Hal-hal yang Bisa Dilakukan Saat Anak Tantrum

- Redaksi

Sunday, 23 June 2024 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Menghadapi tantrum bisa menjadi tantangan yang sangat sulit, terutama ketika terjadi di saat-saat yang tidak terduga.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat anak mengalami tantrum, sulit untuk berkomunikasi secara rasional karena Emosi yang sedang memuncak.

Oleh karena itu, penting untuk menciptakan suasana yang tenang dan tetap mengendalikan situasi.

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi tantrum anak:

Hal pertama yang harus dilakukan orang tua adalah tetap berlaku tenang.

Jangan terpancing untuk marah atau berteriak kepada anak. Teriakan dan kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah, malah akan menambah ketidakamanan bagi anak dan memberi contoh buruk.

BACA JUGA: Asal Mula dan Penyebab Tantrum pada Anak Usia Dini

Menunjukkan ketenangan dapat membantu anak merasa lebih aman dan akhirnya lebih tenang.

Jangan memukul anak karena memukul bukanlah solusi yang tepat.

Baca Juga :  Branch Counseling Center: Pusat Kesehatan Mental dan Konseling Terpercaya di Williamsburg

Tindakan ini menunjukkan bahwa Anda kehilangan kendali dan memberikan pesan yang salah kepada anak.

Anak mungkin akan meniru perilaku tersebut dan menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri di masa mendatang.

Sebaliknya, cobalah untuk menggunakan pendekatan yang lebih lembut dan penuh pengertian.

Saat anak sedang mengalami tantrum, mereka berada dalam keadaan emosi yang tinggi dan tidak dapat mendengarkan dengan baik.

Berusaha menjelaskan atau berdebat dengan mereka pada saat itu biasanya tidak efektif. Tunggu sampai mereka lebih tenang sebelum mulai berbicara tentang perilaku mereka.

BACA JUGA: Mengatasi Tantrum Anak: Memahami Alasan dan Cara Tepat Menanggapi

Terkadang, sentuhan yang lembut atau pelukan bisa membantu menenangkan anak yang sedang tantrum.

Sentuhan fisik yang lembut bisa memberikan rasa aman dan mengurangi stres mereka.

Baca Juga :  Faktor Genetik dalam Mikrosefali: Wawasan dari Penelitian Terbaru

Namun, jika anak menolak disentuh, jangan memaksakan. Biarkan mereka memiliki ruang mereka sendiri sampai mereka siap untuk didekati.

Mengalihkan perhatian anak ke sesuatu yang lain bisa menjadi cara efektif untuk menghentikan tantrum.

Anda bisa mencoba menawarkan mainan favorit mereka, mengajaknya bermain, atau mengalihkan perhatian mereka ke aktivitas lain yang mereka sukai.

Pengalihan ini bisa membantu mengurangi intensitas emosi mereka dan membuat mereka lebih mudah diatur.

Jika tantrum terjadi di rumah, berikan anak waktu untuk menenangkan diri di tempat yang aman dan nyaman.

Jangan meninggalkan mereka sendirian, tetapi biarkan mereka memiliki ruang untuk melepaskan emosi mereka.

Setelah mereka mulai tenang, Anda bisa mulai berbicara dengan mereka dengan lembut tentang apa yang terjadi dan bagaimana cara yang lebih baik untuk mengungkapkan perasaan mereka.

Baca Juga :  Warga Ujungberung Bandung Protes, Tolak Penyebaran Wolbachia

Konsistensi sangat penting dalam mengatasi tantrum. Pastikan Anda dan orang lain yang merawat anak (seperti pasangan atau pengasuh) menggunakan pendekatan yang sama dalam menghadapi tantrum.

Ini membantu anak memahami batasan dan ekspektasi dengan lebih baik.

Setelah anak tenang, gunakan kesempatan ini untuk mengajarkan mereka cara mengungkapkan emosi dengan cara yang lebih baik.

Beri mereka kata-kata untuk mengekspresikan perasaan mereka dan ajarkan mereka teknik-teknik sederhana seperti bernapas dalam-dalam atau menghitung sampai sepuluh.

Mengatasi tantrum memang membutuhkan kesabaran dan pengertian. Dengan pendekatan yang tepat dan konsisten, anak akan belajar mengelola emosinya dengan lebih baik dan tantrum akan berkurang seiring waktu.

Ingatlah bahwa setiap anak unik dan mungkin memerlukan strategi yang berbeda, jadi bersiaplah untuk menyesuaikan pendekatan Anda sesuai dengan kebutuhan anak.***

Berita Terkait

Mengupas Tuntas Kontroversi MSG: Apakah MSG Aman Dikonsumsi atau Simpan Bahaya Tersembunyi?
Apakah GERD Bisa Menyebabkan Kematian? Simak Fakta dan Risikonya di Sini!
Apa Itu Virus Nipah? Mengenal Bahaya, Gejala, dan Cara Pencegahannya
Apakah ISK Bisa Sembuh Sendiri? Ini Jawaban Medis yang Perlu Anda Ketahui
5 Buah yang Tidak Baik untuk Penderita Ginjal: Waspadai Kandungan Kaliumnya
Daftar Lengkap: Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Apa Saja?
Kenapa Habis Makan Ngantuk? Ini Penjelasan Medis dan Cara Mengatasinya
Cara Membersihkan Darah Kotor Penyebab Gatal yang Perlu Anda Pahami

Berita Terkait

Monday, 2 February 2026 - 12:15 WIB

Mengupas Tuntas Kontroversi MSG: Apakah MSG Aman Dikonsumsi atau Simpan Bahaya Tersembunyi?

Wednesday, 28 January 2026 - 14:37 WIB

Apakah GERD Bisa Menyebabkan Kematian? Simak Fakta dan Risikonya di Sini!

Tuesday, 27 January 2026 - 06:30 WIB

Apa Itu Virus Nipah? Mengenal Bahaya, Gejala, dan Cara Pencegahannya

Sunday, 25 January 2026 - 13:47 WIB

Apakah ISK Bisa Sembuh Sendiri? Ini Jawaban Medis yang Perlu Anda Ketahui

Thursday, 22 January 2026 - 15:08 WIB

5 Buah yang Tidak Baik untuk Penderita Ginjal: Waspadai Kandungan Kaliumnya

Berita Terbaru

Apa Itu Thanksgiving dan Maknanya

Pendidikan

Mengenal Lebih Dekat: Apa Itu Thanksgiving dan Maknanya?

Friday, 6 Feb 2026 - 15:03 WIB

Apakah Merokok Membatalkan Wudhu?

Pendidikan

Apakah Merokok Membatalkan Wudhu? Simak Penjelasan Lengkapnya

Friday, 6 Feb 2026 - 14:49 WIB

Cara Cek KIS Aktif atau Tidak

Teknologi

Cara Cek KIS Aktif atau Tidak: Begini Panduan Lengkapnya!

Friday, 6 Feb 2026 - 10:47 WIB