta.co.id (Sumber NU Online)

SwaraWarta.co.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) merayakan puncak peringatan Hari Lahir Ke-101 di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta pada Rabu (31/1).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara megah ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Sultan Hamengkubuwono X, dan Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab Sheikh Suhail Mohammed Al Mazroei.

Ketua Panitia Pelaksana Harlah Ke-101 NU, Syarif Munawi, dalam keterangannya di Yogyakarta, menjelaskan bahwa acara tersebut juga melibatkan duta besar dari beberapa negara serta tamu-tamu kehormatan yang merupakan mitra strategis UNU Yogyakarta.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Gedung Kampus Terpadu UNU Yogyakarta sebagai bagian dari rangkaian awal acara puncak peringatan Hari Lahir Ke-101 NU.

Puncak perayaan yang bertepatan dengan Harlah ke-98 NU berdasarkan kalender Masehi ini juga menandai momen penting dalam sejarah Nahdlatul Ulama.

Baca Juga :  Cara Mengawali Obrolan dengan Calon Mertua, Dijamin Anti Gugup!

Selain Presiden, Syarif Munawi menyebutkan bahwa acara ini akan menampilkan penyerahan penghargaan kepada KH Ahmad Shiddiq, yang pernah menjabat sebagai Rais Aam PBNU pada periode 1984-1991, sebagai Tokoh Pelopor Persaudaraan Kemanusiaan.

Sejumlah kegiatan menarik akan menyusul, termasuk prosesi “Kickoff” Pembangunan MBZ College for Future Studies, peresmian Galeri Seni Nusantara, dan peresmian Industry Hub oleh Presiden RI.

Acara juga akan mencakup pertunjukan Teknologi Imersif: Ekspedisi Masa Depan dan penampilan Teatrikal “NU Masa Depan”.

Sebelum acara puncak di UNU Yogyakarta, rangkaian Harlah Ke-101 NU dimulai dengan istigasah di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Bantul pada Ahad (28/1).

Istigasah ini dipimpin langsung oleh Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori dan diisi mauidhah hasanah oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Baca Juga :  Anak Pemilik Kontrakan Ungkap Korban yang ditemukan Tewas Tidak Terlihat Sejak 3 Desember

Kegiatan ini melibatkan warga dan pengurus NU Bantul, kiai pesantren di Bantul, serta santri Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman.

Tujuannya adalah memohon pertolongan Allah SWT bagi kemaslahatan Nahdlatul Ulama dan Indonesia.

Syarif Munawi menyatakan, “Sebagai ungkapan syukur atas perjalanan Nahdlatul Ulama yang telah mencapai 101 tahun hijriah, panitia juga menyajikan 101 tumpeng untuk dinikmati bersama.”

Simbolisasi ini menegaskan rasa syukur dan kebersamaan dalam perjalanan panjang organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Pada Senin (29/1), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Halaqah Nasional Strategi Peradaban Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta.

Empat pembicara, antara lain Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhajir, COO Center for Shared Civilizational Values, North Carolina, USA, H Muhammad Cholil, dan pengajar di Boston University, USA Prof Robert W Hefner, akan membahas strategi peradaban Nahdlatul Ulama.

Baca Juga :  4 Alasan Kenapa Hari Ini Panas Sekali?

PBNU juga akan menyelenggarakan Konferensi Besar (Konbes) NU di Hotel Melia Purosani, Yogyakarta pada Selasa (30/1).

Kegiatan Konbes tersebut akan difokuskan pada pembahasan Peraturan Perkumpulan (Perkum), yang mengatur dasar dan wewenang pembahasan serta penetapan hukum, metode, dan proses pengambilan keputusan.

Hal lain yang dibahas termasuk pengelolaan fasilitas kesehatan dan penyempurnaan Perkum tentang permusyawaratan dan pengukuran kinerja.

Dengan demikian, rangkaian peringatan Harlah Ke-101 NU tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menampilkan berbagai kegiatan yang mencerminkan komitmen Nahdlatul Ulama dalam pengembangan peradaban dan penguatan persaudaraan di tengah dinamika masyarakat Indonesia.

Acara ini menjadi momentum untuk merayakan prestasi, merenung atas perjalanan panjang, dan merencanakan masa depan yang lebih baik bagi Nahdlatul Ulama dan Indonesia.***

Berita Terkait

Apakah GTA 6 Sudah Rilis? Ini Jawaban dan Tanggal Resminya
Kenapa MBZ Ditutup Hari Ini? Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Lalu Lintas
Benarkah Willie Salim Mualaf? Simak Fakta dan Perjalanan Spiritualnya
Apakah Nepal Termasuk India? Cek Fakta dan Penjelasannya Disini
Apakah Tepung Bisa Memadamkan Api? Ini Bahaya dan Fakta Sebenarnya!
KLJ Agustus 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal dan Informasi Terbarunya
Apakah Hari Ini Ada Demo? Update Terkini 26 Agustus 2026
VIRAL! Konten Kreator Vilmei Dibuat Murka oleh Karyawannya yang Tilap Uang 1,2 Miliar

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 15:04 WIB

Apakah GTA 6 Sudah Rilis? Ini Jawaban dan Tanggal Resminya

Friday, 28 August 2026 - 14:51 WIB

Kenapa MBZ Ditutup Hari Ini? Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Lalu Lintas

Friday, 28 August 2026 - 10:17 WIB

Benarkah Willie Salim Mualaf? Simak Fakta dan Perjalanan Spiritualnya

Friday, 28 August 2026 - 10:01 WIB

Apakah Nepal Termasuk India? Cek Fakta dan Penjelasannya Disini

Wednesday, 26 August 2026 - 09:00 WIB

KLJ Agustus 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal dan Informasi Terbarunya

Berita Terbaru