Benarkah 80 Ton Bantuan Hilang di Bener Meriah?

- Redaksi

Friday, 12 December 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.idGubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menyatakan kekecewaannya atas kabar hilangnya 80 ton bantuan logistik untuk korban bencana hidrometeorologi di wilayah tengah Aceh.

Pernyataan ini memicu respons dari pemerintah daerah dan menimbulkan pertanyaan mengenai akurasi informasi serta transparansi penyaluran bantuan.

Kabar Hilangnya Bantuan 80 Ton di Bener Meriah

Dalam konferensi pers di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (10/12/2025) malam, Gubernur Mualem mengaku menerima laporan tersebut, meski menyebutnya sebagai “berita burung” atau informasi yang belum divalidasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyatakan bahwa bantuan dari pemerintah dan donatur sebenarnya telah diturunkan secara maksimal ke Kabupaten Bener Meriah, yang menjadi titik distribusi utama karena memiliki bandara operasional.

Baca Juga :  Main Hujan, Balita di Bogor Terseret Arus

Namun, Mualem menekankan bahwa efektivitas bantuan sangat bergantung pada ketepatan sasaran di lapangan. “Saya dengar berita burung, ada 80 ton (bantuan) hilang entah kemana… banyak donatur-donatur yang menyumbangkan, tetapi ya seperti itu, tidak tepat kepada sasaran,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, ia berencana melibatkan Pangdam Iskandar Muda dan Kapolda Aceh untuk mengecek kebenaran informasi ini.

Tanggapan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah

Pernyataan Gubernur Mualem langsung ditanggapi oleh pejabat di Bener Meriah:

  • Penjelasan Administratif: Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Bencana Bener Meriah, Ilham Abdi, membantah adanya bantuan yang hilang dari gudang logistik resmi. Ia memastikan semua logistik yang masuk dan keluar tercatat dengan baik. Logistik yang dialamatkan untuk masyarakat Bener Meriah diambil dari gudang kargo Bandara Rembele yang dikendalikan oleh TNI AU, lalu dibawa ke gudang posko dengan pengawalan.
  • Respons BupatiBupati Bener Meriah, Tagore AB, menanggapi dengan nada sedikit berselisih. Saat dikonfirmasi, ia menyatakan tidak mengerti maksud kata “tidak adil” yang disampaikan Gubernur dan mengatakan mungkin Gubernur “salah ngomong”. Tagore juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih menelusuri beberapa kiriman bantuan, seperti 20 ton beras dari Kementerian Transmigrasi, yang dilaporkan belum diterima.
Baca Juga :  Polisi Sebut Keterangan Saka 8 Tahun Lalu Penuh Kebohongan

Penelusuran dan Harapan ke Depan

Gubernur Mualem menegaskan bahwa meski kabar ini masih berupa rumor, kebenarannya harus diselidiki. “Kita cek dulu apa betul atau tidak… Nanti bersama-sama ini ada pak Pangdam, ada pak polisi apakah betul atau tidak,” tegasnya.

Ia juga secara khusus meminta kepada Bupati Tagore dan semua relawan di lapangan untuk menjamin penyaluran bantuan yang adil dan tepat sasaran.

Hal ini penting agar bantuan dari berbagai pihak benar-benar sampai kepada masyarakat terdampak bencana yang masih membutuhkan.

Insiden ini menyoroti pentingnya koordinasi dan transparansi data dalam penanganan bencana berskala besar. Meski ada perbedaan informasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, langkah pengecekan bersama TNI-Polri diharapkan dapat memberikan kejelasan dan memastikan bantuan menyasar kepada yang paling membutuhkan.

Baca Juga :  Kabel Ilegal di Ponorogo Ancam Keselamatan, DPUPKP Siap Ambil Tindakan

 

Berita Terkait

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan

Berita Terkait

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Berita Terbaru

Cara Membuat Video AI Gratis di Tahun 2026

Teknologi

Cara Membuat Video AI Gratis di Tahun 2026 dengan Mudah

Monday, 26 Jan 2026 - 15:49 WIB

Layvin Kurzawa bergabung dengan Persib Bandung

Olahraga

Layvin Kurzawa Mantan Bek PSG, Resmi Perkuat Persib Bandung

Monday, 26 Jan 2026 - 14:58 WIB