Categories: BeritaFilmHukumViral

Terlibat Kasus Film Porno di Jaksel, 2 Tersangka Menikah di Kantor Polisi

Foto pernikahan SE dan AT di ruang penyidikan Polda Metro Jaya (Dok.Istimewa).

SwaraWarta.co.id – Perempuan berinisial SE dan seorang pria berinisial AT yang merupakan tersangka kasus film porno di Jaksel, ternyata memiliki hubungan spesial.

Keduanya melangsungkan pernikahan di ruang penyidik Polda Metro Jaya. SE dan AT diketahui terlibat dalam kasus film porno di Jaksel dan telah berstatus sebagai tahanan.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar SE dan AT yang melangsungkan pernikahan di kantor polisi, juga dibenarkan oleh Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak.

Menurut Ade Safitri, pernikahan tersebut memang benar dilakukan di ruang penyidik Polda Metro Jaya. Serta acara tersebut juga dihadiri oleh 5 orang.

“Pernikahan tersebut dilaksanakan di kantor penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dan dihadiri oleh 5 orang peserta, yaitu 1 orang penghulu, 2 orang saksi, 1 wali dari mempelai wanita, dan 1 orang lainnya,” ungkap Ade Safitri Simanjuntak.

Sebelumnya, SE ditetapkan sebagai tersangka atas keterlibatannya sebagai pemeran dan juga sekretaris dalam rumah produksi film porno di Jaksel.

Sementara itu, AT sendiri juga menjadi tersangka atas keterlibatannya sebagai sound engineering.

Lebih lanjut, Ade Safitri mengungkapkan bahwa pernikahan tersebut merupakan keinginan SE dan AT.

Meskipun keduanya berstatus sebagai tahanan, namun bukan berarti mereka tidak berhak melangsungkan pernikahan.

“Meski ditahan bukan berarti hak untuk menikah seseorang hilang. Semua tahanan yang tengah menyandang status tahanan tetap memiliki hak untuk menikah,” ungkap Ade Safitri, pada hari Senin, (1/10).

Selain itu, Ade Safitri Simanjuntak juga mengungkapkan bahwa Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan selalu memfasilitasi tahanan yang akan melangsungkan pernikahan.

“Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan selalu siap memfasilitasi tahanan yang punya keinginan untuk menikah,” ungkapnya.

Menurut Ade Safitri, pernikahan tahanan tidak akan dilarang selama tidak mengganggu proses penyidikan.

“Pernikahan yang dilakukan seorang tahanan tidak dilarang sepanjang tidak mengganggu proses penyidikan,” ungkapnya.

Pernikahan tahanan memang sengaja dilakukan di kantor polisi. Hal ini bertujuan agar tahanan tidak bisa melarikan diri.

“Sepanjang pernikahan tersebut dilangsungkan di kantor polisi tidak masalah karena lebih bertujuan untuk menjamin keamanan, seperti mencegah tahanan melarikan diri,” imbuhnya.

Menurut Ade Safitri Simanjuntak, keduanya juga mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian yang sudah memfasilitasi pernikahan tersebut.

SE dan AT sebenarnya sudah memiliki keinginan menikah sejak dulu. Bahkan niat tersebut sudah ada sebelum kasus mereka viral.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

SwaraWarta.co.id - Hari ini, pasar keuangan dikejutkan dengan pergerakan nilai tukar mata uang Garuda yang…

2 hours ago

Apa Saja Dampak dari Bencana Alam Terhadap Kehidupan Manusia? Simak Pembahasannya Kali Ini!

SwaraWarta.co.id - Apa saja dampak dari bencana alam terhadap kehidupan manusia? Bencana alam adalah fenomena…

3 hours ago

Sudah Siapkan Dokumen? Ini Panduan Lengkap Cara Membuat Akun SPMB SMA 2026!

SwaraWarta.co.id - Pendaftaran SPMB SMA 2026 untuk tahun ajaran baru telah dimulai. Bagi calon peserta…

4 hours ago

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

SwaraWarta.co.id - Kabar mengejutkan datang dari lembaga negara yang menangani nutrisi anak bangsa. Pada Rabu,…

5 hours ago

5 Cara Memulai Bisnis Produk Digital untuk Pemula di 2026, Kamu Wajib Coba!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara memulai bisnis produk digital? Di era digital yang berkembang pesat saat…

5 hours ago

Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!

SwaraWarta.co.id – Berapa jumlah gaji 13 Pensiunan? Kabar baik bagi para purnabakti aparatur sipil negara…

1 day ago