Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Pemanggilan KPK Terkait Dugaan Korupsi di DJKA Kemenhub

- Redaksi

Saturday, 17 August 2024 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Diberitakan bahwa Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memastikan kehadirannya dalam pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK untuk memberikan keterangan terkait dugaan korupsi dalam proyek pembangunan dan perawatan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Hasto menegaskan bahwa ia akan hadir untuk memberikan penjelasan mengenai alasan nomor teleponnya bisa terhubung dengan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga akan menjelaskan perannya sebagai sekretaris tim pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Hal ini disampaikannya di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, pada hari Sabtu. Hasto menegaskan bahwa ia berkomitmen memberikan keterangan secara terbuka kepada penyidik KPK,

Baca Juga :  Yenny Wahid Gabung TPN Ganjar-Mahfud, Ridwan Kamil Bidikan Berikutnya

termasuk jika diminta menjelaskan terkait dana kampanye Pilpres 2019. Ia menyatakan kesiapannya untuk menjawab semua pertanyaan KPK, termasuk laporan mengenai seluruh dana kampanye.

Pemanggilan Hasto sebagai saksi oleh KPK terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di DJKA Kemenhub awalnya dijadwalkan pada Jumat, 16 Agustus 2024.

Namun, pada 12 Agustus 2024, Hasto mengajukan permohonan penjadwalan ulang menjadi Kamis, 15 Agustus 2024. Alasan permohonan tersebut adalah karena Hasto memiliki jadwal kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan pada tanggal 16 Agustus 2024.

Namun, permohonan tersebut tidak dapat dipenuhi karena berbenturan dengan agenda KPK sehingga pemeriksaannya ditunda.

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, membenarkan bahwa permohonan Hasto untuk penjadwalan ulang diterima, namun baru bisa dilaksanakan pada Selasa, 20 Agustus 2024.

Baca Juga :  Setelah Penantian Panjang, 100 Truk Bantuan Akhirnya Dapat Masuk ke Gaza

Hasto sendiri telah mengunjungi KPK pada hari Kamis, 15 Agustus 2024, untuk memastikan penjadwalan ulang tersebut.

Pada kesempatan terpisah, Hasto menjelaskan alasan pembatalan kehadirannya pada tanggal 16 Agustus 2024 adalah karena bertepatan dengan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo serta diskusi bedah buku yang dihadirinya di Museum Multatuli bersama sejumlah tokoh, termasuk Airlangga Pribadi, Bonnie Triyana, dan Rocky Gerung.

Sebagai tambahan informasi, KPK saat ini sedang mendalami kasus dugaan korupsi dalam pembangunan dan perawatan jalur kereta api di DJKA Kemenhub.

Kasus ini terus berkembang karena dugaan korupsi terjadi di berbagai proyek pembangunan jalur kereta, baik di wilayah Jawa, Sumatera, maupun Sulawesi.

Baca Juga :  Korban Glodok Plaza Kembali Ditemukan, Jumlah Tewas jadi 12

Kasus ini bermula dari suap yang diberikan oleh Dion Renato Sugiarto dari PT Istana Putra Agung (IPA) kepada Bernard Hasibuan,

PPK di Balai Teknik Perkeretaapian Semarang, serta Kepala BTP Kelas 1 Semarang, Putu Sumarjaya.

Penyelidikan kemudian mengungkap bahwa praktek suap ini meluas ke proyek-proyek lain di wilayah Jawa Barat, Sumatera, dan Sulawesi.

Nilai suap yang diberikan bervariasi dan didasarkan pada persentase dari nilai proyek yang mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah.***

Berita Terkait

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terkait

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 10:56 WIB

Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!

Berita Terbaru

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Teknologi

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Saturday, 28 Feb 2026 - 12:53 WIB