Categories: BeritaPemerintah

Pemerintah Terus Berupaya Mencari Solusi Jalan Keluar dari Masalah Rohingya

Pemerintah Terus Berupaya Mencari Solusi Jalan Keluar dari Masalah Rohingya.

SwaraWarta.co.id – Menteri
Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Moh Mahfud MD, mengemukakan
bahwa Pemerintah Indonesia tengah menghadapi tantangan dalam menangani situasi
ribuan pengungsi Rohingya yang memasuki wilayah Indonesia melalui Provinsi
Aceh.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, jumlah
mereka mencapai 1.478 orang, dan masyarakat lokal di Aceh, Sumatera Utara, dan
Riau mulai merasa terbebani, merentangkan pertanyaan, “Kami juga miskin,
mengapa mereka terus ditampung tanpa biaya?”

Dalam upayanya
mencari solusi, Mahfud menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha untuk menangani
kebutuhan domestik dan kemanusiaan agar dapat berjalan dengan lancar.

Dia juga menegaskan
bahwa Indonesia tidak terikat oleh konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
tentang Pengungsi, sehingga tidak terikat pada Komisioner Tinggi PBB untuk
Pengungsi (UNHCR). Oleh karena itu, bantuan kepada pengungsi Rohingya disalurkan
atas dasar kemanusiaan.

Menurut Mahfud,
negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Australia sudah tidak dapat
menerima lagi pengungsi Rohingya.

Awalnya, pengungsi
tersebut hanya menjadikan Indonesia sebagai tempat transit, tetapi seiring
waktu, Indonesia menjadi tujuan pengungsian. “Mereka datang ke Indonesia
dengan maksud transit, tapi akhirnya berhenti di sini dan enggan pergi
lagi,” ungkap Mahfud.

Pada Senin
(4/12/2023), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Mahfud MD untuk
menangani masalah pengungsi Rohingya, melibatkan pemerintah daerah dan UNHCR.

Wakil Presiden RI,
Ma’ruf Amin, membuka opsi untuk menampung pengungsi Rohingya di Pulau Galang,
Kepulauan Riau.

Ma’ruf menekankan
bahwa isu pengungsi Rohingya adalah masalah kemanusiaan yang harus diselesaikan
bersama-sama oleh semua pihak yang terlibat.

“Penempatannya
di mana? Dulu kita punya Pulau Galang, nanti kita bahas lagi apakah akan
seperti itu,” ujar Ma’ruf Amin di Jakarta, Selasa (5/12/2023).

Ia mencatat bahwa
gelombang pengungsi Rohingya menimbulkan penolakan dari masyarakat di Aceh,
Riau, dan Medan. 

Ma’ruf Amin menegaskan bahwa masalah pengungsi Rohingya sedang
dibahas secara intensif dalam rapat yang dipimpin oleh Menteri Koordinator
Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

SwaraWarta.co.id - Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru membawa perubahan mendasar, di mana praktik…

11 hours ago

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara tebus right issue INET? PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET)…

11 hours ago

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

SwaraWarta.co.id - Dokter Richard Lee jadi tersangka kasus apa? Dokter kecantikan Indonesia, Richard Lee, ditetapkan…

14 hours ago

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

SwaraWarta.co.id - Setelah 35 tahun setia menemani Minggu pagi keluarga Indonesia, serial animasi legendaris Doraemon…

15 hours ago

Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Dulu? Simak Penjelasan Lengkapnya!

SwaraWarta.co.id - Sholat tahajud adalah salah satu ibadah sunnah yang paling istimewa dalam Islam. Ia…

15 hours ago

Bagaimana Jika Sekitarmu Ada Seseorang yang Secara Tidak Sadar Memiliki Kecenderungan NPD?

SwaraWarta.co.id - Menjalin hubungan sosial, baik di kantor maupun dalam lingkaran pertemanan, terkadang membawa kita…

1 day ago