Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

- Redaksi

Thursday, 26 February 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump

Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump

SwaraWarta.co.id – Pemerintah Iran kembali menegaskan sikapnya yang menolak negosiasi dengan Donald Trump di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Pernyataan tegas ini disampaikan oleh sejumlah pejabat tinggi Iran sebagai respons atas klaim dan tekanan dari Presiden Amerika Serikat tersebut.

Penolakan Terbuka dari Petinggi Iran

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dengan gamblang membantah adanya permintaan negosiasi dari pihak Teheran ke Washington. Hal ini sekaligus mengoreksi pernyataan Donald Trump yang mengklaim bahwa Iran berkali-kali menghubungi AS untuk meminta dialog.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Araghchi menegaskan, “Sikap kami jelas, negosiasi tidak berjalan seiring dengan ancaman-ancaman. Dialog hanya dapat dilakukan ketika tidak ada lagi ancaman dan tuntutan yang berlebihan”.

Baca Juga :  Lowongan PT Reska Multi Usaha (Kai Services) Untuk SMA/SMK Posisi Packaging Food Regional Nganjuk

Sikap yang lebih keras disampaikan langsung oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Ia secara terbuka menantang Trump dan menolak berunding di bawah tekanan. “Saya tidak akan bernegosiasi dengan Anda di bawah ancaman. Lakukan apapun yang Anda inginkan,” ujar Pezeshkian dengan tegas seperti dikutip media pemerintah. Pernyataan ini menunjukkan betapa dalamnya kekecewaan Teheran terhadap pendekatan Washington yang dinilai arogan.

Klaim Trump yang Dibantah

Ketegangan diplomatik ini dipicu oleh pernyataan Donald Trump yang beberapa kali mengklaim bahwa Iran menginginkan kesepakatan. Dalam wawancara dengan media Axios, Trump mengatakan bahwa Teheran tertarik mencapai kesepakatan dan bahkan disebut telah “menelepon berkali-kali”. Klaim ini langsung mendapat sanggahan keras dari otoritas Iran.

Baca Juga :  Kremlin Bantah Laporan Soal Komunikasi Vladimir Putin dengan Donald Trump

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, juga menegaskan bahwa saat ini tidak ada proses negosiasi antara Iran dan AS. Ia menambahkan bahwa bernegosiasi dengan pihak yang tidak percaya pada prinsip kesetaraan dalam diplomasi tidak memiliki pembenaran logis, terutama mengingat sejarah agresi militer AS terhadap Iran.

Konteks Meningkatnya Tekanan

Penolakan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan dari Amerika Serikat. Trump baru-baru ini mengirimkan surat kepada otoritas tertinggi Iran yang mendesak Teheran untuk menegosiasikan perjanjian nuklir baru. Bahkan, Gedung Putih memperbarui ancamannya dengan menyatakan bahwa penyelesaian dengan Teheran akan dilakukan “secara militer atau melalui kesepakatan”.

Sebagai respons atas tekanan ini, Iran bersama China dan Rusia menggelar latihan militer gabungan “Sabuk Keamanan Maritim 2025” di Teluk Oman dekat Selat Hormuz. Latihan ini dipandang sebagai pesan politik yang jelas bahwa Iran tidak sendirian dalam menghadapi tekanan AS.

Baca Juga :  Trump Umumkan Gencatan Senjata Antara Israel dan Iran Setelah 12 Hari Perang

Iran tegaskan menolak negosiasi dengan Donald Trump sebagai bentuk perlawanan terhadap tekanan dan ancaman. Teheran menegaskan hanya akan duduk di meja perundingan jika AS menghormati martabat Iran dan menghentikan pendekatan agresifnya.

Berita Terkait

Mengapa Hilal Harus 3 Derajat? Memahami Standar Baru Penentuan Awal Bulan Hijriah
6 Cara Bayar Zakat Fitrah Online yang Praktis, Aman, dan Sah
Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap
Pencairan TPG di Bulan Maret 2026 Semakin Dekat, Cek Status SKTP Anda!
7 Jenis Sembako Termurah yang Wajib Dibeli, Nomor 3 Paling Dicari Saat Harga Naik!
Heboh Ojol Bali Viral Video, Benarkah Ada Aksi Dewasa Bule dengan Driver Ojol Ini Fakta Sebenarnya Bikin Kaget Warganet
Pegadaian Tutup Lebaran 2026? Catat Tanggal Libur dan Jadwal Buka Kembali agar Tidak Salah Datang
Geger! Video Ojol Bali Viral Diduga Libatkan WNA Australia, Ini Fakta yang Bikin Warganet Heboh

Berita Terkait

Thursday, 19 March 2026 - 12:56 WIB

Mengapa Hilal Harus 3 Derajat? Memahami Standar Baru Penentuan Awal Bulan Hijriah

Thursday, 19 March 2026 - 12:49 WIB

6 Cara Bayar Zakat Fitrah Online yang Praktis, Aman, dan Sah

Wednesday, 18 March 2026 - 16:22 WIB

Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap

Wednesday, 18 March 2026 - 13:13 WIB

Pencairan TPG di Bulan Maret 2026 Semakin Dekat, Cek Status SKTP Anda!

Wednesday, 18 March 2026 - 12:36 WIB

7 Jenis Sembako Termurah yang Wajib Dibeli, Nomor 3 Paling Dicari Saat Harga Naik!

Berita Terbaru

Film Bioskop XXI Terbaru

Film

Rekomendasi Film Bioskop XXI Terbaru di Bulan Maret 2026

Thursday, 19 Mar 2026 - 14:25 WIB

 Cara Bayar Zakat Fitrah Online

Berita

6 Cara Bayar Zakat Fitrah Online yang Praktis, Aman, dan Sah

Thursday, 19 Mar 2026 - 12:49 WIB