Tragis, Ayah di Jember Tewas Terseret Ombak Saat Selamatkan Anaknya

- Redaksi

Tuesday, 8 April 2025 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi korban tenggelam (Dok. Ist)

Proses evakuasi korban tenggelam (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Liburan yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi kesedihan mendalam di Pantai Paseban, Jember.

Seorang ayah bernama Sundrik Yuliadi (37), warga Dusun Bulurejo, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, meninggal dunia setelah terseret ombak saat mencoba menyelamatkan anaknya.

Peristiwa menyedihkan ini terjadi pada Senin (7/4/2025) sekitar pukul 09.30 pagi. Saat itu, Sundrik sedang menikmati liburan bersama keluarganya di Pantai Paseban.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia dan putranya, Rafa (12), sedang bermain air di tepi pantai. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret tubuh Rafa ke laut.

Melihat anaknya dalam bahaya, Sundrik dengan cepat berusaha menolong. Namun, ombak lain yang lebih besar datang dan justru menyeret tubuh Sundrik hingga ke tengah laut.

Baca Juga :  Membangkitkan Kepedulian Pemuda: Grand Final Duta Lingkungan Indonesia 2024 Sukses Digelar

Kepala Dusun Blok Kelor, Sulton, mengatakan bahwa Sundrik memang berusaha menolong anaknya, namun ombak besar datang bersamaan dan menyeretnya.

“Yang bersangkutan tadi hendak menolong anaknya yang terseret ombak. Namun, pada saat bersamaan ada ombak besar dan korban pun akhirnya terseret,” ujar Kepala Dusun Blok Kelor, Desa Paseban, Sulton, Senin (7/4/2025).

Suasana di pantai langsung panik. Tim dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) segera datang untuk menolong.

“Kejadian tidak lama, setelah terseret ombak dan tenggelam, tubuh korban tidak lama muncul dan kami tolong. Lalu kami bawa ke Puskesmas, namun nyawa korban sudah tidak tertolong,” ungkap Viky Ranggong, petugas BPBD.

Beruntung, Rafa berhasil diselamatkan. Namun, nasib berbeda dialami oleh sang ayah. Meski tubuh Sundrik sempat ditemukan dan dibawa ke Puskesmas, nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga :  Arti Nama Argantara Lengkap dengan Penjelasannya!

Viky Ranggong, petugas BPBD, menjelaskan bahwa tubuh Sundrik ditemukan tidak lama setelah tenggelam, tetapi ia sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat dibawa ke Puskesmas.

Sementara itu, Kapolsek Kencong, AKP Heru Siswanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian sebenarnya sudah memberikan peringatan agar warga tidak berenang di area pantai tersebut karena berbahaya.

Namun, imbauan tersebut masih sering diabaikan.Ia kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peringatan demi keselamatan selama liburan.

“Kami juga mengimbau ke masyarakat agar berhati-hati ketika liburan. Jika ada imbauan dilarang berenang, maka jangan sampai melanggar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Apakah BBM Jadi Naik di Bulan April 2026? Begini Penjelasan dari Pemerintah!
Pasukan PPB TNI di Lebanon Gugur Usai Dihantam Artileri
Cara Perpanjang SKCK Terbaru 2026: Syarat, Biaya, dan Prosedur Cepat
Apakah Bisa Bikin KTP Lewat Online? Ini Cara Praktis Tanpa Perlu Antre!
BPJS Kelas 2 Bayar Berapa? Cek Tarif Terbaru di 2026 dan Fasilitasnya
Cara Daftar Koperasi Merah Putih: Panduan Lengkap untuk Desa dan Kelurahan
Apakah Hari Ini Ada Gerhana? Cek Faktanya di Sini!
Kapal Tanker Malaysia Dapat Izin Lewat Selat Hormuz dari Iran, Bagaimana Nasib Indonesia?

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 09:24 WIB

Apakah BBM Jadi Naik di Bulan April 2026? Begini Penjelasan dari Pemerintah!

Monday, 30 March 2026 - 16:01 WIB

Pasukan PPB TNI di Lebanon Gugur Usai Dihantam Artileri

Monday, 30 March 2026 - 10:14 WIB

Cara Perpanjang SKCK Terbaru 2026: Syarat, Biaya, dan Prosedur Cepat

Monday, 30 March 2026 - 10:08 WIB

Apakah Bisa Bikin KTP Lewat Online? Ini Cara Praktis Tanpa Perlu Antre!

Sunday, 29 March 2026 - 16:30 WIB

BPJS Kelas 2 Bayar Berapa? Cek Tarif Terbaru di 2026 dan Fasilitasnya

Berita Terbaru

Pasukan PPB TNI di Lebanon Gugur Usai Dihantam Artileri

Berita

Pasukan PPB TNI di Lebanon Gugur Usai Dihantam Artileri

Monday, 30 Mar 2026 - 16:01 WIB