Rekayasa Lalu Lintas di Bali untuk Menghindari Kemacetan saat Nataru

- Redaksi

Wednesday, 25 December 2024 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekayasa Lalu Lintas di Bali (Dok. Ist)

Rekayasa Lalu Lintas di Bali (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Polda Bali akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di beberapa wilayah di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Bali.

Hal ini dilakukan dengan mengerahkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas di titik-titik rawan macet.

Menurut Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, pihak kepolisian bekerja sama dengan Polresta Denpasar dan Polres Badung untuk mengurai kemacetan di kawasan seperti Pantai Kuta, Canggu, dan Kota Denpasar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polda Bali bersama Polresta Denpasar dan Polres Badung menerjunkan personel yang nantinya akan disebar di beberapa kawasan yang sering terjadi kemacetan untuk mengurai kepadatan,” kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Selasa (24/12).

Baca Juga :  Begini Cara Terbaru Cekbansos.kemensos.go.id: Pastikan Bantuan Anda Cair

Selain itu, petugas juga akan memanfaatkan kantong-kantong parkir untuk menghindari parkir sembarangan yang bisa memperburuk situasi.

Sebanyak 191 personel dikerahkan sejak 20 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025, dengan pembagian shift siang dan malam.

Polda Bali fokus pada pengamanan tempat ibadah, objek wisata, dan terutama kawasan-kawasan rawan kemacetan seperti jalan tol menuju Bandara Ngurah Rai, Garuda Wisnu Kencana (GWK), dan Kuta.

“Untuk fokus pengamanan kali ini selain tempat ibadah, obyek wisata adalah mengantisipasi kemacetan yang sering terjadi di titik- titik yang dianggap rawan dan sering terjadi kemacetan terutama di seputaran tol arah bandara atau Tol Bali Mandara dan di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, kawasan Canggu, Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan di wilayah Kuta,” kata Jansen.

Baca Juga :  Ribuan Buruh Sritex akan Gelar Aksi di Jakarta, Dukung Operasional Perusahaan Tetap Berjalan

Jansen mengimbau masyarakat untuk menghindari daerah-daerah yang diprediksi akan mengalami kemacetan parah, seperti sekitar jalan tol arah bandara. Jika ada masalah di jalan tol, pengendara diminta mengikuti petunjuk petugas.

Untuk memastikan kelancaran, beberapa langkah rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan meliputi:

Alternatif 1:

1. Arus lalu lintas di Simpang Tahura dekat Pura Karangasem akan dialihkan ke underpass utara Taman Hutan Raya.

2. Kendaraan dari Bandara Ngurah Rai akan diarahkan menuju tol, Nusa Dua, atau Dewa Ruci.

3. Penutupan akses di beberapa jalan di Desa Kelan dan sekitar Tahura.

4. Kendaraan yang menuju bandara akan mendapatkan prioritas di lampu merah di Benoa Square.

Alternatif 2:

1. Arus dari Simpang Sanggaran akan dialihkan menuju Tol Bali Mandara.

Baca Juga :  Menteri Lingkungan Hidup Tutup Paksa Tiga Pabrik Limbah Berbahaya di Tangerang

2. Pengalihan lalu lintas di Simpang Flores II untuk kendaraan menuju Bandara dan Denpasar akan menggunakan Jalan Tol Bali Mandara.

3. Pengalihan juga dilakukan di Simpang Dewa Ruci menuju Tol Bali Mandara.

4. Penutupan jalan di beberapa titik di Tuban, Kuta, dan sepanjang Jalan Raya Tuban.

Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Bandara Ngurah Rai:

1. Arus keluar dari Gate Utara Bandara akan diarahkan menuju Jalan Dewi Sartika.

2. Penutupan median jalan di sepanjang jalur Bandara Ngurah Rai.

3. Arus dari utara di Kuta akan dialihkan menuju Jalan Kediri.

4. Perpanjangan interval di lampu lalu lintas Tuban dari arah bandara.

Dengan rekayasa lalu lintas ini, diharapkan kemacetan selama perayaan Nataru dapat diminimalisir, dan perjalanan masyarakat dapat lebih lancar.

Berita Terkait

Menjawab Penasaran: Apakah PPPK Paruh Waktu Dapat THR di Tahun 2026?
Panduan Lengkap! Cara Lapor SPT Tahunan PNS di Coretax dengan Mudah
20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan
Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”
Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”
5 Adegan Video Amalia Mutya yang Viral di TikTok, Nomor 3 Bikin Netizen Tak Bisa Berkedip
Heboh! Isi Link Video Cukur Kumis 3 Menit 51 Detik yang Viral di TikTok, Ternyata Isinya Mengejutkan!
Full Video Nay TikTok Diduga Bocor! Netizen Heboh Sebut Isinya Pink Banget, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?

Berita Terkait

Monday, 23 February 2026 - 11:05 WIB

Menjawab Penasaran: Apakah PPPK Paruh Waktu Dapat THR di Tahun 2026?

Monday, 23 February 2026 - 09:23 WIB

Panduan Lengkap! Cara Lapor SPT Tahunan PNS di Coretax dengan Mudah

Sunday, 22 February 2026 - 17:14 WIB

20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan

Sunday, 22 February 2026 - 14:34 WIB

Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”

Friday, 20 February 2026 - 21:43 WIB

Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”

Berita Terbaru