Hati-Hati, Suplemen Kayu Manis Bisa Ganggu Efektivitas Obat

- Redaksi

Friday, 2 May 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayu manis (Dok. Ist)

Kayu manis (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Mengonsumsi suplemen yang mengandung kayu manis ternyata bisa memengaruhi cara kerja obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

Dilansir dari Eatingwell, Selasa (29/4), peneliti dari University of Mississippi melakukan percobaan laboratorium yang meniru kondisi di dalam sistem pencernaan manusia.

Mereka menggunakan simulasi asam lambung, enzim, serta sel-sel hati dan usus untuk mengetahui bagaimana tubuh menyerap dan memproses kayu manis.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peneliti juga meneliti cara kerja kandungan utama dalam kayu manis, yaitu cinnamaldehyde, terhadap reseptor xenobiotik—reseptor tubuh yang berfungsi mendeteksi zat asing.

Hasilnya, cinnamaldehyde bisa mengaktifkan reseptor tersebut dan berpotensi mengganggu penyerapan obat, sehingga obat bisa bekerja kurang maksimal.

Baca Juga :  Doa Masuk Rumah Kosong: Amalan untuk Mengusir Rasa Takut dan Menghadirkan Ketenangan

Menurut Dr. Shabana Khan, salah satu peneliti, konsumsi suplemen kayu manis dalam jumlah besar bisa mempercepat proses pengeluaran obat dari tubuh. Akibatnya, efek obat bisa jadi tidak maksimal.

Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa hasil ini masih berupa dugaan berdasarkan simulasi, dan belum terbukti langsung pada manusia. Namun, ini tetap jadi peringatan penting, terutama bagi mereka yang mengonsumsi obat rutin.

Kayu manis sendiri memiliki manfaat, seperti membantu menurunkan kolesterol, tekanan darah, dan kadar gula darah.

Tapi tidak semua jenis kayu manis aman dalam jumlah besar. Kayu manis jenis cassia, yang umum ditemukan di Amerika Serikat, mengandung zat kumarin yang tinggi.

Baca Juga :  100 Hari Berapa Bulan? Ini Cara Menghitungnya dengan Mudah!

Kumarin dikenal sebagai zat pengencer darah, dan jika dikonsumsi bersamaan dengan obat antikoagulan seperti warfarin atau aspirin, bisa menimbulkan risiko.

Sementara itu, minyak kayu manis dan kayu manis Ceylon (dikenal juga sebagai kayu manis asli) dianggap lebih aman dan tidak banyak memengaruhi kerja obat.

Jessica Ball, ahli gizi dari Eatingwell, menyarankan agar kita menggunakan rempah-rempah, termasuk kayu manis, dalam jumlah yang wajar. Ia juga mengingatkan untuk selalu berhati-hati saat mengonsumsi suplemen makanan, sekalipun dari bahan alami.

Kesimpulannya, meskipun kayu manis punya banyak manfaat, konsumsi suplemen atau jumlah besar perlu dikontrol, apalagi jika sedang menjalani pengobatan tertentu. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apapun.

Berita Terkait

Bolehkah Puasa Setelah Nisfu Syaban? Simak Hukum dan Penjelasannya
VUE.ID Mengulas Arti Cincin di Jari: Makna, Tanda, dan Filosofi Pemakaiannya
Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Nisfu Syaban: Niat dan Keutamaannya
Kreatif dan Ekonomis! Cara Membuat Kemoceng dari Tali Rafia yang Awet
5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya
Apa Itu Child Grooming? Kenali Tanda, Tahapan, dan Cara Melindungi Anak
Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV
Panduan Lengkap Tata Cara Tayamum yang Benar Sesuai dengan Syariat

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 07:00 WIB

Bolehkah Puasa Setelah Nisfu Syaban? Simak Hukum dan Penjelasannya

Tuesday, 3 February 2026 - 09:04 WIB

VUE.ID Mengulas Arti Cincin di Jari: Makna, Tanda, dan Filosofi Pemakaiannya

Monday, 2 February 2026 - 07:00 WIB

Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Nisfu Syaban: Niat dan Keutamaannya

Friday, 30 January 2026 - 14:41 WIB

Kreatif dan Ekonomis! Cara Membuat Kemoceng dari Tali Rafia yang Awet

Wednesday, 28 January 2026 - 10:38 WIB

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Berita Terbaru

1 Lustrum Berapa Tahun?

Pendidikan

Mengenal Satuan Waktu: 1 Lustrum Berapa Tahun?

Wednesday, 11 Feb 2026 - 11:28 WIB

HB Rendah Kenapa?

Kesehatan

HB Rendah Kenapa? Kenali Penyebab dan Tanda-Tandanya

Wednesday, 11 Feb 2026 - 10:46 WIB