| Pendukung Persija Jakarta / The Jak (Instagram/infokomjakmania) |
SwaraWarta.co.id – Pemkot Bekasi memberikan pernyataan terkait larangan pemakaian stadion Patriot. Hal ini merupakan salah satu buntut panjang yang terjadi akibat kericuhan selama pertandingan Persib VS Persija beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahmad Zarkasih selaku Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga mengungkapkan bahwa pemberian izin tersebut tidak akan diberikan kepada pertandingan dengan skala tinggi.
“Untuk pertandingan yang berpotensi timbul kerusuhan tidak akan diizinkan kembali seperti Persija vs Persib, Persebaya dan Arema. Tapi hanya (pertandingan) tensi tinggi saja,” ungkap Zarkasih kepada awak media.
Kendati demikian, Pemkot Bekasi tetap memberikan izin terkait pertandingan Persija dengan keamanan ketat.
“(Kalau pertandingan Persija Jakarta) masih (diperbolehkan) dan tentunya pengamanan lebih ketat,” sambung Zarkasih menambahkan.
Meskipun telah terjadi kericuhan saat pertandingan antara Persib dan Persija, Zarkasih mengungkapkan tidak ada kerusakan yang diakibatkan oleh insiden tersebut.
” Tidak ada kerugian, karena kerusuhannya di jalan (bukan dalam stadion Patriot),”
Tri Adhianto selaku walikota Bekasi mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan evaluasi terkait keamanan selama pertandingan Persija di wilayah tersebut.
Dikutip dari kompas Tri Adhianto mengungkapkan, “Saya sudah minta Kadispora pertandingan yang diadakan oleh Persija,”
Seperti yang kita ketahui Sabtu lalu telah terjadi kericuhan oleh The Jakmania setelah pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Kericuhan tersebut terjadi dalam BRI Liga 1 oleh suporter.
Berdasarkan pengamatan dari sejumlah media, kericuhan bermula saat wasit meniup peluit sebagai petanda bahwa pertandingan akan berakhir. Dari situ suporter the Jakmania banyak yang turun dari tribun dan memenuhi lapangan.
Diketahui, sembari menuruni tribun seluruh suporter the Jakmania menyanyikan lagu dengan nada provokatif kedua tim yang telah usai bertanding. Lagu provokatif tersebut ditunjukan kepada Timnya sendiri ataupun Tim Persija Jakarta.
Tidak sampai disitu saja, banyak juga anggota the Jakmania yang berada di pintu 17 stadion Patriot. Tampak juga beberapa orang yang merupakan anggota The Jakmania menyusuri jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.
Selang beberapa saat, terdapat beberapa pemuda yang menjadi bahan amukan massa. Sontak saja pemuda tersebut langsung diamankan oleh anggota The Jakmania. Untuk menghindari amukan massa, anggota The Jakmania membawa pemuda tersebut.
Tampaknya The Jak akan membawa pemuda yang jadi amukan massa tersebut ke pintu masuk 17 stadion Patriot. Hingga berita ini dimuat belum ada informasi secara resmi terkait penyebab kericuhan tersebut terjadi.
SwaraWarta.co.id - Mimpi Timnas Korea Selatan untuk melangkah jauh di ajang Piala Dunia 2026 resmi…
SwaraWarta.co.id - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) selalu menarik perhatian publik, terutama saat lembaga ini…
SwaraWarta.co.id – Berapa biaya kuliah PPG? Menjadi guru profesional yang tersertifikasi adalah impian banyak lulusan…
SwaraWarta.co.id - Kabar duka menyelimuti program pelatihan calon manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara masuk Ancor secara gratis? Siapa yang tidak tahu Taman Impian Jaya…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah kamu merasa bingung harus mendengarkan perintah dari siapa saat bekerja? Situasi ini…