Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Dinas Pariwisata Bali Siapkan Diri Dalam Menyambut Wisatawan Saat Natal dan Tahun Baru

Persiapan Bali Hadapi Libur Nataru
Dinas Pariwisata Bali Siapkan Destinasi Wisata untuk Libur Nataru-SwaraWarta.co.id (Sumber: Balipedia)


SwaraWarta.co.id - Liburan Natal dan Tahun Baru semakin mendekat, sejumlah destinasi wisata bersiap menyambut kedatangan para wisatawan, termasuk Bali.

Bali, yang merupakan daerah utama kunjungan wisatawan baik lokal maupun internasional tentunya sudah jauh-jauh hari mempersiapkannya.

Sehubungan dengan itu, Destinasi Tujuan Wisata (DTW) religi dan pantai di Bali telah dipetakan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) untuk menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menurut Kepala Dispar Bali, Tjok Bagus Pemayun, DTW Bedugul Tabanan dengan pura dan danau menjadi potensial, bersama dengan Kintamani, Tanah Lot Tabanan, dan Uluwatu.

Pantai di Kuta, Seminyak, dan Canggu juga termasuk dalam fokus sebagai destinasi wisata religi dan pantai.

Tjok Pemayun menyampaikan bahwa telah berkoordinasi dengan dinas perhubungan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di destinasi tersebut.

Fokus utama koordinasinya adalah mengamankan daerah tujuan wisata.

Menurut informasi yang telah dijelaskan: "Sudah berkoordinasi dengan dinas pariwisata kabupaten/kota untuk mengingatkan pengelola DTW dan industri pariwisata setempat agar memperhatikan keamanan, kebersihan, dan kenyamanan fasilitas demi mengantisipasi lonjakan wisatawan,"

Dinas Pariwisata Bali telah mengeluarkan surat edaran yang memberikan arahan khusus selama musim libur Nataru.

Selanjutnya, dinas pariwisata di kabupaten/kota akan melanjutkan dengan memantau langsung setiap destinasi, memastikan pengelola memberikan pelayanan sesuai ketentuan.

Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan wisatawan dan mengantisipasi potensi masalah, dengan penekanan tambahan pada kebersihan dan kenyamanan untuk meningkatkan pengalaman wisatawan.

Tjok Pemayun berharap tidak ada kendala terkait harga tiket masuk destinasi wisata, menekankan bahwa kenaikan harga seharusnya tidak terjadi secara tiba-tiba.

Ia menegaskan bahwa harga tiket masuk seharusnya sudah ditentukan setahun sebelumnya dan diketahui oleh agen perjalanan.

Dalam pemantauannya, Tjok Pemayun meramalkan peningkatan okupansi hotel selama musim libur Nataru, dengan proyeksi mencapai 90 persen di Kabupaten Badung, sementara secara keseluruhan Bali dapat mencapai 70-80 persen.

Dispar Bali tidak khawatir jika kunjungan wisatawan tidak sesuai ekspektasi akibat kenaikan harga tiket pesawat.

Menurut mereka, wisatawan yang ingin ke Bali sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari.

"Bali tetap favorit bagi wisatawan, kami yakin mereka akan datang meskipun ada kenaikan harga tiket pesawat.

Mereka biasanya sudah antisipasi dengan membeli tiket dan melakukan booking jauh sebelumnya karena menyadari bahwa pesawat mulai penuh di bulan ini," ujar Tjok Pemayun.

Selain itu, banyak wisatawan domestik yang memilih jalur darat selama libur panjang ini, memberikan peluang tambahan bagi pengusaha angkutan darat.

Dinas Pariwisata Bali tentunya sudah siap antisipasi lonjakan kedatangan para wisatawan di Natal dan Tahun Baru mendatang.***


Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter