Jelang Pemilu 2024, Kominfo Berupaya Mengurangi Angka Golput

- Redaksi

Wednesday, 6 December 2023 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Pemilu 2024, Kominfo Berupaya Mengurangi Angka Golput.

SwaraWarta.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika
(Kominfo) sedang berupaya mengurangi angka Golongan Putih (Golput) serta suara
tidak sah pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Pemilu 2019, kita lihat angka tersebut mencapai 11
persen, suatu angka yang cukup menggetarkan hati.

Melalui diseminasi informasi yang terbagi dalam tiga babak,
yakni Pra Pemilu, Saat Pemilu, dan Pascapemilu, Kominfo berharap bisa mengubah
persentase tersebut.

“Sebenarnya, Pemilu 2019 itu partisipasi politiknya
lumayan tinggi, hampir 82 persen, tapi sayangnya ada 11 persen suara yang tidak
sah. Ini tinggi, lho,” ungkap sang Kapten Kominfo, Direktur Jenderal
Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo, Usman Kansong, dalam
konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Senin (4/12/2023), sembari
tersenyum.

Baca Juga :  Puan Maharani Hadiri Retret Kepala Daerah di Akmil, Dukung Pembangunan Merata

Pada babak Pra Pemilu, upaya dilakukan dengan merangkul
seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan Golput.

Usman Kansong menekankan betapa pentingnya setiap suara
dalam menentukan masa depan bangsa.

“Jadi, kita ini seperti guru-guru cinta, ajak
masyarakat untuk memberikan suara dengan hati yang tulus. Biar suaranya sah,
jangan sia-sia,” tandasnya dengan semangat.

Sementara itu, pada babak Saat Pemilu, Kementerian Kominfo
berupaya menciptakan suasana yang nyaman dan aman mulai dari proses pemilihan
hingga penghitungan suara.

Mereka mengajak masyarakat untuk menjadi garda terdepan
dalam menjaga ketertiban selama proses Pemilu.

Pada babak Pascapemilu, Kominfo ingin menyelipkan pesan
persatuan di tengah beragam pilihan.

Melalui iklan layanan masyarakat (ILM) yang mengusung pesan
bahwa perbedaan pilihan hanya sementara, sementara persaudaraan abadi, mereka
berharap bisa menciptakan suasana damai pasca Pemilu.

Baca Juga :  Ciri-ciri Jamur Liar Beracun, Jangan Sampai Dibawa Pulang Kerumah!

Tak hanya itu, Kominfo juga menyusun pasukan khusus, Satuan
Tugas (Satgas) antihoaks, untuk mengatasi informasi-informasi yang berpotensi
menyebarkan kebencian, provokasi, atau kebohongan yang dapat menggoyahkan
ketertiban umum selama Pemilu 2024.

Upaya serupa juga dilakukan dalam memantau hoaks dan menjaga
netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diselenggarakan bersama dengan
Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Ingat ya, untuk ASN, hanya nge-like aja dilarang.
Jangan sekali-kali nge-like kampanye di media sosial. Oktober 2023 lalu, KASN
dan Ditjen Aptika sudah menandatangani MoU untuk memastikan netralitas,”
seru Dirjen IKP Kominfo sembari menyipitkan matanya.

Dengan langkah-langkah kreatif ini, Kominfo berharap Pemilu
Serentak 2024 akan menjadi peristiwa yang penuh kedamaian dan keberagaman,
serta tentunya, lebih rendah persentase Golput dan suara tidak sah.

Baca Juga :  Jelang Pemilu, Guru Besar ITS Singgung Damai

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru