Aperti BUMN Buka Beasiswa untuk Lulusan SMA/SMK, Pendaftaran Sampai 16 Juni 2025

- Redaksi

Tuesday, 3 June 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Aliansi Perguruan Tinggi BUMN (Aperti BUMN) kembali membuka kesempatan beasiswa bagi lulusan SMA, SMK, dan sederajat.

Tahun ini, lebih dari 300 beasiswa disiapkan untuk calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Pendaftaran dibuka mulai sekarang dan akan ditutup pada 16 Juni 2025.

Ketua Umum Aperti BUMN, Iwa Garniwa, menjelaskan bahwa program ini terbuka bagi siswa yang lulus pada tahun 2024 dan 2025.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beasiswa yang diberikan terdiri dari dua jenis, yaitu beasiswa penuh yang menanggung seluruh biaya pendidikan, dan beasiswa parsial yang hanya menanggung sebagian dari total biaya.

Pendaftaran beasiswa ini berlaku untuk jenjang diploma, strata satu (S-1), hingga program magister, tergantung kebijakan masing-masing perguruan tinggi. Namun, peserta hanya boleh memilih satu kampus sebagai tujuan studi.

Baca Juga :  Dukungan Anies ke Pramono-Rano Tidak Pengaruhi Semangat Koalisi RIDO

Program beasiswa ini tidak hanya menilai prestasi akademik, tetapi juga mempertimbangkan prestasi non-akademik seperti olahraga atau kegiatan ekstrakurikuler lainnya.

Menurut Iwa, semua bentuk prestasi siswa akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses seleksi, termasuk mereka yang pernah menjuarai lomba basket, taekwondo, atau bidang lain di luar pelajaran sekolah.

“Semua prestasi siswa akan menjadi bahan pertimbangan kami,” kata Ketua Umum Aperti BUMN Iwa Garniwa di Jakarta, Senin.

Ada enam perguruan tinggi yang tergabung dalam Aperti BUMN. Di antaranya adalah Politeknik Semen Indonesia (Polteksi), Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Universitas Pertamina (UPER), Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), Institut Teknologi PLN (ITPLN), serta Telkom University (Tel-U). Masing-masing kampus menyediakan kuota beasiswa yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Maarten Paes Hadapi Lionel Messi dalam Laga FC Dallas vs Inter Miami di MLS

Sebagai contoh, Telkom University menyediakan total 55 beasiswa, dengan rincian 25 beasiswa penuh dan 30 beasiswa parsial.

Sementara itu, Institut Teknologi PLN menyediakan 5 beasiswa penuh dan 100 beasiswa parsial. Universitas Pertamina, Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, serta Institut Teknologi Telkom Surabaya juga turut menyediakan beasiswa sesuai dengan kuota masing-masing.

Iwa Garniwa berharap program beasiswa ini dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Indonesia.

Ia menegaskan bahwa kampus-kampus BUMN memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja dan mampu bersaing di dunia industri, dengan keterampilan dan mutu yang unggul.

Berita Terkait

Apa Sebutan untuk Suit di Negara Jepang? Mengenal Jan-Ken-Pon Lebih Jauh
Apa yang dimaksud dengan Menyesuaikan Pendidikan Sesuai Kodrat Alam? Simak Pembahasannya!
Apa yang Dimaksud dengan MBG Lansia? Mengenal Program Makan Bergizi Gratis
Apa Pendapat Kalian dengan Adanya MBG untuk Lansia? Apakah Kalian Setuju atau Tidak, dan Jelaskan Alasannya!
Mengapa Sikap Mandiri Penting Dimiliki oleh Seorang Murid? Mari Kita Bahas!
Berikan Contoh Penerapan Kolaborasi dalam Kegiatan Belajar di Sekolah?
Bagaimana Cara Murid Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tuntutan Belajar dan Pergaulan?
Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Benar

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 11:00 WIB

Apa Sebutan untuk Suit di Negara Jepang? Mengenal Jan-Ken-Pon Lebih Jauh

Thursday, 5 February 2026 - 08:00 WIB

Apa yang dimaksud dengan Menyesuaikan Pendidikan Sesuai Kodrat Alam? Simak Pembahasannya!

Wednesday, 4 February 2026 - 14:35 WIB

Apa Pendapat Kalian dengan Adanya MBG untuk Lansia? Apakah Kalian Setuju atau Tidak, dan Jelaskan Alasannya!

Tuesday, 3 February 2026 - 16:58 WIB

Mengapa Sikap Mandiri Penting Dimiliki oleh Seorang Murid? Mari Kita Bahas!

Tuesday, 3 February 2026 - 14:38 WIB

Berikan Contoh Penerapan Kolaborasi dalam Kegiatan Belajar di Sekolah?

Berita Terbaru