TNI AL dan PT PAL Berhasil Uji Penembakan dari Kapal Selam Tanpa Awak

- Redaksi

Friday, 31 October 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL dan PT PAL Berhasil Uji Penembakan dari Kapal Selam Tanpa Awak

TNI AL dan PT PAL Berhasil Uji Penembakan dari Kapal Selam Tanpa Awak

SwaraWarta.co.id – Kapal Selam Otonom (KSOT) ini merupakan inovasi strategis yang 100 persen didesain dan diproduksi oleh anak bangsa melalui PT PAL Indonesia.

Menteri Pertahanan menyatakan bahwa ini menjadikan Indonesia sebagai negara keempat di dunia yang mampu memproduksi kapal selam otonom, setelah Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok.

Keberhasilan uji tembak torpedo yang digelar di Koarmada II, Surabaya, pada 30 Oktober 2025, menjadi bukti nyata kemajuan industri pertahanan nasional. Torpedo yang ditembakkan dari KSOT berhasil menjalankan programnya sendiri untuk mencari sasaran setelah keluar dari peluncur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manfaat dan Rencana Pengembangan

Kehadiran KSOT membawa berbagai manfaat strategis, terutama dalam efisiensi personel, material, dan waktu operasi. Kapal tanpa awak ini dirancang untuk memperkuat kemampuan tempur TNI AL dan akan ditempatkan di berbagai choke point atau titik sempit strategis di perairan Indonesia.

Baca Juga :  Babak Baru Kasus Vina, Salah Satu Terpidana yang Sudah Bebas Mengaku Salah Tangkap

Pemerintah menargetkan akuisisi 30 unit KSOT pada tahun 2026 untuk memperkuat pertahanan laut nasional. KSOT tidak hanya berfungsi sebagai platform serang, tetapi juga memiliki varian untuk misi surveillance (pengawasan) dan decoy/assist (mengelabui atau mendukung).

Teknologi KSOT berbasis kecerdasan buatan (AI) dan dioperasikan melalui Autonomous Submarine Command Center (ASCC) dengan menggunakan frekuensi radio langsung atau satelit.

Ketika telah dilengkapi dengan sensor yang canggih, KSOT mampu mencari sasarannya secara mandiri.

Dukungan dari pimpinan tertinggi negara juga sangat kuat. Presiden Prabowo Subianto memantau langsung uji coba ini dari Jakarta dan menyampaikan pesan agar pengembangan KSOT ini “harus sukses dan harus berhasil”.

Kesuksesan pengembangan dan uji tembak KSOT bukan sekadar prestasi teknologi, melainkan sebuah tonggak sejarah menuju kemandirian alat utama sistem pertahanan Indonesia.

Baca Juga :  Diskon Tiket hingga 80%: Garuda Indonesia dan Bank Mandiri Gelar Garuda Indonesia Sales Office Travel Fair 2024

Dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai lebih dari 50% dan terus ditingkatkan, PT PAL Indonesia menunjukkan komitmennya dalam membangun kedaulatan pertahanan yang mandiri.

Inovasi ini membuka babak baru bagi pertahanan laut Indonesia, menuju kekuatan laut modern yang efisien dan disegani.

 

Berita Terkait

Cara Gadai Emas di Pegadaian Terbaru (2026): Syarat, Biaya, Bisa Offline atau Online
Cara Daftar Jadi Karyawan MBG (Makan Bergizi Gratis): Syarat Lengkap dan Panduannya!
Doni Salmanan Bebas Bersyarat, ‘Crazy Rich’ Akhirnya Hirup Udara Bebas
Cara Cek Lokasi UTBK 2026 Terbaru: Strategi Anti-Panik Agar Ujian Lancar!
Harga Tiket Pesawat Mengalami Kenaikan Signifikan: Penyebab dan Dampaknya
Lupa Bayar? Segini Rincian Berapa Denda Pajak Motor Telat 1 Hari Terbaru
3 Penyebab Harga Plastik Naik: Faktor Global dan Domestik yang Perlu Dipahami
Cara Melihat Pengumuman SPAN PTKIN 2026 Jalur Prestasi Tanpa Ribet

Berita Terkait

Sunday, 12 April 2026 - 14:10 WIB

Cara Gadai Emas di Pegadaian Terbaru (2026): Syarat, Biaya, Bisa Offline atau Online

Saturday, 11 April 2026 - 10:10 WIB

Cara Daftar Jadi Karyawan MBG (Makan Bergizi Gratis): Syarat Lengkap dan Panduannya!

Saturday, 11 April 2026 - 07:09 WIB

Doni Salmanan Bebas Bersyarat, ‘Crazy Rich’ Akhirnya Hirup Udara Bebas

Friday, 10 April 2026 - 10:18 WIB

Cara Cek Lokasi UTBK 2026 Terbaru: Strategi Anti-Panik Agar Ujian Lancar!

Thursday, 9 April 2026 - 09:23 WIB

Harga Tiket Pesawat Mengalami Kenaikan Signifikan: Penyebab dan Dampaknya

Berita Terbaru