Ridwan Kamil Pertimbangkan Kelanjutan Reklamasi, Ini Alasannya!

- Redaksi

Sunday, 1 September 2024 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ridwan Kamil
(Dok. ist)

Ridwan Kamil (Dok. ist)

Swarawarta.co.id – Reklamasi Teluk Jakarta menjadi topik panas yang menyita perhatian publik, terutama selama masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hingga Gubernur Anies Baswedan.

Kini, calon gubernur Jakarta untuk pemilu 2024, Ridwan Kamil, berencana mempertimbangkan kembali kelanjutan reklamasi di Teluk Jakarta.

“Nanti itu (reklamasi) kalau sudah program teknis, saya kaji. Dibahas lebih khususnya,” kata Ridwan Kamil usai pemeriksaan kesehatan sebagai kandidat cagub Jakarta di RSUD Tarakan, Jakarta, Sabtu (31/8/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek reklamasi ini sempat digagas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada era Gubernur Ahok, namun dibatalkan oleh Gubernur Anies Baswedan.

Meski demikian, Mahkamah Agung akhirnya memutuskan agar Pemprov DKI Jakarta menerbitkan izin reklamasi untuk Pulau G.

Baca Juga :  Miris, Siswa SMP di Bogor jadi Korban Perundungan hingga Dipalak Tiap Hari

Sampai saat ini, Ridwan Kamil belum memberikan pernyataan lebih lanjut terkait reklamasi tersebut.

Namun, ia pernah menyatakan keinginannya untuk mewujudkan proyek Giant Sea Wall.

“Akan ada giant sea wall, supaya banjir dari utara, kan banjir terbagi dua ya, air dari selatan, Bogor ke sini, dan air dari utara naik. Nah, giant sea wall itu gimana menyelesaikan masalahnya kan, kira-kira begitu. Nah, jadi saya akan membagi visi misi itu dua intinya. Menyelesaikan keberfungsian masalah rutin, tapi melakukan lompatan terobosan hal-hal baru untuk Jakarta,” tutur Ridwan Kamil di DPD Partai Demokrat Jakarta, Jumat (23/8) pekan lalu.

Gagasan proyek Giant Sea Wall sebelumnya juga pernah disampaikan oleh Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Presiden terpilih melalui Pilpres 2024.

Baca Juga :  Ismail Haniyeh Meninggal Dunia di Iran: Investigasi Serangan oleh IRGC

Partai Gerindra saat ini mendukung pencalonan Ridwan Kamil di Jakarta. Dalam sebuah seminar nasional bertajuk ‘Strategi Perlindungan Kawasan Pulau Jawa melalui Pembangunan Tanggul Pantai dan Tanggul Laut (Giant Sea Wall)’, Prabowo menekankan pentingnya komitmen para pemimpin politik di Indonesia untuk proyek ini.

Prabowo percaya bahwa pembangunan Giant Sea Wall akan memberikan dampak jangka panjang, dan ia tidak ingin kawasan pesisir di sekitar Pulau Jawa terendam akibat terus meningkatnya permukaan air laut.

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB