Antisipasi Penularan Human Metapneumovirus (HMPV) di Jakarta: Langkah Pemprov dan Imbauan Pakar

- Redaksi

Thursday, 9 January 2025 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Human Metapneumovirus HMPV (Dok. Ist)

Ilustrasi Human Metapneumovirus HMPV (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk segera mengambil langkah pencegahan agar warga tidak tertular Human Metapneumovirus (HMPV).

“(Saya) minta kepada Kadis Kesehatan untuk mengambil langkah-langkah yang terkait dengan masalah tersebut. Nanti secara taktis, biar Kadis Kesehatan yang menyampaikan,” kata dia di Jakarta, Rabu

Apa Itu HMPV?

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Human Metapneumovirus (HMPV) adalah virus yang bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Gejala yang muncul mirip flu biasa, seperti batuk, pilek, demam, hingga sesak napas.

Namun, pada kasus yang parah, HMPV bisa menyebabkan komplikasi serius seperti bronkitis atau pneumonia.

Penularannya sama seperti virus flu pada umumnya, yakni melalui percikan air liur atau droplet dari orang yang terinfeksi.

Baca Juga :  Pulang Kondangan, Pria di Jaktim Dibacok setelah Sempat adu Mulut

Cara Pencegahan HMPV

Untuk mencegah penyebaran HMPV, masyarakat dianjurkan melakukan langkah-langkah berikut:

Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir.

Gunakan masker di tempat umum, terutama saat sedang batuk atau pilek.

Jaga pola hidup sehat dengan makan bergizi, cukup istirahat, dan berolahraga

Kasus HMPV baru-baru ini menjadi perhatian karena merebak di China dan telah dilaporkan ditemukan di Indonesia.

 

Pentingnya Edukasi dan Pemantauan

Prof. Tjandra Yoga Aditama, pakar kesehatan sekaligus mantan Direktur Penyakit Menular WHO Kantor Regional Asia Tenggara, menilai bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Edukasi ini penting agar masyarakat lebih waspada dan tahu cara mencegah penyebaran virus.

Baca Juga :  Kematian Massal Ikan di Sungai Ciwulan dan Dampaknya pada Warga Kampung Naga

Selain itu, ia menyarankan Pemprov DKI untuk memantau perkembangan kasus HMPV di China dengan cermat.

Pengumpulan data dan pengamatan secara terus menerus (surveilans) juga perlu dilakukan untuk mendeteksi kasus-kasus HMPV di Jakarta, terutama yang masuk kategori penyakit mirip influenza (Influenza Like Illness/ILI).

PB IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia) juga mengimbau masyarakat agar tidak panik.

Gejala HMPV memang mirip flu biasa, dan penanganan dini bisa mencegah komplikasi lebih lanjut. Menkes RI bahkan menegaskan bahwa virus ini tidak menyebabkan kematian jika ditangani dengan baik.

Dengan langkah pencegahan yang tepat dan kewaspadaan bersama, risiko penyebaran HMPV dapat diminimalkan.

Berita Terkait

Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web
Viral! Seruan “Stop Bayar Pajak” di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya
Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan
Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan
Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo
Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?
Kapan Sidang Isbat di Tahun 2026? Ini Jawaban Resmi dari Kemenag
Kapan Cap Go Meh di Tahun 2026? Catat Tanggal dan Tradisinya!

Berita Terkait

Monday, 16 February 2026 - 14:00 WIB

Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web

Monday, 16 February 2026 - 13:52 WIB

Viral! Seruan “Stop Bayar Pajak” di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya

Monday, 16 February 2026 - 07:58 WIB

Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan

Sunday, 15 February 2026 - 14:00 WIB

Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan

Saturday, 14 February 2026 - 11:37 WIB

Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo

Berita Terbaru