Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Polres Kalimantan Utara Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu Seberat 31 KG dan 100 Butir Ekstasi

Polres Kalimantan Utara Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu Seberat 31 KG dan 100 Butir Ekstasi
Polres Kalimantan Utara Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu Seberat 31 KG dan 100 Butir Ekstasi.


SwaraWarta.co.id - Polisi di Nunukan, Kalimantan Utara, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan 31 kilogram sabu dan 100 butir ekstasi yang ditangkap dengan dramatis.

Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, merinci bahwa keberhasilan ini bermula dari kecermatan personel gakkum Sat Polairud Polres Nunukan dan Tim Gabungan yang melakukan penyelidikan di perairan Nunukan.

Menurut Taufik, 31 kg sabu asal Lahad Datu, Malaysia, nyaris memasuki Nunukan, tapi untungnya polisi mengendus pengiriman barang terlarang itu sebelum sampai ke tangan penyelundup.

Informasi awal berasal dari aktivitas mencurigakan sebuah perahu yang membongkar muatannya di Dermaga Lahan batu di Jalan Lingkar Nunukan.

"Kapal yang menjadi sorotan kemudian diperiksa dan hasilnya mengejutkan. Ada paket-paket mencurigakan yang kru kapal klaim berasal dari Dermaga Bambangan Sebatik Barat, dikirim dari Lahad Datu Malaysia," papar Taufik.

Semua barang yang mencurigakan tersebut kemudian diamankan untuk diperiksa lebih lanjut di Pelabuhan Tunon Taka.

Dengan menggunakan mesin X-Ray dan didampingi petugas Bea dan Cukai, polisi menemukan drum plastik biru berisi tepung yang ternyata merupakan penyamaran untuk menyembunyikan 31 bungkus besar berisi sabu. Tidak hanya itu, mereka juga menemukan 100 butir ekstasi.

Penangkapan tidak berhenti pada barang bukti. Pemilik barang berinisial IR (23) berhasil ditangkap di sebuah rumah di Jalan Rimba Kelurahan Nunukan Tengah.

IR akhirnya mengakui bahwa barang terlarang tersebut sebenarnya milik rekannya, RR, yang tinggal di Lahad Datu, Malaysia.

Rencananya, sabu tersebut akan diselundupkan ke Parepare, Sulawesi Selatan, melalui jalur laut.

Taufik memberikan keterangan lebih lanjut bahwa tersangka dijanjikan upah sebesar Rp10 juta jika berhasil membawa sabu tersebut ke Parepare. "Ada pihak yang sudah menunggu paket tersebut di sana," ungkapnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati.

Keseluruhan kejadian ini membuktikan bahwa kepolisian di Nunukan benar-benar memiliki ketangkasan dan kecepatan dalam mengatasi ancaman narkotika.

 



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter