Categories: Berita

Mahfud MD dilaporkan ke Bawaslu Usai disebut Menghina Gibran saat Debat

Potret debat cawapres ke 2
( Dok. Istimewa


SwaraWarta.co.id
– Setelah melaporkan Anies Baswedan karena dianggap menyerang Prabowo Subianto pada debat ketiga, kelompok bernama Advokat Pengawas Pemilu (Awaslu) kini melaporkan Mahfud MD ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 

Hal ini karena dianggap menyerang Gibran Rakabuming Raka pada debat keempat. 

“Kami melaporkan cawapres 03 Mahfud MD yang di dalam debatnya tanggal 21 Januari, kemarin. Dia melakukan tindakan berupa ucapan yang dalam pokoknya cenderung melakukan penghinaan kepada lawan debatnya, yang waktu itu adalah cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka,” kata Ketua Awaslu, Mualimin, kepada wartawan setelah membuat laporan pada Kamis (25/1/2024).

Sama seperti yang dituduhkan kepada Anies, Mahfud dituding melanggar Pasal 280 Ayat (1) huruf c juncto Pasal 521 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dan Pasal 72 ayat (1) huruf c Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu. 

Aturan itu berisi larangan soal peserta pemilu menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau peserta pemilu yang lain, dengan konsekuensi pidana paling lama 2 tahun penjara dan denda Rp 24 juta.

“Dari beberapa video dan berita yang kami baca, apa yang disampaikan Mahfud termasuk kata-kata gila, ngawur, recehan, pertanyaan tidak ada gunanya. Itu mengarah ke penghinaan paslon lain. Untuk itulah kami laporkan ke Bawaslu, supaya Bawaslu menindak Mahfud MD,” ungkap Mualimin

Pihak Bawaslu telah mengonfirmasi bahwa laporan itu resmi dan telah diterima, dengan nomor laporan 039/LP/PP/RI/00.00/I/2024.

Sebelumnya, dalam debat keempat Minggu (21/1/2024), Mahfud menilai, pernyataan Gibran soal “greenflation” receh jika ditilik dari kacamata forum akademis.

Gibran kemudian menampilkan gestur yang mengolok-olok Mahfud. 

Calon wakil presiden pendamping Prabowo tersebut lalu menjelaskan greenflation melalui contoh demo rompi kuning di Perancis, yang dianggap Mahfud tak ada hubungannya.

“Saya juga ingin cari jawabannya ngawur juga tuh. Ngarang-garang enggak karuan. Mengaitkan dengan sesuatu yang tidak ada,” kata dia.

“Kalau akademis itu, gampangnya kalau bertanya-tanya yang kayak gitu recehan. Oleh sebab itu, itu tidak layak dijawab menurut saya,” ucap Mahfud.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Program Bina Desa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) 2026 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa…

3 hours ago

Mau Belanja tapi Gajian Masih Lama? Ini Cara Daftar DANA Cicil di Aplikasi DANA yang Super Mudah!

SwaraWarta.co.id - Beli barang impian sekarang tapi bayarnya bulan depan? Di zaman serba digital seperti…

5 hours ago

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

SwaraWarta.co.id – Kapan jadwal War tiket konser BTS Jakarta 2026? Kabar gembira yang paling dinantikan…

5 hours ago

Link Live Streaming Indonesia U-19 vs Australia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19, Mampukah Garuda Muda Maju Ke Final?

SwaraWarta.co.id - Bagaimana akses link live streaming Indonesia U-19 vs Australia U-19? Langkah Garuda Muda…

6 hours ago

Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!

SwaraWarta.co.id - Memasuki pertengahan tahun, banyak dari kita yang mulai merencanakan liburan atau sekadar waktu…

11 hours ago

Cara Daftar Barcode Pertalite Tanpa Ribet, Cepat dan Antiribet!

SwaraWarta.co.id – Ada beberapa cara daftar barcode Pertalite dengan mudah. Pemerintah bersama Pertamina semakin memperketat…

11 hours ago