Categories: BeritaRegional

Amerika Minta Israel untuk Mengurangi Serangannya Ke Jalur Gaza

 

Amerika Minta Israel untuk Mengurangi Serangannya Ke Jalur Gaza.

SwaraWarta.co.idAmerika Serikat mendorong Israel untuk
mengadopsi pendekatan yang lebih cermat dalam menargetkan pemimpin Hamas di
Gaza, daripada menggunakan taktik pengeboman dan operasi darat massal.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional Gedung Putih,
menyatakan hal ini dalam kunjungannya ke Israel pada hari Jumat (15/12/2023).

Sullivan mengungkapkan, Perang ini akan mengalami transisi
ke fase berikutnya, yang lebih difokuskan pada penargetan pemimpin dan operasi
berbasis intelijen.

Rinciannya, termasuk kapan dan dalam kondisi apa fase
tersebut akan dimulai, akan dibahas melalui diskusi intensif antara AS dan
Israel.

Sullivan menekankan bahwa kondisi dan waktu menjadi poin
penting dalam pembicaraan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pemimpin
Israel, dan para komandan militer.

Sementara itu, militer Israel melaporkan insiden tragis di
mana mereka secara keliru membunuh tiga sandera warga Israel selama operasi
darat di Jalur Gaza.

Laksamana Muda Daniel Hagari, juru bicara utama militer,
menyatakan pasukan Israel mengidentifikasi mereka sebagai “ancaman”
tanpa sengaja.

Kematian mereka terjadi di wilayah Shijaiyah Kota Gaza, yang
menjadi saksi pertempuran sengit melawan militan Hamas. Hagari menegaskan bahwa
militer Israel merasa “kesedihan mendalam” dan tengah menyelidiki
insiden tersebut.

Yoav Gallant, Kepala Pertahanan Israel, memberitahu Sullivan
bahwa menghancurkan Hamas akan memakan waktu “lebih dari beberapa
bulan,” mengingat infrastruktur Hamas yang dibangun di Gaza selama lebih
dari satu dekade, baik di bawah tanah maupun di atas tanah.

Meskipun demikian, Gallant yakin bahwa Israel akan meraih
kemenangan dan menghancurkan kelompok tersebut.

Sullivan enggan menjawab apakah AS akan menahan bantuan
militer jika Israel tidak mengurangi jumlah korban sipil.

Ia berpendapat bahwa mencapai kesepakatan terbaik dilakukan
melalui diskusi pribadi.

Setelah bertemu dengan Netanyahu dan Gallant di Tel Aviv,
Sullivan menegaskan keyakinan AS bahwa pendekatan Israel dalam menghancurkan
Hamas tidak boleh berujung pada pendudukan jangka panjang di Gaza.

Amerika Serikat meyakini bahwa hal tersebut tidak masuk akal
dan tidak tepat. Sampai saat ini, Pasukan Pertahanan Israel tetap menolak
tekanan global untuk mengurangi intensitas serangan mereka di Gaza.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

SwaraWarta.co.id - Belakangan ini, masyarakat dihebohkan dengan kabar yang menyebutkan bahwa pembelian BBM subsidi akan…

48 minutes ago

6 Kelebihan Aplikasi Bilibili dari China yang Bikin Betah Nongkrong

SwaraWarta.co.id - Kelebihan aplikasi Bilibili dari China kini mulai menarik perhatian para pencinta anime, gim,…

1 hour ago

Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas

SwaraWarta.co.id - Gunung Anak Krakatau, gunung api aktif yang terletak di Selat Sunda, kembali menunjukkan…

1 hour ago

Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

SwaraWarta.co.id – Sebuah insiden keracunan massal mengguncang SMA Negeri 1 Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Sebanyak 777…

20 hours ago

Cara Restart iPhone dengan Mudah dan Cepat untuk Semua Tipe

SwaraWarta.co.id - Mengetahui cara restart iPhone dengan benar merupakan langkah krusial saat HP mulai terasa…

24 hours ago

SpongeBob Resmi Pamit dari GTV? Ini Fakta dan Alasannya

SwaraWarta.co.id – SpongeBob pamit dari GTV. Penggemar kartun di Indonesia dibuat geger dengan kabar hilangnya…

1 day ago