Gunung Merapi Kembali Erupsi 11 Pendaki ditemukan Tewas

- Redaksi

Monday, 4 December 2023 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim lakukan evakuasi terhadap pendaki yang terjebak di gunung Merapi. (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id Erupsi kembali terjadi di gunung Merapi yang membuat sejumlah pendaki terjebak sehingga sulit untuk turut ke bawah. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang mengumumkan bahwa sebanyak 11 pendaki dilaporkan meninggal dunia pada saat erupsi Gunung Marapi pada Minggu (3/12) sekitar pukul 14.54 WIB.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa 11 orang pendaki Gunung Merapi yang ditemukan kondisi meninggal dunia. 

Diketahui sejumlah pendaki yang meninggal ditemukan saat proses evakuasi berlangsung di gunung Merapi. 

 “11 orang dalam keadaan meninggal dunia. Yang meninggal sedang dalam proses evakuasi.”

Baca Juga :  DB di Ponorogo Tembus Angka 130 Kasus, 1 Anak Dinyatakan Meninggal Dunia

Hingga Senin (4/12), pukul 07.10 WIB, Abdul Malik mengatakan bahwa dari 26 pendaki yang belum turun sejak kemarin, 14 orang telah ditemukan. 

“Dari 14 orang, tiga pendaki ditemukan selamat, 11 orang dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Abdul Malik juga menyebutkan bahwa untuk 12 orang pendaki lainnya saat ini masih dalam tahap pencarian dan evakuasi tim gabungan.

Dalam erupsi Gunung Marapi, jumlah pendaki yang berada disekitar gunung tersebut adalah 75 orang. Dari 49 orang yang sudah berhasil diselamatkan, 14 diantaranya hingga saat ini masih dalam tahap pencarian.

Erupsi Gunung Marapi juga mengeluarkan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 3.000 meter atau 3 kilometer. 

Baca Juga :  Tamara Tyasmara Sebut Bersedia jika Jenazah Anaknya Harus diotopsi

Erupsi ini telah mengakibatkan hujan abu dan material kerikil di sekitar Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

Sebuah video yang menampilkan seorang pendaki terjebak saat erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat viral pada tanggal 3 Desember lalu.

 Gunung Marapi memuntahkan abu vulkanik setinggi sekitar 1-3 kilometer. Selain itu, hujan abu dan kerikil juga melanda Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Saat ini, status Gunung Marapi berada di level 2 atau waspada.

Dalam video tersebut, diketahui bahwa pendaki yang terjebak adalah Zhafirah Zahrim Febrina (19), seorang mahasiswi Politeknik Negeri Padang.

Menurut orang tua Zhafirah, Rani Radelani, anaknya masih belum bisa turun dari gunung. 

“Itu dia Whatsapp. Dia tidak kuat lagi katanya,” ujar Rani saat dihubungi.

Baca Juga :  Operasi Rutin Polres Garut, Razia Knalpot Bising

Zhafirah bersama teman-temannya dari kampus memulai pendakian Gunung Marapi sejak 1 Desember lalu.

Rencananya mereka akan turun hari itu juga. Namun, menurut Rani, barang-barang milik Zhafirah telah hilang dan kondisi anaknya tangan patah serta badannya terpenuhi debu vulkanik.

“Barang dia hilang semuanya, jadi ada handphone orang dapat sama dia. Ada sinyal dan bisa dibuka handphonenya (dikirim kondisinya),” tambahnya. 

Rani sangat prihatin dengan kondisi anaknya dan berharap agar semua pendaki yang terjebak dalam pendakian ini segera bisa dievakuasi dengan selamat.

Berita Terkait

Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Kapan Cair? Simak Info Resmi dan Cara Ceknya
3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara
Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump
Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terkait

Saturday, 10 January 2026 - 10:09 WIB

3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara

Friday, 9 January 2026 - 16:16 WIB

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Berita Terbaru

Cara Mengatasi Live IG yang Error

Teknologi

5 Cara Mengatasi Live IG yang Error agar Lancar dan Jernih

Sunday, 11 Jan 2026 - 11:06 WIB