Mengenal Kurikulum Merdeka

- Redaksi

Saturday, 2 November 2024 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto: Facebook @Sona Maulana Muhammad


Swarawarta.co.id – Tahun ajaran baru sudah dimulai. Metode pendidikan dengan basis Kurikulum Merdeka masih menjadi landasan proses pengajaran para siswa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun Kurikulum Meredeka secara lebih spesifik merupakan kurikulum dengan konsep pembelajaran intrakurikuler yang beragam, dengan penggunaan konten didik di mana anak didik memiliki cukup banyak waktu untuk mendalami konsepnya hingga pada perkembangannya, bisa menguatkan kompetensi para anak didik itu sendiri.


Dalam proses pembelajaran pada Kurikulum Merdeka, para guru diberikan kebebasan yang luas untuk memilih perangkat pendukung mana yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran tersebut sesuai kebutuhan.


Kurikulum Meredeka ini juga mengusung tema penguatan profil pelajar Pancasila sebagai landasan utama pembelajaran di luar tema yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.


Kurikulum Merdeka lebih bisa diartikan sebagai konsep Merdeka dan Belajar. Atau dengan kata lain konsep pembelajaran kepada anak didik sangat disesuaikan dengan minat dan bakat masing-masing anak didik.


Penerapan Kurikulum Merdeka mencakup semua jenjang pendidikan yang di Indonesia, dari mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah tingkat Pertama.


Juga termasuk Sekolah Menengan Tingkat Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Pendidikan Khusus, serta Pendidikan untuk jenjang Kesetaraan.


Bukan hanya itu, dalam konsep Kurikulum Merdeka, satuan pendidikan menentukan pilihan yang berdasar pada angket kesiapan implementasi menyangkut kesiapan guru, tenaga pendidik lainnya, serta satuan pendidikan dalam pengembangan kurikulum.


Sebagai dasar hukum dari pembentukan Kurikulum Merdeka ini merujuk kepada beberapa ketetapan perundang-undangan yang berlaku.


Baca Juga :  Ketua PGMNI Sebut Banyak Guru Madrasah yang digaji Rp 50.000 per Bulan

Regulasi yang dilakukan merunut pada perundang-undangan seperti berikut, yakni:

– Undang-Undang Nomor 20 tahun ketetapan 2003 yang membahas tentang Sistem Pendidikan Nasional


– Peraturan Pemerintah Nomor 57 tahun 2020 yang membahas tentang Standar Nasional Pendidikan di Indonesia.


– Peraturan Pemerintah Nomor 4 tahun 2022 yang membahas tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 tahun 2020 yang membahas tentang Standar Nasional Pendidikan.


– Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi nomor 5 tahun 2022 yang membahas tentang Standar Kompetensi Lulusan.


– Dan peraturan perundang-undangan lainnya.


Dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, terdapat beberapa strategi implementasi jalur mandiri yang meliputi:

1. Rute Adopsi Kurikulum Merdeka Secara Bertahap.


2. Menyediakan asesmen dan perangkat ajar yang mengadopsi konsep High Touch, pendekatan strategi yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi sebagai basik pendidikan.


3. Menyediakan fasilitas Pelatihan Mandiri dan Sumber Belajar Guru dan tim pendidik lainnya.


4. Menyediakan Narasumber Kurikulum Merdeka yang punya kompetensi di bidangnya.


5. Memfasilitasi pengembangan Komunitas Belajar.


Kurikulum Merdeka masih akan terus diterapkan di sekolah-sekolah hingga kurikulum baru dirumuskan kembali sebagai pengganti.

Pewarta: Utep 
Editor: Galih Sandy
COPYRIGHT © Swarawarta
Sumber: kurikulum.kemendikbud.go.id

Baca Juga :  Apa yang Dimaksud dengan Recycle? Pengertian, Manfaat, dan Cara Melakukannya

Berita Terkait

Berdasarkan Video yang Bapak/Ibu Simak, Bagaimana Respon atau Pendapat Bapak/Ibu Terhadap Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat?
Setelah Mengetahui Konsep Casel, Bagaimana Anda Mengembangkan Aktivitas yang Mengakomodasi Casel dalam Pembelajaran Anda di Kelas Anda Dihadapkan pada Kasus Tertentu?
Bagaimana Anda Memandang Pentingnya Penyusunan Rancangan Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional? Simak Penjelasannya!
Manakah dari Berikut Ini yang Bukan Merupakan Komponen dari Model Experiential Learning Kolb? Mari Kita Bahas Secara Lengkap!
Pendidikan Budi Pekerti Harus Seleras dengan Nilai-nilai Pancasila, Bagaimana Ki Hadjar Dewantara Menjelaskan Tentang Budi Pekerti?
Bapak Ibu Guru yang Bersemangat, Bagaimana Kita Dapat Membuat Lingkungan Sekolah Menjadi Lebih Sejahtera?
Kunci Jawaban Coklat Bagaimana MPLS yang Perlu Kamu Ketahui
Jawaban Coklat Kucing MPLS: Arti Teka-Teki yang Bikin Penasaran!

Berita Terkait

Saturday, 11 July 2026 - 16:40 WIB

Berdasarkan Video yang Bapak/Ibu Simak, Bagaimana Respon atau Pendapat Bapak/Ibu Terhadap Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat?

Saturday, 11 July 2026 - 10:49 WIB

Setelah Mengetahui Konsep Casel, Bagaimana Anda Mengembangkan Aktivitas yang Mengakomodasi Casel dalam Pembelajaran Anda di Kelas Anda Dihadapkan pada Kasus Tertentu?

Saturday, 11 July 2026 - 10:38 WIB

Bagaimana Anda Memandang Pentingnya Penyusunan Rancangan Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional? Simak Penjelasannya!

Friday, 10 July 2026 - 15:24 WIB

Manakah dari Berikut Ini yang Bukan Merupakan Komponen dari Model Experiential Learning Kolb? Mari Kita Bahas Secara Lengkap!

Friday, 10 July 2026 - 15:07 WIB

Pendidikan Budi Pekerti Harus Seleras dengan Nilai-nilai Pancasila, Bagaimana Ki Hadjar Dewantara Menjelaskan Tentang Budi Pekerti?

Berita Terbaru