Yaqut Cholil Qoumas Jelaskan Strategi dalam Memajukan Pendidikan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN)

- Redaksi

Friday, 8 December 2023 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menguraikan enam langkah strategis untuk mengembangkan Pendidikan Tinggi Keagamaan Negeri. (Foto: Kemenag.go.id)

SwaraWarta.co.idMenteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
menguraikan enam langkah strategis untuk mengembangkan Pendidikan Tinggi
Keagamaan Negeri (PTKN) dalam forum Rapat Koordinasi PTKN.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada sebanyak 58 Rektor PTKN yang hadir dari berbagai penjuru
Indonesia turut serta dalam dialog tersebut.

“Pertama, perluasan akreditasi harus menjadi fokus
utama. Pengembangan studi banding antar PTKN perlu diperbanyak secara
sungguh-sungguh.

Kita harus mencari cara untuk meningkatkan status
akreditasi,” ujar Menag di Jakarta, pada hari Kamis (7/12/2023).

Menag menjelaskan bahwa dari total 59 PTKN di Indonesia,
sebanyak 9 kampus telah berhasil meraih akreditasi ‘unggul’, sementara yang
lainnya masih tergolong dalam kategori ‘baik sekali’.

Baca Juga :  Geger Mayat Dalam Koper Merah: Korban Meninggal Akibat Hantaman Benda Tumpul

Langkah kedua, Menag mendorong seluruh PTKN untuk aktif
mengadopsi penggunaan teknologi sistem informasi, sejalan dengan perkembangan
teknologi digital.

“Generasi muda kita memiliki keterampilan dalam
menggunakan teknologi digital. Mereka lebih sering berinteraksi dengan
perangkat digital dibandingkan dengan orang lain. Kita harus bisa beradaptasi
atau risiko tertinggal,” tegas Menag.

Adapun langkah ketiga, Menag memberikan saran kepada para
rektor untuk menyediakan posisi Chief Marketing Officer (CMO) yang bersifat
khusus dan ditugaskan sebagai bagian dari upaya pemasaran PTKN.

“Biasanya CMO di perguruan tinggi kita dilibatkan juga
dalam tugas Humas. Namun, perlu ada yang memiliki fokus khusus untuk menjadi
CMO ini.

Hal ini sangat penting untuk menarik minat banyak mahasiswa
agar memilih PTKN sebagai tempat belajar,” paparnya.

Baca Juga :  Hasto Ditahan KPK, Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah PDIP Tak Ikut Retret di Magelang

Langkah keempat, Menag mewajibkan setiap PTKN memiliki
program studi yang unik dan tidak dimiliki oleh perguruan tinggi lain.

“Namun, program studi tersebut harus sesuai dengan
minat atau proyeksi kebutuhan di masa depan,” ucap Menag.

Langkah kelima yang dianggap penting oleh Menag adalah
keberadaan Career Center di setiap PTKN. “Anak-anak kita mengejar
pendidikan untuk mencapai pekerjaan. Kita perlu memastikan bahwa industri yang
terus berkembang dapat terhubung dengan program studi yang kami sediakan,”
pesan Menag.

“Terakhir, aktiflah dalam mengikuti konferensi
internasional. Konferensi internasional memiliki peran penting dalam membangun
jejaring. Jadi, jika ada forum internasional di Indonesia, hadiri. Jika forum
tersebut di luar negeri, kejarlah,” tambah Menag.

Baca Juga :  Onar di Jalur Lintas Selatan Blitar: Oknum Perguruan Silat dari Tulungagung Dibubarkan Polisi

Selain Menag, turut hadir dalam acara tersebut Dirjen
Pendidikan Islam Kemenag Ali Ramdhani, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin,
Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija, Direktur Diktis Kemenag Zainul Hamdi,
beserta jajaran Stafsus, Staf Ahli, dan Tenaga Ahli Menag.

Berita Terkait

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS
Menjalani Ibadah di Bulan Suci: Sudah Berapa Hari Puasa Berjalan?
Terungkap! Jejak Kelam KDRT Ibu Tiri Nizam Syafei yang Sempat Damai Kini Berujung Maut

Berita Terkait

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Thursday, 26 February 2026 - 16:50 WIB

Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Thursday, 26 February 2026 - 16:17 WIB

Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terbaru