Ekspor Durian Indonesia Meningkat: Sulawesi Tengah dan Papua Siap Bidik Pasar China

- Redaksi

Thursday, 15 August 2024 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspor durian Indonesia meningkat (Dok. Ist)

Ekspor durian Indonesia meningkat (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada bulan Juli 2024, Indonesia berhasil mengekspor durian senilai US$ 52.000 atau sekitar Rp 815 juta (dengan kurs Rp 15.690 per dolar).

Negara tujuan utama ekspor durian ini adalah Singapura dan Malaysia. Informasi ini disampaikan oleh Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers pada Kamis, 15 Agustus 2024.

Baca Juga: Ide Bisnis dari Buah Durian, Benarkah Menguntungkan?

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Durian ini jangan dianggap enteng. Sekarang kita cari tempatnya, kita lihat ada di Sulawesi Tengah juga ada lahan untuk bisa durian dan sekarang di Fakfak Barat (Papua) kita temukan bisa 2 ribu hektare. Karena mereka (China) impor durian itu sampai US$ 8 miliar,” ungkap Luhut usai pertemuan ke-4 High-Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dikutip dari akun media sosial Instagram miliknya, Senin (22/4).

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Presiden Jokowi ke Yogyakarta: Resmikan Rumah Sakit dan Pasar

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa ekspor durian Indonesia memiliki potensi besar, terutama ke pasar China.

China diketahui mengimpor durian senilai hingga US$ 8 miliar dalam setahun, yang menunjukkan peluang besar bagi Indonesia sebagai produsen durian.

Luhut mendorong daerah-daerah penghasil durian untuk memanfaatkan peluang ekspor ini, terutama ke China.

Beberapa daerah yang disebutkan potensial untuk budidaya durian adalah Sulawesi Tengah dan Fakfak Barat di Papua, yang memiliki lahan yang luas untuk produksi durian.

Luhut juga membayangkan jika Sulawesi Tengah bisa mengekspor durian senilai US$ 500 juta, banyak petani yang akan mendapat manfaat ekonomi.

Demikian pula, daerah seperti Humbang Hasundutan di Sumatera Utara, jika bisa mengekspor durian senilai US$ 100-200 juta, akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar, mencapai triliunan rupiah.

Baca Juga :  Mahfud MD Tanggapi Keputusan Penggelaran Pemilu dan Pilkada

Baca Juga: 5 Durian Termahal di Dunia, Bisa Buat Beli Mobil?

“Anda bisa bayangkan sekarang kalau misalnya seperti Sulawesi Tengah bisa ekspor US$ 500 juta saja untuk durian, itu berapa banyak petani yang dapat. Begitu juga dengan Humbang Hasundutan (Sumatera Utara) kalau dia bisa ekspor US$ 200 juta saja atau US$ 100 juta saja itu sudah Rp 1 triliun,” ucap Luhut.

Berita Terkait

VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!
Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG

Berita Terkait

Tuesday, 9 June 2026 - 10:42 WIB

VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG

Monday, 8 June 2026 - 10:14 WIB

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Saturday, 6 June 2026 - 15:40 WIB

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Berita Terbaru