Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

China, Soal Resolusi Dewan Keamanan PBB untuk Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

China soal Resolusi Dewan Keamanan PBB
China Sola Resolusi Dewa Keamanan PBB Terhadap Bantuan Kemanusiaan ke Gaza-SwaraWarta.co.id (Sumber: Sinar Harapan)


SwaraWarta.co.id - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, telah mengemukakan pandangan China terkait Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2720 yang berkaitan dengan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Meskipun Mao Ning menyatakan bahwa resolusi tersebut tidak sepenuhnya memenuhi harapan internasional, China memilih untuk mendukungnya dalam konteks situasi mendesak di lapangan dan posisi Palestina serta negara-negara Arab lainnya.

Resolusi ini, yang diajukan oleh Uni Emirat Arab, mengecam kondisi kemanusiaan yang memburuk di Gaza akibat konflik terbaru antara Palestina dan Israel.

Poin utama resolusi adalah mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk mengizinkan dan membuka semua rute menuju dan di seluruh Jalur Gaza, termasuk pintu-pintu perbatasan, guna memastikan staf kemanusiaan dan bantuan dapat tersalurkan ke warga sipil yang membutuhkan.

Mao Ning menyoroti bahwa meskipun resolusi ini dianggap sebagai langkah positif, masih terdapat kesenjangan yang perlu diperbaiki.

Namun, dengan mempertimbangkan urgensi situasi dan posisi tertentu, China memutuskan untuk memberikan dukungan terhadap resolusi tersebut.

Pernyataan Mao Ning mencerminkan komitmen China terhadap penyelesaian krisis kemanusiaan di Gaza.

Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2720 mencapai persetujuan setelah negosiasi yang sengit dan beberapa kali penundaan.

Dari 15 anggota Dewan Keamanan, 13 mendukung resolusi ini, sementara Amerika Serikat dan Rusia memilih untuk abstain.

Keputusan ini mencerminkan dinamika kompleks dan beragam di tingkat internasional terkait konflik di Timur Tengah.

Mao Ning menekankan bahwa gencatan senjata tetap menjadi prioritas dan prasyarat mutlak dalam segala hal.

China berharap resolusi ini dapat dilaksanakan secara efektif, dengan harapan bahwa bantuan kemanusiaan akan mencapai Gaza sesegera mungkin.

Selain itu, Mao Ning menyuarakan kebutuhan untuk membentuk mekanisme pemantauan yang dapat memastikan implementasi resolusi dengan tepat.

China juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan semua pihak terkait, baik di tingkat regional maupun internasional.

Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan menggalang tindakan yang lebih efektif di Dewan Keamanan PBB, dengan tujuan utama mencapai gencatan senjata dan mendorong solusi berkelanjutan, termasuk perdamaian dan stabilitas di Gaza.

Resolusi 2720 tidak hanya menyoroti akses kemanusiaan ke Gaza, tetapi juga menekankan pentingnya kerja sama yang erat antara pihak-pihak yang berkonflik.

Poin-poin kunci dalam resolusi mencakup pembebasan semua sandera "secepatnya dan tanpa syarat", kepatuhan terhadap hukum internasional, serta upaya untuk menghindari serangan terhadap warga sipil dan objek-objek sipil.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, diminta untuk menunjuk seorang koordinator senior kemanusiaan yang dapat mempercepat pengiriman bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di Gaza.

Koordinator ini diharapkan dapat segera membentuk mekanisme PBB yang dapat mempercepat penyediaan bantuan kemanusiaan.

Dalam konteks jumlah korban, data mencatat bahwa konflik selama 11 pekan tersebut telah menewaskan lebih dari 20.000 warga sipil, dengan ribuan jenazah lainnya diyakini terjebak di bawah reruntuhan.

Hampir seluruh penduduk Gaza, yang berjumlah 2,3 juta orang, mengungsi akibat konflik ini.

Israel, sebagai pihak yang terlibat dalam konflik, melaporkan bahwa 146 tentaranya tewas dalam serangan darat sebagai respons terhadap serangan militan Hamas.

Konflik ini memiliki dampak besar terhadap keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut, dan tantangan utama yang dihadapi adalah mencapai gencatan senjata yang dapat membuka jalan bagi solusi politik jangka panjang.

Dewan Keamanan PBB menegaskan pentingnya keselamatan dan keamanan personel PBB yang terlibat dalam misi kemanusiaan di Gaza.

Resolusi menuntut agar semua pihak mematuhi hukum internasional dan menghindari serangan terhadap staf kemanusiaan yang harus dilindungi.

Dalam rangka memantau implementasi resolusi, Sekjen PBB diminta untuk melaporkan secara tertulis kepada Dewan Keamanan dalam waktu lima hari kerja.

Langkah ini mencerminkan upaya untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan resolusi tersebut.

Secara keseluruhan, pandangan China yang disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning menyoroti kompleksitas dan urgensi krisis kemanusiaan di Gaza.

Dengan mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB, China berusaha bersama dengan komunitas internasional untuk mencapai gencatan senjata, memberikan bantuan kemanusiaan, dan mengarahkan konflik menuju solusi politik yang berkelanjutan.***


Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter